Timelapse Antartika Aurora Australis melihat aurora dan galaksi di kutub selatan


Digital | 31 March 2019

Fotografer Jerman Martin Heck membuat sebuah video pendek selama 6 menit dari hasil rekaman rekannya di observasi CMB.

Video yang dibuat ini mengabungkan penampakan garis galaksi Bima Sakti bersama Aurora bersamaan.

Disebut AKA atau Aurora Australis tampak di wilayah kutub selatan. Daerah yang tidak dapat dimasuki oleh wisatawan.

Karena salah satu tempat terdingin, dan sulit dijangkau, jarang manusia yang menentap disana. Hanya tim riset saja.

Kutub Selatan adalah satu tempat terkering dan lingkungan paling keras di dunia kata Heck.

Disana terdapat tempat observasi CMB atau Cosmic Microwave Background. Salah satu instrumen untuk melacak sinyal masa lalu dari jejak di ruang angkasa.

Robert Schwarz operator observasi CMB mengabadikan dengan camera Canon 6D dan 5D Mark III. Walau camera canggih, dibutuhkan daya tahan camera dengan cuaca sangat dingin. Ketika malam hari suhu dapat mencapai -70 derajat Celcius.
Dibutuhkan peralatan tambahan agar camera dapat bekerja

Heck yang menangani proses video Timelapse. Mengunakan software Adobe Lightroom, After Effect, DaVinci Resolve dan LRTimelapse.

Dibawah ini bentuk Aurora di kutub selatan.

Timelapse Antartika Aurora Australis melihat aurora di kutub selatan



Karena area kutub selatan total tidak berpenghuni, kecuali dari tim riset. Langit disana tidak terpengaruh oleh polusi seperti di wilayah kota.

Membuat pengambilan gambar sangat bening, bahkan bintang dan garis galaksi tampak sangat bersih.
Video juga menampilkan beberapa lintasan garis. Mungkin benda tersebut adalah satelit orbit rendah atau mungkin meteor yang melintas.

Perbedaan antara video galaksi dengan editan Heck, yang satu ini menampilkan cahaya tabrakan antara gelombang elektrokmagnetik dari angin matahari yang menabrak ke magnit bumi sehingga menimbulkan cahaya aurora.

Video mungkin tidak dapat dinikmati, karena masih di blok untuk layanan video Vimeo.

SOUTH POLE | NIGHT IN ANTARCTICA from Martin Heck | Timestorm Films on Vimeo.


Berita terkait
Salah satu target membuat foto ini untuk melihat garis galaksi yang selalu muncul diatas bumi. Camera andalannya adalah Canon 7D mkII, mengunakan adaptor dengan lensa Nikon 1000mm. Satu lagi video indah tentang astronomi. Siang hari di Hawai bisa melihat bintang.

Fotographer Mike Obinski kali ini melakukan perjalanan yang sama, puluhan ribu km untuk mengejar badai. Mengabadikan pemandangan, hujan, petir dan debu. Video Monsoon 5 semakin menarik melihat petualangan si fotografer pengejar badai ini. 2 camera, 3 bulan mencari badai, video 8 menit Monson V dibuat dari 85.000 foto.



Situs Blue-Marble adalah kumpulan foto yang diambil dari pencitraan satelit. Foto yang dikumpulkan hanya foto pada malam hari. Fitur situs ini digunakan oleh fotographer bintang. Dimana kota dengan polusi cahaya paling terang, Indonesia nomor 1 Jakarta dengan cahaya lampu buatan paling terang.

Bagaimana merubah foto lama klise film negatif menjadi file foto digital. Mungkin ada yang tertarik menyimpan foto lama dari film negatif. Dengan mudah dapat dirubah menjadi foto positif mengunakan software. Dengan memanfaatkan camera, memindahkan foto negatif ke software dan dirubah menjadi foto positif yang dapat kita lihat.

Asif Islam membuat video timelapse, dimana bintang. Di kota tidak dapat mengabadikan bintang, bagaimana bila kita menjauh dari kota. Bahkan mencapai tempat di taman nasional. Disana langit tampak berbeda, dan terlihat penuh dengan bintang serta galaksi Bima Sakti.

Fotografer Murali kembali memberikan pelajaran, bagaimana melihat nebula Orion. Melihat garis galaksi pada prinsipnya sama, menjauhi polusi lampu di kota. Cahaya lampu yang menerangi atmofer akan menutup cahaya bintang termasuk cahaya dari orion nebula.

Sebuah video dengan judul Once Upon a Time in Cappadocia, mengunakan teknik Hyperlapse. Tapi kali beda. Rob Whitworth kembali memukai dengan produksi video Timelapsenya untuk Turkish Airlines. Mengunakan beraneka teknik dari pemandangan Turki.



Dari judul Patience atau kesabaran, dengan efek video menarik. Video Timelapse ini hasil kompilasi fotografer Paul RIchardson. Dia membuat film pendek selama melakukan perjalanan di Eropa dan beberapa lokasi lain. Hasilnya 300.000 foto untuk membuat video singkat dikumpulkan selama 2 tahun

Video time lapse awan kumulonimbus di Jakarta terus memunculkan kilatan petir dibuat dalam bentuk video. Awan muncul di pagi hari, sekitar jam 1 pagi. Karena petir terlihat terus menerus, dicoba dibuat video timelapse. Hasilnya dalam durasi 25 menit di dapat beberapa foto kilatan petir yang menarik

Janne memposting sebuah video timelapse untuk mengabadikan foto malam. Dia mengambil gambar dan tampak satu titik cahaya tidak bergerak, cahaya tersebut adalah satelit geostasioner.

Astronomi umumya mengunakan alat star tracker untuk mengikuti pergerakan bintang. Fungsinya mengambil foto dengan durasi panjang dari exposure, dan cahaya dapat ditangkap lebih kuat. Apakah bisa mengabadikan bintangyang gelap tanpa alat ini.




No popular articles found.