Bintang baru lahir di Herbig Haro awan debu dan gas terionisasi


Kategori : Science | Date : 19 February 2019
Herbig Haro.
Herbig Haro di singkat HH adalah emisi dengan warna biru atau ungu, akibat terjadinya tumbukan antara debu dan gas dengan kecepatan tinggi.

Umum terlihat di sekitar nebula. Dan muncul ketika sebuah bintang baru lahir dan mulai aktif menyemburkan gas serta debu.
Awan debu dan gas yang terlempar akan terus menjauh dari bintang induk dan terus menembus ke ruang antar bintang.

Dan gas dan debu yang terinonisasi dari bintang membentuk seperti mengerucut / menyempit menabrak debu dan gas di sekitar awan dan debu lain dengan kecepatan tinggi mencapai kecepatan ratusan km perdetik.

Debu dan gas yang terlontar dari sebuah bintang, akan menabrak gas dan debu lain, serta mendorong ke arah luar.
Sering terlihat seperti ada yang membelah / mengosongkan di ruang antar bintang yang awalnya tertutup debu dan gas lain.

Arti Herbig Haro semburan gas dan debu dari bintang yang menabrak di ruang antar bintang

Bentuk warna biru dan ungu dapat berubah dari tahun ke tahun. Tapi dapat tetap terlihat mencapai puluhan ribu tahun.
Cahaya tersebut tidak mudah terlihat dengan mata langsung, Karena memiliki panjang gelombang tertentu, dan dapat diamati dengan panjang gelombang inframerah.

Salah satu HH lain dapat terlihat di area Nebula Orion. Disebut heic1526a dan dikenal dengan Cosmic Lighsabre.
Diabadikan oleh teleskop Hubble pada tahun 2015, terletak di 1500 tahun cahaya dari Bumi.

Herbig Haro heic1526a nebula orion



Nebula NGC 1333 dengan kumpulan debu dan gas besar, dengan jarak 1.000 tahun cahaya dari Bumi.
Dapat menjadi salah satu contoh penampakan Herbig Haro.

Tempat ini dikenal dengan Herbig-Haro yang memanjang dari sebuah bintang, dimana terdapat bintang aktif yang baru lahir melontarkan debu dan gas ke ruang angkasa.

Dibawah ini diberi nama HH 7-11. Ada 5 objek berwarna biru di bagian tengah atas. Berada di nebula NGC 1333.

Herbig Haro HH-7-11

Teleskop Hubble dan ESA menangkap adanya semburan gas dari sebuah bintang, seperti hembusan asap rokok dari bintang.

Bentuk tersebut dapat muncul ketika bintang baru lahir. Penampakan seperti gambar diatas ini tentu hanya sementara.

Bentuk Herbig Haro (HH) adalah pemandangan umum yang terjadi disekitar bintang ketika bintang lahir dan menyala.
Ada yang terlempar dan pergi terdorong begitu jauh.

Ilmuwan memperkirakan lontaran debu dan gas dari dampak sebuah bintang yang baru lahir dapat menciptakan aliran jet dengan kecepatan 240 ribu km perjam.

Semburan gas pada gambar nantinya perlahan hilang dalam beberapa ribu tahun ke depan kata Nasa.
Pembuat semburan gas dan debu tersebut adalah sebuah sebuah bintang muda dengan nama SVS 13.Terlihat objek berwarna biru cerah keluar menjauh dari posisi bintang. Jarak antara cahaya biru dengan bintang mencapai 20 ribu kali jarak matahari ke Bumi.



Nebula ESO 577-24 sebuah sisa debu dan gas diruang angkasa. Dahulu benda ini sebuah bintang raksasa merah yang disebut Super Red Giant Star. Tapi nasibnya sekarang sudah selesai, dari bintang raksasa menjadi sebuah bintang kerdil berwarna putih. Diabadikan pusat observasi VLT milik ESO, 10 ribu tahun akan hilang.

Nebula Swan atau Mesier 17. Memiliki nama seperti Nebula Omega, nebula tapal kuda, nebula lobster. Kumpalan debu dan gas besar ini berada di galaksi Bima Sakti. Jarak dari Bumi sekitar 5000-6000 tahun cahaya. Ada yang unik disana, setidaknya perilaku bintang raksasa mampu mendorong gas dan debu.



Westerlund 2 adalah kelompok bintang yang kompak, saling berdekatan dan jumlahnya mencapai 3000 bintang. Rata rata bintang disana memiliki usia sangat muda, antara 1-2 juta tahun. Sebagian besar adalah bintang dengan cahaya sangat panas, paling terang. sampai paling ukurannya paling masif. WR20a menjadi bintang biner terbesar yang diketahui sampai 2007.

Di sekitar galaksi Bima Sakti terdapat Local Group galaksi atau Bima Sakti menjadi bagian grup tersebut. Tetapi kelompok galaksi di Local Group ternyata bergerak dan mendekati grup lain yang lebih besar. Disebut Great Attractor. Apakah keduanya akan bertabrakan.

Miika Pursiainen dari University of Southampton menunjukan penemuan baru dalam presentasi bersama ESA dan ilmu ruang angkasa pada 3 April lalu. Sesuatu yang sangat terang terjadi. Tapi bukan ledakan sebuah bintang atau dikenal dengan nebula. Ilmuwan mengapa cahaya yang mendadak terang terjadi.

Rosette nebula adalah wilayah cluster bintang. 2 bintang raksasa ada disana, dan bintang raksasa lain akan menganggu lahirnya proto planet karena tersapu oleh angin bintang yang kuat. Wilayah nebula ini menjadi salah satu pembibitan bintang yang sangat padat

Supernova disebabkan dari ledakan bintang, antara ledakan dari bintang mati. Kedua dari gaya tarik bintang mati ke bintang yang masih menyala. Terjadinya supernova SN2017cbv disebabkan dengan teori kedua, tapi ledakan bintang lebih kecil yang menganggu bintang ukuran lebih besar



Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.

Nasa merilis film Farthest tentang galaksi dan antariksa dari pesawat Voyager. Setelah 40 tahun diluncurkan, hari ini satu pesawat masih bekerja. Diawal pembuatan, tim insinyur Nasa  menanyakan mau pergi kemana pesawat ini. Sekarang apa yang sudah di ungkap oleh pesawat terjauh buatan manusia tersebut

Teleskop Gaia milik ESA mengabadikan beberapa gerakan bintang. Tapi 5 juta tahun kedepan, beberapa bintang yang ada bergerak. Bintang Gliese 710 diperkirakan akan menganggu tata surya kita, dengan mengeser awan Oort dan bumi terancam tertabrak komet

Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.



No popular articles found.