Galaksi COSMOS-AzTEC-1 lahir bintang lebih cepat 1000 kali dari galaksi kita


Kategori : Science | Date : 30 August 2018
Tim astronom Jepang, Meksiko dan universitas Massachestts Amherst sedang mempelajari sebuah monster galaksi.

Letaknya 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Pembentukan galaksi tua yang unik, dimana peneliti mengatakan alam semesta baru terbentuk pada 13,8 miliar tahun lalu.
Galaksi ini sudah terlihat membentuk sebuah galaksi baru. Dengan tempat pembibitan bintang yang baru lahir terjadi sangat ekstrim.

Tim astronom mengunakan resolusi sudut 10 kali lebih besar dari pengambilan gambar sebelumnya. Mencari rincian struktur galaksi monster yang sebelumnya belum diketahui.

Apa yang disebut monster galaksi atau galaksi dengan starburst ekstrim dianggap menjadi nenek moyang galaksi galaksi besar seperti galaksi Bima Sakti sekarang.

Penemuan galaksi COSMOS-AzTEC-1 membuka jalan kita untuk memahami pembentukan dan evolusi galaksi kata para peneliti.

Penulis Min Yun, profesor astronomi Umass Amherst dan timnya mengunakan instrumen UMass yang dinamai Aztec. Mereka mengambil gambar pada tahun 2007 lalu.

Penemuan galaksi COSMOS-AzTEC-1 ini berada 13 miliar tahun lalu. Tapi di bagian cakram terlihat gas besar dan teratur. Berada dalam rotasi biasa.

Tim mempelajari piring gas yang ada disana bergerak secara dinamis dan tidak stabil. Artinya disk galaksi tersebut terpecah, dan mengalami masa ledakan bintang yang sangat besar.
Bila digambarkan, lahirnya bintang di galaksi COSMOS-AzTEC-1 mencapai kecepatan 1000x lebih banyak dibanding lahirnya galaksi Bima Sakti.



Observasi dilanjutkan dengan teleskop radio di ALMA di Chile. Astronom Jepang Ken Ichi Tadaki adalah penulis utama.

Disini jawaban yang dicari.
Para ahli astronom awalnya belum memiliki jawaban dengan monster galaksi yang dapat membentuk bintang dengan kecepatan tinggi.
Seperti galaksi Bima Sakti saat ini tidak banyak bintang lahir, karena semua gas sudah menjadi bintang. Sekarang sebagian kecil masih terjadi ledakan bintang seperti supernova atau lahirnya sebuah bintang baru yang sedang membentuk tata surya baru.

Peneliti mencari jawaban untuk memahami karateristik sebuah galaksi dapat terjadi pembibitan bintang di awal alam semesta.
Rincian gas atau peta awan molekuler merupakan bagian paling penting sebagai sumber terkumpulnya gas dan melahirnya banyak bintang di sebuah galaksi.

Di galaksi COSMOS-AzTEC-1, peneliti mengatakan ada 2 awan besar sebagai awal pembentukan galaksi.
Keduanya berseberangan dan terpisah hanya beberapa ribu tahun cahaya.
Dalam sebuah galaksi, umum bintang terbentuk lebih banyak di bagian dalam.
Tetapi di galaksi ini, pembentukan bintang jauh lebih banyak dibagian luar.

Peneliti Yun menambahkan, bagaimana galaksi galaksi ini mampu mengumpulkan gas dalam jumlah besar dan menjadi esensial sebagai cadangan gas menjadi bintang bintang dalam sekejap.

Jawaban ada di teleskop Alma.
Distribusi partikel gas melekul bagian kiri dan kanan adalah debu.

Galaksi COSMOS-AzTEC-1 lahir bintang lebih cepat 1000 kali dari galaksi kita

Selain awan tebal berada dipusat, tim menemukan 2 awan tebal pada jarak beberapa ribu tahun cahaya dari pusat galaksi.
Awan tersebut yang tidak stabil dan dinamis, disinilah lokasi pembentukan bintang terjadi sangat intens dibagian luar.

Sebelum gambar didapat dari teleskop Alma, tidak ada peneliti yang dapat menerangkan mengapa galaksi raksasa ini dapat terbentuk.
Hanya dalam waktu 1 miliar tahun cahaya ketika alam semesta terbentuk pada 13,8 miliar tahun lalu.

Galaksi ini lahir dan membesar lebih dahulu dibanding galaksi lain.
Teori pembentukan bintang generasi pertama dengan ukuran besar. Lalu meledak dan mati. Tapi kembali lahir bintang generasi kedua, hanya saja bintang generasi kedua lahir dengan periode waktu lebih lambat.

Di galaksi COSMOS-AzTEC-1 tekanan jauh lebih lemah daripada gravitasi dibagian tengah galaksi, dan kesulitan untuk menyeimbangkan.
Oleh karena itu galaksi ini menunjukan formasi bintang yang kabur, dan telah berubah menjadi galaksi monster.
Pembentukan galaksi COSMOS-AzTEC-1 menjadi sangat cepat, 10x lebih cepat dari pembentukan normal galaksi.
Dan terbentuk dalam waktu 100 juta tahun saja.

Mengapa gas di COSMOS-AzTEC-1 begitu tidak stabil, belum dapat dijelaskan. Tetapi fenomena ini paling mungkin, disebabkan pengabungan antar galaksi.
Tabrakan dengan galaksi lain akan efisien mengirim gas ke daerah yang minim gas, dan memicu pembentukan bintang baru menjadi sangat intens.
Tadaki hanya mengatakan, kami tidak memiliki bukti adanya pengabungan atau galaksi merger. Hanya menyimpulkan dari galaksi lain yang serupa berdasarkan penemuan teleskop Alma
Mengingat gambar yang ditangkap oleh Alam berasal dari tempat yang sangat jauh, miliaran tahun lalu.


Tim observasi teleskop WM Keck di Hawai berhasil menghitung galaksi EGSY8p7, satu galaksi EGS-zs8-1 dengan teleskop Hubble. Mereka melihat sebuah titik cahaya sangat tua yang jaraknya 13,2 dan 13 miliar tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini terlihat dari teleskop ruang angkasa, dan hanya selisih 600 juta tahun setelah terjadi Big Bang. Disebut sebagai galaksi sejarah ketika pembentukan alam semesta.

Dengan teleskop Alma, astronomi dapat melihat pembentukan formasi gas sebelum menjadi galaksi. Usia foto yang diambil ini mencapai 800 juta tahun sebelum terjadinya alam semesta (big bang). Begitu jauhnya, gas asal mula pembentukan galaksi memiliki cahaya kemerahan.

Sebuah galaksi HATLAS J090311.6+003906 tampak karena efek gravitasi lensa. Bila dilihat dari bumi, posisi galaksi yang sangat jauh tersebut muncul karena berada di belakang sebuah galaksi SDP.81.



Tim astronomi dari universitas Yale dan UC Santa Cruz baru saja mengumumkan mereka menemukan galaksi paling jauh yang ditemukan saat ini. Galaksi EGZ-ZS8-1, diperkirakan memiliki jarak 13 miliar tahun cahaya. Bila dihitung mundur, baru terbentuk 670 juta tahun setelah alam semesta mulai terbentuk

Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah

Matt Payne mengabadikan foto galaksi Bima Sakti dalam bentuk setengah lingkaran. Mungkin foto ini paling bersih karena bentuk cahaya bintang paling banyak.Galaksi Bima Sakti membuat foto 219 juta bintang, penemuan terbaru galaksi kita tidak rata seperti yang dibayangkan.

Karena lensa gravitasi dari galaksi lain, Hubble menemukan 3 galaksi tersembunyi. Diperkirakan jaraknya mendekati 500 ribu tahun setelah terjadi Big Bang atau pembentukan alam semesta. Karena sangat jauh sekalee, bentuknya masih berwarna merah samar.



Galaksi di Spiderweb atau MRC 1138-262 adalah cluster galaksi. Dimana kumpulan galaksi terbentuk 11 miliar tahun lalu. Foto terbaru terlihat pembentukan bintang disana bisa muncul di tepian galaks. Cluster Galaksi adalah salah satu struktur terbesar di alam semesta.

Letak galaksi M60-UCD1 dengan ukuran 1/500 dari galaksi Bima Sakti. Galaksi ini memang kecil dengan bentangan sekitar 300 tahun cahaya saja. Di Bumi setiap malam hanya ada 4000 bintang, disana 1 juta bintang sangat padat.


No popular articles found.