<

Google Fuchsia satukan OS smartphone table dan notebook


Kategori : Software | Date : 3 January 2018
Fuchsia menyatukan sistem satu OS bekerja di 2 perangkat
Google Fuchsia atau OS Fuchsia perlahan mulai dijelaskan.

Google ingin membuat 2 OS untuk bekerja di dua sistem desktop dan mobile.

Google membuat 2 OS berbeda saat ini, Android untuk mobile dan tablet. Sedangkan OS Chrome untuk notebook sampai PC (notebook).
Kedua OS sebenarnya dapat digabung.

Sampai lahirnya OS Fuchsia, mengabungkan 2 sistem berbeda agar dapat saling berinteraksi.

Ada kabar teknologi smartphone akan mengunakan layar lebih lebar atau dapat dilipat. Membuat 2 sistem operasi menarik untuk disatukan.

2019 Januari
OS Google Fuchsia dapat menjalankan aplikasi Android mengunakan internal ART atau Android Runtime.

Ini yang membedakan dengan perangkat Android atau OS android dengan OS Fuchsia


2018 Desember

Fuchsia memungkinkan pengembang membuat kode aplikasi, program dan perangkat yang bekerja dalam satu platform Google.


Tanpa perlu proses optimalisasi yang memakan waktu. Jadi satu aplikasi dapat bekerja di 2 sistem perangkat.

Bahkan mungkin saja bekerja di perangkat smart device.

Sejauh ini Fuchsia menjadi salah satu OS untuk menyatukan 2 jenis perangkat yang sebelumnya harus dibuat terpisah.

Untuk tampilan di smartphone dinamakan Admadillo, dan tampilan lain disebut Capybara.

Setiap jantung sistem operasi perangkat, ada yang dikenal dengan kernel.
Program ini mengkontrol segala aspek bagaimana OS bekerja dengan instruksi CPU.

Sementara OS Android dan Chrome OS berbasis kernel Linux.
Sedangkan OS Fuchsia mengunakan mikrokernel baru disebut Zircon

Dan membuat sebuah aplikasi dapat di upgrade dan tidak akan usang ketika OS diperbarui.

Cerita Fuchsia tampil di bulan Agustus 2016, dan Google mengirim data open-source ke GifHub. Sampai muncul akan dirilis.
Mei 2017, tampilan Fuchsia diperbaharui untuk menunjukan pengembangkan OS tersebut masih berjalan.
Februari 2018, satu direktur sistem security Android dipindah ke tim OS Fuchsia. Menunjukan Google memasuki langkah selanjutnya.

Kapan diluncurkan. Tidak jelas kapan Fuchsia akan dirilis. Karena masih tahap konsep, dan jauh dari produk jadi. Mungkin baru tampak beberapa tahun mendatang.

Untuk tampilan mungkin seperti dibawah ini.

Google OS Fuchsia

Beberapa admin Windows 7 pusing kepala sejak minggu kedua di bulan Januari 2019. Karena patch yang dirilis oleh Microsoft memiliki bug. Pembaruan patch Microsoft Windows 7 terjadi kesalahan lisensi. Membuat tampilan Windows kembali ke awal, dan Windows 7 kembali ke Not Genuine.



Cloudflare DNS 1.1.1.1 untuk Android dan iPhone aplikasi bersamaan tanggal 11-11. Cloudflare bekerja sama antara Cloudflare dan APNIC. Sistem IP 1.1.1.1 menjaga privasi penguna, dan dalam waktu 24 jam akan dihapus agar tidak dapat ditelusuri.DNS 1.1.1.1 Cloudflare dapat menjadi alternatif dari DNS Google 8.8.8.8. Setting DNS di smartphone. Update Cloud9

Facebook luncurkan aplikasi rekreasi, video pendek, seperti aplikasi TikTok. Aplikasi Lasso pertama dikembangkan Oktober 2018. Apa aplikasi Lasso. Penguna dapat merekam dan melakukan lipsync musik. Seperti aplikasi Tik Tok. Penguna juga dapat merekam video pendek seperti Vines.



Android Pie akan hemat baterai smartphone, dengan Restrictions enabled dan adaptive battery. OS akan menendang aplikasi yang tidak merespon. Mendapat upgrade Android 9 Nokia 7+, Nokia 61. Nokia 6.1+,  Oneplus, Xiaomi, Oppo, Vivo dan Nokia telah mendapatkan tester versi Android Pie Beta. 12 smartphone masuk daftar. Oneplus 3, Oneplus 3T, Vivo X21, HTV U11, U11 Plus, U12. Nokia 7+telah mendapat upgrade OS Sep18

Cara download peta Google Maps resolusi tinggi. Tidak perlu digabung dengan mendownload potongan gambar peta. Dan software yang melakukan. SAS Planet dapat mengambil peta dan mengabungkan potongan peta baik foto satelit, jalan dan layanan peta lain. Untuk menghasilkan foto resolusi tinggi tanpa perlu di download ulang

Google Assistant menambahkan bahasa Indonesia. Pesan Gojek Grab tinggal ngomong. Cara setting Google Assistant. Aplikasi ini untuk membantu penguna Android, dengan mengendalikan smartphone dengan perintah suara. Google Assitant sudah mendukung 10.000 perangkat dari 1.000 merek pembuat smart device

Google Voice Access berfungsi untuk mengaktifkan atau perintah ke smartphone. Penguna dapat berbicara ke smartphone, tanpa menyentuh layar. Seperti perintah dasar dengan Goback (kembali), Go home ( kembali ke halaman awal). Gestur seperti Click next atau Scroll Down (menurunkan halaman kebawah.



Software untuk memotong dan mengabung video tanpa mengurangi kualitas video. VIdeo yang di potong atau mengambil sebagian video masih mengunakan format asli, dan disebut Zero Quality Loss. Software Joyoshare Media Cutter mengambil sebagian video tanpa melakukan konversi. Fitur lain dapat mengabung berbagai format video berbeda.

fRute Google Maps dapat dipindah ke smartphone. Menjadi peta jalan permanen dan disimpan dalam bentuk file GPX. Untuk ekspor rute Google Maps ke GPX, sebelumnya tersedia di layanan Google Maps. Tapi sekarang terlihat sudah dihapus. Untuk mencopy rute peta Google Maps masih ada tip lain. Sehingga rute jalan yang dibuat, di ekspor ke file GPS dan dapat dilihat di smartphone Android


No popular articles found.