VGA palsu GTX 1050 1050Ti dan procesor palsu ramai di toko online


Shortstory | 21 April 2020


2020 April CPU Palsu
Sekarang giliran procesor Intel mulai dipalsukan. Penjualan juga cukup masif di pasar online China dan terlihat mulai ditawarkan ke luar negeri.

Yang diperlihatkan dalam foto tertera IHS (Intel Heatsink) atau tanpa tulisan die paling umum menipu pembeli.
Procesor yang dipalsu model Gen8 dan Gen9

Kepala heatsink procesor di ganti dan di tempelkan dengan lem.

Procesor palsu dijual di toko online

Penjualan procesor palsu tidak saja marak di China.
Awalnya dijual di AliExpress, dan terakhir di eBay, bahkan masuk ke pasar Eropa.
Aparat dari China sangat tegas memberi hukuman bagi penipuan, tetapi urusan kecil seperti procesor tidak terlalu di minati.
Penjual terlihat dari China, hal ini diungkap oleh media computer berbasis di Hong Kong.

Procesor Intel seri Gen8 ke seri Gen9 sering dipalsukan. Secara visual bagi yang kurang jeli dapat terkecoh. Dan ciri model terbaru bahkan tidak dapat dibedakan lagi, karena dibuat sangat mirip bila dilihat langsung. Tapi lebih detil dari marking memang berbeda.

Harga yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan procesor asli.
Misalnya pada gambar dibawah model procesor Celeron dan ditutup stiker model Core i7-8700K



Procesor palsu dijual di toko online


2018 Oktober VGA palsu
Harga VGA yang mahal membuat penguna computer mencari alternatif dengan VGA bekas.

Beberapa produk di luar negeri ada yang menjual, VGA ditawarkan dengan harga sangat murah.

Bila melihat sebuah VGA dengan harga separuh dari VGA aslinya, tentu saja produk tersebut harus di curigai. Mengingat barang rekondisi bisa saja asli, barang yang dikembalikan oleh pabrik setelah di perbaiki dan dijual kembali.

Tapi yang bikin kesal bila VGA yang di modifikasi, karena dianggap pembeli tidak tahu seperti apa VGA aslinya. Kata lain, pembeli dibodohi dan terjebak dengan harga murah. Hanya melihat tulisan model sebuah VGA.

VGA Nvidia seri high end GTX sedang ramai dijual di ebay. Termasuk di toko online di Indonesia.

Seperti biasa pedagang yang di toko online kebanyakan berasal dari China. Karena pasar disana memang bebas. Dan beberapa orang mencoba memperdaya pembeli khususnya pembeli dari luar negeri.
Sebagian penjual lebih jujur, karena mereka menampung VGA bekas atau rekondisi cukup banyak di beberapa negara karena banyak penguna akhirnya menukar dengan VGA baru. Dan VGA bekas tersebut masih baik, lalu dijual kembali bagi yang memerlukan.

Hanya penjual yang iseng ini yang bermasalah.

Mereka menjual tanpa khawatir terkena larangan di layanan toko online seperti eBay atau Shopee (Indonesia)

Pada chip GPU palsu yang didapat ada di sisi kiri, dan chip GPU GTX 1060 kanan adalah yang asli.

VGA palsu GTX 1060 ramai di toko online

Sejak Juli 2018, beberapa model VGA GTX 1060 ditawarkan setidaknya oleh 8 penjual. Ditawarkan dengan harga sangat murah hanya $56-80 euro saja. Dengan versi 3GB VRAM.

Dibanding versi asli ditawarkan tidak kurang dari 200 euro untuk unit VGA GTX 1060 di Eropa.

Satu yang sangat murah dijual hanya 30 dollar dengan spesifikasi GTX 2060. Tentu saja harga tersebut paling konyol.



Dari GPU-Z terlihat Name tertera GTX 2060
Tidak masalah bagi penjual VGA palsu dapat merubah nama VGA bekas Nvidia menjadi GTX 2060.
Tapi kita dapat memeriksa dengan GPU-Z, akan terlihat spefikasi yang ada berbeda dengan GTX 2060 asli.
Versi terbaru GPU-Z akan memberi tanda warning peringatan di sisi kanan logo Nvidia, untuk memberi informasi VGA yang ditest dengan GPU-Z adalah palsu.

VRAM 1GB tidak ada di kelas GTX 2060. Shader unit hanya 384 tentu saja masih generasi VGA Nvidia GTX 3 digit.

VGA palsu GTX 2060 ramai di toko online

Sebagian besar melakukan transaksi penjualan hanya menerima layanan Pay pal. Penjual tetap menerima pengembalian barang.
Di Indonesia yang menawarkan via toko online menawarkan pengembalian. Ini yang repot, sudah pesan, datang barang palsu, kita hanya bisa meng-cancel agar penjual kapok. Tapi harus repot mengembalikan ke penjual kembali. Atau dana pembayaran akan tertahan.

GTX 1060 palsu tersebut memang berbeda. Bila dilihat dari port output VGA saja sudah berbeda, dimana port VGA tidak lagi ada di seri GTX 1060. Tapi di VGA palsu tersebut masih tersedia port VGA.

Konektor SLI juga berbeda dengan versi GTX 1060. Artinya VGA dengan output VGA adalah model VGA model lama, penjual hanya di modifikasi dari ROM VGA agar terlihat model baru. Pembeli mungkin akan terkecoh, dan baru mengetahui setelah waktu garansi pengembalian barang terlewat.

Setelah dilihat pada chip masih mengunakan chip VGA lama di tahun 2012.
Bagi orang awam akan melihat VGA seperti asli, ketika dipasang tentu saja tampil GTX 1060. Tetapi dengan mudah penjual dapat memodifikasi BIOS ROM VGA.

Setelah dipasang baru terlihat, GPU palsu hanya memiliki 192 SP. Bandingkan dengan GTX 1060 asli memiliki 1151 core.
Kata yang bikin "kesal", kita membeli VGA bekas dan salah mode, dengan harga lebih mahal dibanding toko sebelah yang jujur..

Bila di test dengan benchmark software, kecepatan VGA palsu hanya mendapat 1600 poin
VGAasli memiliki score lebih dari 10.000 poin.
Score 1600 point adalah GPU Fermi model GeForce GTS 450.

Sistem transaksi memberikan perlindungan bagi konsumen yang tahu VGA yang dibeli palsu dan dapat mengembalikan ke penjual.
Penjual juga tidak kalah akal, silakan dikembalikan kalau tidak mau. Tapi bayar ongkos kirim ditanggung pembeli. Urusannya jadi panjang.

Bila pembeli tidak mengetahui VGA yang mereka beli palsu. Dalam 1 bulan maka pembayaran otomatis dilakukan oleh Pay pal dan penjualan dianggap selesai.

Jadi penjual tidak pusing mau dapat uang atau tidak dari hasil penipuannya, namanya saja barang bekas.
Kecuali biaya packing dan gagal menipu si pembeli dalam masa tenggang pembayaran.

Tidak hanya GTX 1060 palsu. GTX 1050 Ti sebelumnya masih ramai dijual sampai saat ini. Dan terakhir disain yang sama tampil VGA palsu GTX 1050


VGA palsu GTX 1050 ramai di toko online

Satu lagi ditemukan di toko online Indonesia. Memiliki output VGA sudah jelas bukan VGA asli.

VGA palsu GTX 1050Ti ramai di toko online Indonesia



Jadi kalau membeli VGA model cukup baru dengan harga murah, ditawarkan separuh harga, kadang disebut VGA bekas. Dan anda melihat di toko online, toko lelang online seperti eBay atau toko online di Indonesia.

Percayalah, mereka tidak lebih pintar dari anda. Tapi tetap merepotkan kita sendiri. Bila kita tidak teliti dan terpana dengan harga yang ditawarkan dan komentar manis (kadang komentar palsu). Anda akan repot untuk mengirim balik barang yang sudah dibeli.

Berita terkait
Membeli barang online dari luar negeri. Kasus kemarin smartphone rekondisi yang ramai di Indonesia sudah terungkap. Sekarang di online, toko online dari luar negeri sedang membanjir smartphone model Huawei dan Samsung. Mengunakan nama berbeda seperti Kimtien Note 10+, mirip seperti nama Samsung Galaxy Not10+.

Perubahan nama menjadi tanda bahwa perusahaan sedang bersiap melakukan hal pergantian nama itu. Ketidakpastian tentang sengketa perdagangan AS / Cina dan kekurangan CPU Intel membuat harga memori terendah yang pernah kami lihat selama bertahun-tahun. Toshiba pada Juli 2019 mengumumkan rencana untuk mengubah nama menjadi Kioxia.



Fotografer ambasador Nikon Charmi membeli 4 memory Sandisk Extreme 128GB SDXC tetapi semuanya palsu. Diketahui ketika digunakan, memory menghentikan proses camera. Diamati memory SD card sangat mirip, seperti bagian label. Hanya satu yang tertinggal, dan luput oleh pemalsu yang dapat dikenali.

Lensa Canon palsu 50mm f1.8, mirip tapi tidak identik karena bukan diproduksi Canon. Menurut data dari Canon, 18% pembeli produk Canon membeli barang palsu tanpa mereka sadari. Ciri produk palsu camera Canon seperti baterai dan charger bisa dikenali

Pabrikan di Cina mampu membuat sesuai pesanan, tetapi barang apa saja bisa ditiru. Bagaimana inovator menutup peluang agar barangnya tidak ditiru. Lebih baik membuat produk berkualitas disana dibanding memerangi barang yang ditiru.




No popular articles found.
< /body>