Planet Wolf 503b ukuran 2x lebih besar dari Bumi


Kategori : Science | Date : 7 September 2018
Planet Wolf 503b diketahui sebagai Exoplanet. Berada pada jarak 145 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan pada tahun 2018.

Peneliti mencatat planet Wolf 503b bukan saja menarik dengan ukurannya. Tapi disebut sebagai Super-Earth.

Planet tersebut mengitari bintangnya hanya dalam waktu 6 hari setahun. Artinya planet tersebut lebih dekat ke arah bintang.

Planet Wolf 503b ukuran 2x lebih besar dari Bumi

Planet Wolf 503b lebih mudah diteliti karena data dari planet dapat terlihat ketika melewati bintang induknya.

Penemuan ini dipublikasikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Amerika, Kanada dan Jerman. Merrin Peterson, seorang mahasiswa pascasarjana dari Institut untuk penelitian tentang exoplanet adalah penulis utama dalam penelitian ini.

Mengunakan teleskop ruang angkasa milik Nasa, sejauh jenis planet Wolf 503b belum ditemukan memiliki bentuk dan posisi planet yang sama di galaksi kita.

Peneliti masih meragukan apakah planet tersebut memiliki ukuran lebih kecil dan berbatu seperti super bumi, atau versi mininya Neptunus dengan kandungan gas lebih besar.

Peneliti mengunakan 2 perkiraan dari bentuk planet Wolf 503b.
Bila bentuknya seperti Bumi. Planet tersebut harus memiliki kerapatan dari 14x massa planet.
Jika bentuknya seperti planet gas Neptunus, maka atmosfer planet sebagian besar akan terlihat elemen gas.



Walau planet tersebut memiliki jarak sangat dekat ke arah bintang induk. Bintang disana lebih kecil dari matahari, dan tidak seterang matahari kita. Walau usia bintang induk Wolf 503 dan umur bintang dapat berusia 2x lebih lama dari matahari. Bintang Wolf 503 masuk kategori katai kuning yang lebih redup dan berukuran kecil.

Dari bumi, bintang Wolft 503 sangat samar, karena memiliki tingkat magnitude cahaya bintang di angka 8.

Kedekatan antara orbit planet ke bintang, tata surya Wolf 503b menjadi target penelitian lebih lanjut setelah teleskop James Webb nanti diluncurkan.
Peneliti membutuhkan lebih rinci dengan kandungan atmofer planet. Termasuk elemen yang mendukung kehidupan seperti hidrogen dan air.

Temuan planet Wolf 503b pertama dipublikasi Februari 2017 dari 60 planet baru yang diteliti oleh para ilmuwan internasional. Khusus untuk planet yang mengorbit lebih dekat ke bintang.
Pada bulan yang sama Nasa juga mengungkap 7 planet mirip bumi yang mengorbit ke bintang Trappist-1, Yang jaraknya hanya 40 tahun cahaya dari Bumi.
3 planet yang ditemukan, berada di zona layak huni dimana air di permukaan planet dapat mencair.

2 bulan kemudian dalam penelitian terpisah, ditemukan sebuah planet ekstrasurya dengan jarak 40 tahun cahaya. Perlu diteliti intensif, diperkirakan menjadi tempat terbaik untuk mencari tanda-tanda kehidupan di luar tata surya kita.

Bintang di galaksi Bima Sakti mencapai miliaran bintang. Dan disetiap bintang diperkirakan memiliki planet.

Astronom menemukan sebuah planet liar dan tidak mengorbit ke bintang. Ukuran 12x massa planet Jupiter dengan medan magnit sangat kuat. Pertama kali sebuah planet Rogue atau planet tanpa mengobit ke bintang induk, bahkan ditemukan karena terditeksi dari emisi radio. Bahkan peneliti mengatakan jangan jangan ada puluhan ribu planet liar seperti ini di galaksi kita.

Kemungkinan planet ini memiliki bahan logam di atmosfernya sebagaimana dinilai oleh 'sidik jari' dalam analisa spektrum planet. Masih diteliti apakah ada kandungan air. Planet ini bukan target untuk ditinggali oleh manusia, karena sangat dekat ke bintang induk. Tapi merupakan salah satu planet langka yang dapat terbentuk di tata surya lain.

Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang. Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Memiliki atmofer dan berbatu seperti Bumi.



Sebuah planet ekstrasurya terlihat mengorbit di sebuah bintang katai merah, jaraknya 40 tahun cahaya dari Bumi. Mungkin planet ini menjadi tempat untuk mencari tanda tanda kehidupan diluar tata surya. Ukuran 1,4x dari Bumi, bintang disana berwarna merah.

Sebuah planet MOA-2016-BLG-227Lb ditemukan, tapi ukurannya 3x lebih besr dari planet Jupiter. Planet ini ini mengorbit ke sebuah bintang coklat atau disebut juga bintang kerdil dalam kelas bintang M.

Mendeteksi sebuah planet yang memiliki atmofer seperti Bumi bukan hal istimewa. Tapi menemukan planet dengan atmofer dengan ukuran kecil seperti Bumi, ceritanya berbeda. Planet GJ 1132b ini menarik, diketahui memiliki atmofer dengan ukuran 1,4x lebih besar dari Bumi.

Planet Tap 26b ditemukan awal Januari 2016. Masuk sebagai planet bongsor dan lebih besar dari planet Jupiter, tapi planet ini sangat panas. Bahkan berada dekat dengan bintang induknya TAP 26. Jangan berharap mampir di planet seperti ini.



Di tahun 2010, Pan-STARRS1 atau Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System mulai mengambil gambar. Sampai seluruhnya selesai, dapat dicetak sepanjang 2,4km. Bahkan memerlukan kaca pembesar untuk melihat objek yang tersembunyi


No popular articles found.