Timelapse Mauna Kea Heavens 4 dari Sean Goebel foto indah galaksi di atas langit


Kategori : Digital | Date : 1 December 2018
Mauna Kea adalah tempat dimana langit gelap menjadi tempat utama.

Dengan keuntungan tempat yang sangat gelap, di puncak sebuah gunung di Hawai tersebut berdiri salah satu teleskop pengamatan bintang.
Disebut teleskop Subaru ditempatkan di pulau besar Hawai.

Sean Goebel membuat video timelapse ke 4nya yang disebut Mauna Kea Heavens 4.
Kali ini tidak hanya malam hari tapi siang hari diabadikan dengan camera.

Mengunakan 3 model camera, dari Nikon, Canon dan Sony, lensa Rokinon, Sigma dan stablizer DJI Ronin. Salah satu target membuat foto ini untuk melihat garis galaksi yang selalu muncul diatas bumi.

Camera andalannya adalah Canon 7D mkII, mengunakan adaptor dengan lensa Nikon 1000mm. Mencapai fokus 35mm 1600mm.
Panjang zoom lensa membuat camera menjadi sensitif, bahkan dengan getaran kecil atau angin. Sean membuat sebuah stablizer lensa untuk mengamankan camera selama pengambilan gambar.

Foto dibawah ini diabadikan pada jarak 45km dari posisi teleskop. Dibutuhkan kecepatan 2 foto perdetik untuk mengabadikan pergerakan bulan naik sangat cepat dengan lensa super telezoom.

timelapse galaksi

Salah satu foto yang dibuat ketika teleskop besar disana sedang bekerja.

Cahaya sinar laser untuk menghasilkan efek optik adaptif. M<engunakan kekuatan 10-40 wat kekuatan laser natrium. Difokuskan ke arah atmofer sampai ketinggian 100km.



timelapse galaksi

Sean ikut mengabadikan cahaya laser ketika ditembakan oleh teleskop ke langit. Dan mendapatkan garis galaksi Bima Sakti dan cahaya laser.

Objek teleskop dengan optik adaptif digunakan untuk mengamati langit berbeda. Namun target yang menarik adalah pusat galaksi Bima Sakti kita. Diaman terdapat sebuah lubang hitam supermasif yang massanya mencapai jutaan kali dari massa matahari.

Dibawah ini hasil video Mauna Kea di Hawai


Fotografer Morten Rustad membuat video timelapse dan resolusinya mencapai 8K. Gambar yang sangat tajam tentang video pemandangan alam dengan Amerika Selatan. Tujuannya liburan setahun untuk video timelapse. Setidaknya film yang dibuat meliputi 7 negara. Paling menakjubkan bentuk galaksi yang seharusnya terlihat diatas kita.Sayang dia belum mampir ke Indonesia.

Ketika reporter dan fotografer bertugas di wilayah konflik. Posisi dan kehidupan mereka berada di garis paling depan, masyarakat dapat melihat apa yang tengah terjadi dari foto, video dan liputan. Tetapi reporter dan fotografer berada di wilayah berbahaya. Sebastian mendirikan sebuah badan untuk jurnalis dan fotografer untuk belajar menghindari dan membantu ketika berada di garis depan.

Bayangkan bila ada tim fotografer Indonesia bisa membuat video seperti ini. Mungkin akan menampilkan citra Indonesia lebih indah. Tapi yang ini dibuat oleh tim fotografer dari Shanghai China. Tekniknya lengkap, hasil videonya sempurna.



Sebuah pulau di Atlantik utara menjadi tempat paling menakjubkan kalangan fotografer. Nick Kontostavlakis membuat video timelapse, dan diberi nama Whispering Iceland. Direkam mentok dengan resolusi 4K, dan camera Sony serta lensa premium Zeiss.

Sebuah video dengan judul Once Upon a Time in Cappadocia, mengunakan teknik Hyperlapse. Tapi kali beda. Rob Whitworth kembali memukai dengan produksi video Timelapsenya untuk Turkish Airlines. Mengunakan beraneka teknik dari pemandangan Turki.

Tim Uncaged mencoba mengabadikan galaksi Bima Sakti dengan teknik video Timelapse. Hasilnya sangat menarik, dan diambil pada bulan Agustus 2016 lalu. Dimana beberapa anak sekolah dan sekitar 600 astronom berkumpul untuk mengabadikan hujan meteor Perseids.

Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 4 Juli 2016 jam 1:45, inti galaksi yang tidak pernah kita lihat. Pada tanggal 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti



Fotografer edan ini bernama Mike Olbinski, dia membuat video time lapse dimana badai sedang berlangsung. Awal videonya sih cuma awan saja, tapi lama kelamaan makin mengila. sampai di menit ke 79 detik mulai terlihat apa isi video yang dibuatnya. Yaitu Super Cell atau sumber dimana badai mulai terbentuk.

Teknik hyperZoom mulai dikembangkan beberapa tahun lalu. Membuat foto time lapse seperti terbang dan terus mengambil gambar yang sangat jauh dengan video sekualitas foto. Memberlihatkan pemandangan dimana seseorang berdiri dan tidak bisa melihat ke tempat lebih jauh. Disini teknik hyperZoom menampilkan  pemandangan yang sangat jauh

Video time lapse awan kumulonimbus di Jakarta terus memunculkan kilatan petir dibuat dalam bentuk video. Awan muncul di pagi hari, sekitar jam 1 pagi. Karena petir terlihat terus menerus, dicoba dibuat video timelapse. Hasilnya dalam durasi 25 menit di dapat beberapa foto kilatan petir yang menarik

Video timelapse ini dibuat oleh filmmaker Austria Thomas Pocksteiner dan Peter Jablonowski. Mengunakan teknik timelapse zoom di tempat mereka. Perencanaan 1 minggu untuk satu clip, pengerjaan 1 tahun dengan hasil foto 2TB di negara Austria.


No popular articles found.