NASA mengatakan Milky Way dan Andromeda akan bertabrakan


Science | 8 February 2019


2019
6 tahun lebih teknologi astronom merubah perkiraan kapan galaksi Andromeda dan Bima Sakti akan bertabrakan.
Mengunakan data teleskop Gaia, dapat menghitung rotasi antara galaksi tetangga kita M31 Andromeda. Tapi perhitungan tepat membutuhkan data dengan waktu 100 tahun kedepan.

Dengan pengabungan pengamatan yang ada dan data dari teleskop Gaia terbaru. Di grup lokal galaksi kita ada 2 galaksi lain yang dekat dengan Bima Sakti. Yaitu Galaksi Triangulum M33 dan Andromeda M31.
Ketiga galaksi  memiliki jarak berdekatan, walau  tentu saja dalam hitungan kosmik yaitu jutaan tahun cahaya jauhnya

Walau jarak sangat jauh, ketiga galaksi saling berinteraksi dan bergerak ke arah dengan kekuatan gravitasi galaksi.

Penulis Ekta Patel universitas Arizona Amerika, menghitung perkiraan kapan galaksi M33 atau galaksi Triangulum tidak berada di orbit yang panjang seperti M31 Andromeda.

Galaksi Andromeda dan Galaksi Bima Sakti masih ditakdirkan saling bertabrakan dan bergabung. Perhitangan berbeda dari yang diungkap beberapa tahun lalu.

Gerakan Andromeda tidak langsung menabrak ke Bima Sakti seperti perhitugan sebelumnya yang terjadi pada 3,9 miliar tahun nanti. Tapi mundur menjadi 4,5 miliar tahun, atau 600 juta tahun dari perkiraan sebelumnya di tahun 2012, dan tepatnya perhitungan di tahun 2014.

Jadi ketiga galaksi sementara ini memiliki gaya tarik sendiri. Andromeda dalam perhitungan akan berbelok terlebih dahulu dibanding langsung menabrak Bima Sakti.

Sedangkan galaksi Triangulum M33 akan bergerak di antara 2 galaksi dan bergeser ke tempat di sekitar Bima Sakti.

tabrakan galaksi Andromeda dan Bima Sakti terbaru





2014

Menurut peneliti NASA, 2 galaksi Milky Way atau Bima Sakti dan Andromeda memang berdampingan.

Suatu hari nanti, keduanya akan saling bersentuhan.  Peneliti membenarkan bahwa Andromeda ditakdirkan akan berpapasan dengan Bima Sakti.

Peneliti belum bisa menentukan apa yang akan terjadi nantinya. Apakah planet dan bintang di kedua galaksi bisa saling tergelincir atau tertarik, atau mungkin saja menyatu menjadi galaksi baru.

Dibawah ini gambaran dari NASA.

Dimana letak Matahari, bisa dilihat pada gambar di sisi kanan bawah



Foto galaksi Andromeda dari bumi memang terlihat lebih dekat.



Video simulasi kedua galaksi bila saling berdekatan.



Simulasi dari badan riset International Centre for Radio Astronomi Australia. Dari 22 ribu galaksi yang ditemukan, galaksi kecil lebih efisien membuat bintang dari gas, sedangkan galaksi besar malah tidak efisien dan pertumbuhannya menghadapi resiko saling bertabrakan dengan galaksi yang ada disebelahnya.

Astronom Aaron Robotham mempelajari bagaimana galaksi Andromeda dan Bima Sakti suatu hari akan bertabrakan.

Setidaknya 5 milyar tahun lagi, keduanya tidak langsung bertemu, tapi saling berdampingan terlebih dahulu. Setelah saling mendekat lalu menjauh, dan saling tarik menarik sampai bergabung menjadi satu.




Foto galaksi Andromeda dari bumi memang terlihat lebih dekat.





Bila kedua galaksi bertabrakan lalu manusia meu kemana.

Tidak seperti itu pertanyaannya.
Alam semesta tida ada yang statis, tidak ada kata damai selamanya. Yang ada sekarang akan punah dan diganti dengan lainnya.

Manusia hanya memiliki waktu 1,5 miliar tahun lagi. Karena setelah itu dimulai proses membengkaknya matahari. Dan suhunya semakin panas, tentu berdampak ke bumi.
Selain semakin panas, air di lautan nantinya akan menguap sampai bumi menjadi kering.

Bagaimana dengan planet di belakang yaitu Mars. DIsana akan memanas, mungkin menjadi tempat berlibur manusia untuk bermigrasi sementara waktu dalam 5 tahun kedepan.
Setelah itu manusia akan menjadi spesies antar planet. Jadi tidak ada kata Bumi lagi, semua tinggal kenangan. Khususnya setelah 7,5 miliar tahun dari sekarang, matahari akan terus memanaskan planet Mars lainnya. Membuat disana lebih hangat dibanding saat ini suhunya masih minus 40 derajat Celcius. Selanjutnya mungkin manusia telah menjadi mahluk antar galaksi, atau entahlah.

Berita terkait
Globular Cluster NGC 2108 adalah lokasi dimana banyak bintang lahir bersamaan dan berkelompok di satu tempat di sekitar galaksi kita. Tapi kelompok bintang ini berada di bagian LMC atau satelit galaksi mini. Dengan jarak 150 ribu tahun cahaya dari Bumi. Memperlihatkan bintang berwarna merah dengan bahan karbon.

Di sekitar galaksi Bima Sakti terdapat Local Group galaksi atau Bima Sakti menjadi bagian grup tersebut. Tetapi kelompok galaksi di Local Group ternyata bergerak dan mendekati grup lain yang lebih besar. Disebut Great Attractor. Apakah keduanya akan bertabrakan.



Galaksi NGC 1277 memiliki ukuran 1/4 dari Bima Sakti. Yang lebih aneh lagi, inti galaksi di tengah terdapat sebuah lubang hitam supermasif.  Ini isi semuanya hanya lubang hitam, dan dapat menjadi objek penelitian dimana kelas baru tipe galaksi.

Secara umum bentuk galaksi dibagi dua, galaksi spiral dengan lengan dan galaksi elips yang terlihat bundar. Galaksi spiral, akan tampak berwarna kebiruan yang menandakan di galaksi tersebut lebih memunculkan cahaya bintang yang baru lahir.Mengapa lengan galaksi spiral lebih runcing.

Sebuah galaksi NGC 7674 ini bukan memiliki 1 lubang hitam, tapi 2 lubang hitam atau black hole. Dan bukan lubang hitam kecil, tapi lubang hitam ukuran supermasif seperti yang ada di tengah setiap galaksi.. Galaksi NGC 7674 berada 400 juta tahun cahaya dari Bumi.

Peneliti mengamati galaksi NGC 4696. Galaksi dapat merubah bentuknya sendiri dari formasi bintang, khususnya dibagian tengah galaksi. Sementara galaksi lain memiliki perubahan bentuk galaksi akibat interaksi seperti bersingunggan dan bertabrakan dengan galaksi lain

Galaksi NGC 1512 terletak 38 juta tahun cahaya dari Bumi. Tapi galaksi ini unik, memiliki cincin dengan warna lebih cerah. Artinya cincin di bagian luar galaksi seperti lingkaran bintang berusia muda yang masih panas. Terlihat menyala dengan warna kebiruan.



Mengunakan teleskop paling kuat Hubble, melihat 2 galaksi yang dempet. Letaknya 500 ribu tahun cahaya dari Bumi. Disebut galaksi IRAS 06076-2139, keduanya saling berpaspasan alias saling melintas berdekatan dengan kecepatan 2 juta km perjam.

Sebuah galaksi besar hanya tampak setelah 1,7 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta atau Big Bang. Tapi galaksi tersebut mati setelah lahir. Galaksi ZF-COSMOS-20115 adalah penemuan langka, kata peneliti Karl Glazebrook dari universitas Swinburne Australia.

Galaksi antennae atau 2 galaksi NGC 4038 NGC 4039 adalah sepasang galaksi yang terletak di konstelasi Corvus. Rata rata terjadinya Starburst dipicu oleh pengabungan 2 galaksi atau lebih. Akibat dua galaksi yang sedang bertabrakan, akan terbentuk kelompok bintang muda disana atau dikenal dengan globular cluster.

Membutuhkan waktu sekitar 1000 jam untuk menangkap seluruh kombinasi cahaya yang begitu jauh. Diperkirakan baru berusia 5 miliar tahun  setelah terjadi Big Bang. Atau jauhnya mencapai 8-9 miliar tahun dari Bumi, mengingat usia alam semesta saat ini sekitar 13,8 miliar tahun.




No popular articles found.