Meteor uakitite membawa mineral baru yang tidak ada di bumi.


Kategori : Science | Date : 6 August 2018
Para ilmuwan telah mengumumkan penemuan mineral yang belum pernah dilihat yang hanya ada dalam meteorit. Meterit yang ditemukan jatuh di planet kita, laporan Live Science.

Dijuluki meteorit Uakit, jatuh di wilayah Siberia pada tahun 2016.

Batu dari angkasa tersebut awalnya ditemukan oleh seorang pemburu emas Rusia

Bahkan diawal ditemukan, benda tersebut malah dianggap sebagai bongkahan emas besar.

Tetapi perkiraan tersebut berubah, setelah bongkahan batu berwarna kuning yang mereka temukan itu menyembunyikan hadiah yang jauh lebih berharga.

Mineral atau elemen unik yang tidak pernah ditemukan di bumi, lalu dinamai uakitite.

Menurut para ilmuwan dari Novosibirsk State University dan Institut Geologi dan Mineralogi Sobolev di Rusia, meteorit Uakit sebagian besar terbuat dari besi dan nikel.

Lebih dari 98 persen kontennya disebut sebagai kamacite. Paduan dari besi dan nikel tapi berasal dari luar angkasa dan hanya dapat ditemukan dalam meteorit, catatan Outer Places.

Sisa dari batu angkasa seberat 8,7 pon (3,96 kilogram) berisi lusinan mineral lain . Sebagian besar terbentuk di ruang angkasa. Di antara yang disebut elemen uakitite.

Para peneliti melihat mineral dari mikroskop yang kuat. Sampel uakitite terbungkus dalam batuan luar angkasa sangat kecil terdiri dari butiran halus seukuran mikroskopis 5 mikrometer. Itu sekitar 25 kali lebih kecil dari butiran pasir halus, demikian penjelasan Live Science.



Sementara penemuan ini benar-benar luar biasa, para peneliti telah menemukan beberapa tantangan dalam mencari tahu lebih banyak tentang uakitite, karena ukuran sampel yang sangat kecil.

"Sayangnya, kami gagal mendapatkan semua sifat fisik dan optik dari uakitite karena ukuran butiran yang sangat kecil," tulis para ilmuwan dalam sebuah penelitian, yang baru-baru ini dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan Masyarakat Meteoritik di ibukota Rusia Moskow.


Meteor uakitite membawa mineral baru yang tidak ada di bumi.

Apa yang Kita Ketahui Tentang Uakitite Sejauh Ini

Salah satu pilihan untuk belajar tentang sifat-sifat mineral, menyimpulkan mereka dari sintetis vanadium nitride, senyawa kimia vanadium dan nitrogen dan yang sangat mirip dengan uakitite, catat Live Science.

Tetapi mereka dapat menentukan bahwa mineral secara struktural mirip dengan dua mineral lain yang terbawa di ruang angkasa, carlsbergite dan osbornite. Mineral ini disebut sebagai mononitrides karena mengandung satu atom nitrogen dalam rumus kimianya.

Mononitrida sangat keras dan kadang-kadang digunakan sebagai bahan abrasif, kata Victor Sharygin, seorang ahli geologi di Institut Geologi dan Mineralogi di Novosibirsk, Rusia, dan peneliti utama tentang penemuan uakitite.

Beberapa publikasi berita telah melaporkan bahwa uakitite lebih sulit daripada berlian.

Tetapi Sharygin mengatakan itu belum dibuktikan."ekerasan uakitite tidak dapat diukur secara langsung," karena butirannya terlalu kecil. Sebaliknya, para ilmuwan memperkirakan kekerasan menggunakan sintetis vanadium nitride, mineral yang mirip dengan uakitite.

Para peneliti memperkirakan partikel halus uakitite memiliki kekerasan antara 9 dan 10 pada skala ukuran Mohs, yang berarti sangat keras.

Berlian jatuh pada 10. Tapi Sharygin menjelaskan bahwa skala Mohs memiliki rentang yang lebar antara 9 dan 10. Semua mononitrida jatuh pada skala ini. dan kekerasan material tersebut lebih rendah daripada berlian."

Sharygin mengatakan bahwa boron nitrida sintetis, mineral lain yang diproduksi pada suhu yang sangat panas, kemungkinan satu-satunya mineral yang mendekati sekeras berlian

Hal lain yang diketahui oleh timnya adalah bahwa uakitite kemungkinan terbentuk dalam suhu yang ekstrem, karena mineral tersebut terdeteksi pada asosiasi troubreelite troilite dalam kamacite. Ini tidak mungkin ada kecuali meteorit itu terkena suhu lebih dari 1.000 derajat Celcius, kata ahli geologi itu.

Berita terkait
Ilmuwan membuat penemuan dengan memantai gelombang suara, dan mengungkap jenis jenis batuan yang bersembunyi di bawah permukaan planet kita. Peneliti memperkirakan akar cratonik Bumi adalah bagian batuan kuno. Dan membentuk pergunungan terbalik yang terletak di pusat lempeng tektonik. Membentang sampai 300km lebih. Peneliti mengatakan berlian bukan barang langka dari sisi geologi

Semua materi dapat dibuat oleh manusia, bahkan plutonium dan lithium dapat digunakan untuk energi. Tetapi emas mungkin tidak dapat dibuat. Darimana asalnya emas, apakah datang dari tanah begitu saja. Proses pembentukan emas mungkin dari kejadian luar biasa di alam semesta



Sekitar 66 juta tahun lalu, sebuah meteor diperkirakan menghantam bumi. Tabrakan meteor berukuran lebar 10km menghasilkan kekuatan ledakan 100 megaton atau setara 2500 bom atom. Bencana global terjadi, tapi dimana meteor tersebut jatuh. Apakah hanya satu meteor

Sebuah galaksi mengalami kejadian unik, dan terlempar dari kelompoknya sendiri. Disebabkan sebuah galaksi lain yang menabrak ke galaksi lebih besar, sampai menganggu sebuah galaksi mini. Akhirnya galaksi mini terlempar keluar sendirian.

Pada tahun 2008 2 blackhole di galaksi 3C 75 terlihat seperti berdansa. Blackhole kembar tersebut berada di cluster galaksi Abell 400, letaknya 296 tahun cahaya. Tepatnya berada di konstelasi Cetus.

30 November 2013. ISOn kabarnya akan habis terbakar matahari. Tetapi data dari NASA menyebutkan ISON bisa lolos melintas. Terlihat pada data 29 November kemarin, komet ISON kembali tampak setelah melintas di belakang matahari

Satelit observasi Chandra memiliki kemampuan untuk melihat objek diruang angkasa dengan sinar X-Ray. Sehingga dapat mengabadikan bintang yang memiliki thermal walau tertutup kabut atau debu di ruang angkasa.




No popular articles found.