Charger smartphone akan dipaksa seragam untuk negara Eropa


Green | 8 August 2018

2014 Maret
Uni Eropa meminta kerelaan produsen untuk untuk mengunakan satu standar pengisian baterai.

Sekarang tinggal menunggu aturan hukum yang mengatur semua smartphone harus mengunakan charger standar.

Parelemen Eropa telah memberikan dukungan suara untuk mendukung rancangan undang undang untuk menyeragamkan pengisian smartphone.

Bila semua dewan setuju, maka tahun 2016 semua smartphone akan masuk wilayah hukum mereka. Sampai tahun 2017 semua produsen harus menganti dengan charger seragam.

Dengan aturan undang undang maka produsen smartphone tidak bisa membuat konektor dan charger mereka sendiri.

Bagi konsumen sangat terbantu, karena charger yang seragam. Atau seorang penguna smartphone tidak perlu repot harus memiliki charger berbeda bila menganti smartphone baru.

Walau dipasar sebenarnya charger smartphone sebagian besar sudah mengunakan port microUSB.

2018 Agustus
Uni Eropa Margrethe Vestager mengatakan kepada Kongress Uni Eropa. Akan meluncurkan studi dan penilaian dari dampak pengunaan charger smartphone.

Dan mengevaluasi biaya, dan manfaat serta berbagai opsi.



Pendekatan sukarela kepada produsen smartphone disebutkan tidak memuaskan.

Meminta komisi Eropa harus menyelesaikan situasi pemakaian charger smartphone yang berbeda beda.

Charger smartphone akan dipaksa seragam untuk negara Eropa

Walau di tahun 2009, sudah ada kesepakatan antara 14 produsen smartphone untuk menyatukan sistem charger di tahun 2011. Rencana tersebut tidak berjalan.

Disain port USB smartphone juga berubah, mengunakan USB tipe C dibanding microUSB.

Serta sistem standar pengisian smartphone Qualcomm dengan Quick Charge hanya kompatibel dengan USB -PD di versi QC 4.0.

Sistem pengisian smartphone OS iPhone Lighting cable dan Android microUSB dan USB tipe C dibuat berbeda.

Masing masing pabrikan smartphone juga mengunakan standar khusus adaptor charger tersendiri.

Charger lama menjadi masalah, karena tidak digunakan dan menjadi sampah sebanyak 51 ribu ton setiap tahun kata komisi Eropa.

Karena charger sudah tidak mendukung atau berbeda dengan smartphone baru yang dipakai.

Jika industri teknologi tidak melakukan langkah, Eropa akan mengambil tindakan yang dibutuhkan.

Berita terkait
Teknologi wireless charger mulai digunakan untuk smartphone. Perangkat praktis tanpa perlu membawa kabel, letakan smartphone di atas adaptor wireles charger. Xiaomi membuat 50W wireless charger yang efisien.

Quick Charger 5 mendukung dual charge, 100W, 5 menit 50 persen kapasitas baterai. Quick Charger 4.0 INOV - Intelligent Negotiation Optimum Voltage. Juni 2017 tampil Quick Charge 4+ daftar smartphone QC4+ Mei 2020. Quick Charger 3+ April 2020 akan dibuat adaptor charger murah seri QC.



Xiaomi adapter charger 33W MDY-11-EX 33W hanya 10 dollar. Xiaomi Xiaomi AD65G, Xiaomi AD653, Xiaomi MDY-11-EB , Xiaomi AD651P / AD651 65W, mengisi smartphone dan notebook. Xiaomi Quick Charger 3 yang masuk daftar sertifikasi Qualcomm. Model MDY 10ER mendukung 27W dan Xiaomi MDY-08-EW sertifikasi Quick Charge 3.0. Model 2015 Xiaomi MDY-3-EB untuk QC 2.0. Mengapa Quick Charge lebih baik mengisi baterai smartphone..

Teknologi pengisian baterai Vooc mampu mengisi baterai smartphone lebih cepat. Tahun 2020 AirVooc dan Vooc 125W. Tahun 2019, Oppo SuperVooc 2 AirVooc 60W charger smartphone Oppo. Pengisian 75% kapasitas baterai cukup 30 menit. Super Vooc adalah charger khusus untuk smartphone Oppo rean Realme. Vooc 4.0 Flash Charge wireless dengan AirVooc.

Oneplus Dash Charge, tapi terdaftar sebagai lisensi dari Oppo yang digunakan untuk Vooc Fast Charger. Smartphone Oneplus dapa mengatur sistem pengisian baterai. Walau di charger semalaman, baterai hanya terisi 80%. Tapi 100 menit sebelum pemilik bangun, baterai smartphone akan melanjutkan pengisian.

Baterai NantEnergy dengan bahan seng atau zinc mamberikan media penyimpan baterai di  beberapa desa di Asia dan Afrika. Termasuk digunakan untuk menara ponsel di Amerika dalam 6 tahun terakhir. Biayanya hanya $100 per kWh untuk baterai solar cell atau panel surya. Harga tersebut sudah cukup rendah untuk mengubah energi listrik dapat disimpan

Super mCharge adalah standar pengisian cepat untuk produk Meizu. Pengisian baterai smartphone dari 0 - 100% hanya membutuhkan waktu 20 menit. Jadi bisa ditinggal mandi dan makan lalu melihat baterai smartphone sudah penuh



MediaTek Pump Express 3.0 mengisi baterai smartphone dari 0%-70% kapasitas untuk 20 menit, 5 menit cukup untuk 4jam bicara. Kecepatan pengisian baterai smartphone dengan MediaTek Pump Express 3.0 dua kali lebih cepat dari sistem pengisian cepat produsen lain, dan lima kali lebih cepat dibanding charger standar.




No popular articles found.
< /body>