Galaksi Bedin 1 ditemukan tidak sengaja dalam pengamatan kelompok bintang


Kategori : Science | Date : 2 February 2019
Astronom tidak sengaja menemukan galaksi kerdil di belakang halaman galaksi kita Bima Sakti.

Teknologi teleskop Hubble mampu melihat benda yang jaraknya 13 miliar tahun cahaya. Begitu jauh dari waktu saat ini, dan begitu lama benda yang tertangkap teleskop sampai diabadikan saat ini.

Astronom dapat melihat bintang neutron bertabrakan. Dengan menditeksi FRB atau Radio Burst yang tertangkap teleskop radio.
Sampai memperkirakan seperti apa lubang hitam, dengan menganalisa garis cakrawala yang terbentuk di sekitar Black Hole.

Teleskop Hubble sudah bekerja bertahun tahun. Pemetaan bintang di sekitar kita sudah dipetakan oleh teleskop lain.
Tetapi tidak semua kejutan ada disana, masih banyak yang belum ditemukan. Setidaknya sampai hari ini.

Satu lagi yang luput ditemukan, ketika para astronom mengamati sebuah gugus bintang atau globular cluster dengan teleskop Hubble. Ternyata tidak jauh dari gambar benda tersebut tersebut sebuah galaksi lain.

Galaksi Bedin 1

Disebut galaksi Bedin 1, usianya hampir setara usia alam semesta sendiri.

Ukuran galaksi Bedin 1 hanya memiliki lebar 3000 tahun cahaya. Tepatnya 2700 x 1100 tahun cahaya.

Misi teleskop ruang angkasa Hubble melakukan pengamatan di area NGC 6752. Dimana sebuah kumpulan / kelompok bintang terbentuk disana, dan jaraknya 13 ribu tahun cahaya. Masih berada di lingkaran galaksi kita sendiri.



Namun dari gambar yang tertangkap sebuah galaksi yang dinamai galaksi Beidin I , jaraknya 30 juta tahun cahaya muncul pada gambar. Galaksi Bedin 1 berada di antara citra bintang.

Kesulitan mengetahui adanya galaksi Beidin I karena galaksi tersebut tipe galaksi kerdil terlalu samar, selain dekat dengan gugus bintang yang diamati di depannya NGC 6752 yang lebih terang.

Galaksi Bedin 1 sangat rendah kandungan logam. Posisinya memiliki jarak 2 juta tahun cahaya dari galaksi induknya sebagai induknya NGC 6744.

Mengapa disebut sebagai galaksi dengan bintang rendah kandungan logam. Kehidupan bintang di galaksi terkait dengan proses daur ulang.
Bintang menyala, lalu meledak dan mati. Menyisahkan unsur padat seperti logam. Dan sisa gas terkumpul kembali, lalu membentuk bintang baru dan menyala sebagai generasi bintang ke 2. Dapat di analisa dari cahaya sebuah bintang dengan memiliki kandungan logam.
Dan seterusnya sampai mencapai bintang generasi ke 3 seperti matahari kita.
Dan unsur padat dari bintang membentuk planet seperti Bumi.

Bintang di awal pembentukan, umumnya berkelompok dan menjadi sebuah galaksi. Tetapi ukurannya relatif kecil, dibanding galaksi yang sudah terlihat lebih dekat.
Galaksi Andromeda dengan jarak 2,5 juta tahun, memiliki ukuran dengan membentang antara 100 - 200 ribu tahun cahaya.

Sedangkan galaksi Biden 1 relatif memiliki bintang generasi awal.
Bintang di galaksi Biden 1 ini memiliki unsur gas lebih banyak dan kandungan metal atau logam lebih sedikit. Dianggap sebagai galaksi tua, dan bertahan sampai dilihat oleh teleskop Hubble.

Usia galaksi Biden 1 diperkirakan telah mencapai 13 miliar tahun. 8 ratus ribu tahun setelah terjadinya Big Bang / perkiraan terbentuknya alam semesta.

Dibawah in gambar dari simulasi computer dengan letak Biden 1.

Galaksi Bedin 1 large


Bintang CS Cha adalah bintang berusia muda tidak hanya satu tapi bintang biner. Disana sedang membentuk tata surya baru. Peneliti melihat ada sebuah planet muncul, dan ukurannya sangat besar disebut Super Jupiter. Atau bisa saja benda tersebut adalah bintang ke 3.

Galaksi NGC 1316 memiliki bagian inti dengan debu dan gas. Diperkirakan pernah menelan galaksi lain dan membentuk dirinya saat ini. Dengan lubang hitam aktif menjadi sinyal radio paling kuat nomor 4 dan galaksi mengeluarkan sinyal radio 1,4Ghz dari lubang hitam.



Kami tidak tahu apakah ada orang yang melihat secara langsung ketika terjadi ledakan yang sangat terang tersebut. Sumber cahaya GRB 080319B berasal dari benda yang jauhnya 7,5 miliar tahun cahaya. Atau ledakan yang tercatat tersebut di tahun 2008 berasal dari ledakan 7,5 miliar tahun lalu.

Letak bintang K2-138 berada 620 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Dari perkiraan awal sekitar 5 planet, tapi mungkin saja ada 6. Pertama kali dalam sejarah astronomi. Sekelompok tim astronom berhasil menemukan beberapa planet dalam sebuah tata surya.

Sebuah galaksi generasi awal atau galaksi di awal alam semesta terbentuk tertangkap oleh teleskop Hubble. cahaya dari galaksi SPT0615-JD yang tertangkap oleh ke dua teleskop telah melakukan perjalanan sejauh 13,3 miliar tahun untuk sampai ke Bumi.

Sebuah galaksi NGC 7674 ini bukan memiliki 1 lubang hitam, tapi 2 lubang hitam atau black hole. Dan bukan lubang hitam kecil, tapi lubang hitam ukuran supermasif seperti yang ada di tengah setiap galaksi.. Galaksi NGC 7674 berada 400 juta tahun cahaya dari Bumi.

Supernova disebabkan dari ledakan bintang, antara ledakan dari bintang mati. Kedua dari gaya tarik bintang mati ke bintang yang masih menyala. Terjadinya supernova SN2017cbv disebabkan dengan teori kedua, tapi ledakan bintang lebih kecil yang menganggu bintang ukuran lebih besar

Galaksi NGC 1512 terletak 38 juta tahun cahaya dari Bumi. Tapi galaksi ini unik, memiliki cincin dengan warna lebih cerah. Artinya cincin di bagian luar galaksi seperti lingkaran bintang berusia muda yang masih panas. Terlihat menyala dengan warna kebiruan.



Dua lubang hitam ini berada pada jarak 750 juta tahun cahaya menunjukan kehancuran dua galaksi 0402-379 akibat kedua lubang hitam. Bentuk visual dari galaksi Galaksi 04020-379 dahulu kedua galaksi memiliki lengan spiral yang terbentuk dari garis bintang. Update foto VLBA

Sebuah galaksi besar hanya tampak setelah 1,7 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta atau Big Bang. Tapi galaksi tersebut mati setelah lahir. Galaksi ZF-COSMOS-20115 adalah penemuan langka, kata peneliti Karl Glazebrook dari universitas Swinburne Australia.



No popular articles found.