Ramalan 2019 dari sisi Saxo Bank


Shortstory | 1 January 2019

Sebuah bank Denmark merilis peristiwa yang mengubah dunia sepenuhnya. Setidaknya perdiksi di tahun 2019 ini.

Ahli analis dari Saxo Bank menyusun perkiraan luar biasa, dan merinci serangkaian peristiwa.

2 bagian penting bagi dunia. Layanan video Netflix diperkirakan akan jatuh, setidaknya nilai saham perusahaan.
Tahun 2019, perusahaan Netflix akan terbebani dengan hutangnya sendiri. Karena bersaing dengan perusahaan video streaming lain.

Yang penting, adanya badai matahari yang sangat kuat. Sangat menganggu satelit serta mematikan satelit dibelahan barat.

Saxo bank merilis beberapa perkiraan yang dahulunya di anggap enteng saja. Meskipun beberapa prediksi yang dibuat telah mendekati kenyataan walau tidak persis seperti yang ditulis analis merka.

Kasus di tahun 2017, analis bank mengatakan Bitcoin akan melonjak mencapai $60.000 perkoin. Tapi kemudian jatuh ke $1.000  Kenyataan tersebut terjadi walau angkanya tidak persis sama. Dan uang virtual tersebut anjlok pada tahun 2018.

Kerusakan suar atau kilatan matahari akan berdampak ke Bumi.
Dan dampak bencana alam menyebabkan kerugian financial. Diperkirakan mencapai kerusakan $2 triliun.

Mengapa kerugian begitu besar. Saxo Bank memperkirakan dampak kerusakan dari kilatan matahari akan menghantam bumi. Sementara penduduk di atas permukaan bumi aman saja. Tapi satelit di ruang angkasa yang terkena dampak parah.
Anlalis bahkan memperkirakan adanya borealis aurora yang dapat terlihat di seluruh dunia.

Perusahaan otomotif Tesla nantinya tidak sendiri seperti saat ini. Apple kabarnya tertarik dan mengambil perusahaan Tesla. Apple akan memperluas kerajaan teknologi  dan berusaha membuat mobil listrik dari Tesla sendiri.



Brexit. Setelah 2 tahun perebatan Inggris dengan Uni Eropa. Corbyn memenangkan pemilihan umum, dan akan mengeluarkan kebijaksanaan sosialis dengan menasionalisasi kembali jaringan kereta, gas dan listrik.
Langkah tersebut menyebabkan mata uang Inggris jatuh.

Nanti guncangan ekonomi Italia juga berimbas ke sistem perbangkan lain di negara Eropa.

Industri di Eropa juga tersangkut dengan kemajuan pengembangan mobil listrik. Karena lambatnya adopsi teknologi mobil listik dari pabrikan otomotif ternama.
Walau angkanya tidak terlalu besar, tapi di Jerman industri mobil memiliki angka 14% dari PDB. Dan Jerman dapat mengalami resesi pada pertengahan tahun 2019.

Sekali lagi ini hanya ramalan dari analis di bidang ekonomi. Tentu ke depan tidak ada yang tahu seperti apa keadaan ekonomi dunia serta dampak dari ruang angkasa.
Berita ini disadur dari media kacang.

Berita terkait
Pendaki gunung Everest termuda baru mencapai puncak Everest. Namanya Malavath Poorna dari sekolah di India dan baru berusia 13 tahun. 17 Mei 2018 2 pendaki wanita Indonesia mencapai 7 Summit termasuk puncak terakhir Everest

Michael Phillips mengaku lahir di tahun 2043, James datang dari tahun 6941. Dia adalah seorang penjelajah waktu. Walau ceritanya agak janggal. Tapi ada informasi yang menarik dari cerita yang katanya diketahui dari masa depan.



Film pendakian gunung K2 Siren Himalaya ini menceritakan pendakian paling menantang. Bukan pendakian ke puncak tertinggi di gunung Everest, tapi di puncak gunung tertinggi ke 2 yaitu K2. Pendakian Everest 20 orang 1 tidak pulang, tapi di pendakian K2 rasio 4 pendaki 1 tidak pulang




No popular articles found.