Antivirus Android 2019 tidak berharap semua malware ditangani


Kategori : Software | Date : 18 March 2019
Sekitar 250 aplikasi Antivirus Android, hanya 80 aplikasi saja yang menangani 30% dari malware yang diuji. Itupun sudah yang terbaik.
Beberapa aplikasi malah tidak memiliki fungsi sebagai antivirus.

AV Comparative sebuah grup peneliti dan penilai kemampuan antivuris yang terdaftar di Google Play.

Melakukan pengujian dari 250 aplikasi dan percobaan dengan 2000 serangan malware.
Sekitar 50 aplikasi antivirus yang mendapatkan score diatas 90%.




AV Comparatives merekomendasikan beberapa nama antivirus yang aman.

Sebaiknya mengunakan Antivirus versi Free akan lebih baik dibanding antivurus bodong yang tidak berfungsi.

Dibawah ini antivurs Android yang disarankan dari pengembang software antivirus terpercaya.
Avast
AVG
Avira
Bitdefender


BullGuard
Emsisoft
ESET
F-Secure
Kaspersky Lab
McAfee
Sophos
STOPzilla
Symantec
Tencent
Trend Micro
VIPRE
Lookout
Malwarebytes
CheckPoint
Webroot
Zemana

Aplikasi Antivirus dengan rangking rendah
Bila anda masih menginstall beberapa nama dibawah ini, aplikasi tersebut akan dihapus dari Google Play Store.
Kemungkinan pembuatnya adalah antivurus palsu, kemampuan diragukan, atau aplikasi yang seharusnya tidak di install di smartphone.
Sebaiknya tidak mengunakan ke 32 aplikasi antivirus dibawah ini

antisecurity.inc, AppLocker Cleaner Booster, AppsNewLook, AVC Security, Bastiv, Big Fun Free Apps, Birina Industries, Cooler Technologies, Document Viewer 2019, Erus IT, GearMedia, Himlamo, koala security studio, LA Antivirus Lab, Mobile Antivirus Lab, Mobile Tools, NCK Corp, Ocean Developers, PICOO Design, Protection & Security for Mobile Lab, Rivalab, Secure Performance Dev, Smart bapp, Taobao, Top Maxi Group, TrustPort, Vasa Pvt, Vasonomics, Vitekco, wallpaperdus, Weather Radar Forecast, dan zeeworkers.

Beberapa hanya menditeksi 30% dari pengujian malware.
Bahkan aplikasi yang cukup populer dan diuji salah memberi peringatn
Beberapa dibawah ini adalah beberapa nama dari antivirus Android yang tidak bekerja dengan baik

"1Machine System Sdn Bhd, actionappsgamesstudio, Amantechnoapps, AMIGOS KEY, Amnpardaz Soft, AndroHelm Security, ANTI VIRUS Security, Antivirus Mobile Lab, antivirus security, appflozen, appsshow, Appzila, Arcane Security Solutions, AS team security phone Lab, asuizksidev, Ayogames, AZ Super Tools, azemoji studio, Baboon Antivirus dan aplikasi lainnya"


Aplikasi media sosial yang sedang populer Tik Tok baru saja melewati 100 juta+ kali di download. Sekarang sedang menguji coba durasi 59 detik. Diperkirakan TikTok tidak akan melambat dalam waktu dekat. Aplikasi video bentuk pendek menjadi fenomena baru. Tik Tok kunci member kalau memasukan tanggal lahir masih dibawah 13 tahun.

Aplikasi Android untuk memonitor koneksi internet, pemakaian bandwidth internet, durasi aplikasi bekerja, aplikasi background yang diam diam mengunakan koneksi internet, aktivitas aplikasi.Network Connections bermanfaat untuk mengetahui bila ada aplikasi yang tidak tidak terlihat tapi bekerja dan mengakses data internet dari smartphone.



Januari 2019, AV-Test memberi laporan kemampuan antivirus terbaik. Vipre masuk di top test untuk antivirus. Avast bukan yang terbaik, karena lambat dan seriing salah memberi peringatan walau tetap di rangking 2 untuk keseluruhan. Tidak pernah meloloskan malware dengan McAfee. Windows Defender jauh berbeda, sekarang lebih baik sebagai AV dasar.

Setting Android 4G LTE , 3G atau 2G. Dapat mempercepat internet di smartphone dengan 4G LTE bila berada di area 4G.Fitur. Fitur lain mematikan layanan sinyal radio smartphone Android bila tidak terpakai.

Aplikasi Google Translate World lens dibuat oleh tim Google untuk smartphone. Aplikasi penterjemah ini dapat membaca dan menterjemahkan 52 bahasa, walau smartphone tidak terhubung ke internet. Untuk penerjemah bahasa dengan camera menjadi huruf di dukung sampai 30 bahasa.



No popular articles found.