Mengapa Tesla keluar dari Amerika seperti iPhone tidak diproduksi di AS


Kategori : News | Date : 2 August 2018
eslaChina adalah pasar terbesar dunia untuk kendaraan listrik.

Mendengar rumor yang telah beredar selama lebih dari setahun, Bloomberg melaporkan perusahaan Elon Musk menginvestasikan $ 5 miliar di pabrik dekat Shanghai.
Tesla mungkin mengumpulkan sebagian dana di China, kata orang dalam.

Alasan dorongan Musk untuk menghasilkan Teslas di China jelas

Tahun 2012, Apple lebih memilih membuat smartphone dari pabrik China.
Alasannya biaya tinggi di Amerika, membuat produk iPhone lebih mahal. Suku cadang lebih terjamin bila diproduksi di China sendiri.

Dan kapasitas pabrik besar disana mampu membuat iPhone dalam jumlah jutaan unit.

Melakukan hal itu menawarkan akses yang lebih baik ke pasar domestik China, dan itu mengurangi dampak dari tarif hukuman bagi pelanggan Cina-nya.

Mobil Tesla dijual lebih mahal di China daripada di AS. Karena harus menambah biaya pengiriman dan terkena tarif 40% yang baru-baru ini naik akibat perang perdagangan AS-China.

Namun, pabrik Shanghai tidak akan benar-benar membebaskan Telsa dari biaya yang terkait dengan impor ke China.

Bahkan jika pabrik Tesla yang sepenuhnya berada dalam zona perdagangan bebas.



Mobil Tesla tetap memasukkan tarif dalam harganya, meskipun dapat menghemat komponen lokal.

New York Times melaporkan tahun lalu. Hanya dengan membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan domestik - atau dalam kasus izin khusus dari Beijing - apakah Tesla akan menghindari tarif, setidaknya menurunkan harga kendaraannya agar lebih terjangkau.

China telah berada di radar Tesla untuk waktu yang lama. Bulan lalu, perusahaan mengatakan berharap memproduksi 500.000 mobil setiap tahun di China, dan bertujuan untuk memiliki model Tesla 3 dapat diproduksi dari jalur perakitan lokal China pada tahun 2020.

Mobil Tesla 3 kabarnya akan dibuat di China

Kelas menengah di negara China berkembang pesat, China adalah pasar terbesar kedua bagai kendaraan listrik Tesla setelah pasar utama di Amerika Serikat.

Komponen pabrik di China tersedia sangat besar. Bahkan bahan baterai lithium ada disana. Dari sisi pabrik magnit untuk motor mobil listrik tidak akan jauh, setidaknya ada disamping China yaitu pabrik magnit di Jepang termasuk produsen lokal China.

Di China sendiri, penjualan mobil listrik meningkat dua kali lipat pada 2017, melebihi 1 juta kendaraan untuk pertama kalinya.

Tesla juga mengejar lokasi Eropa untuk pembangunan Gigafactory baru, yang akan menghasilkan mobil dan baterai. Pejabat di Belanda dan Jerman Barat telah meminta langsung produsen mobil Tesla  yang ingin menghindari tarif impor untuk penjualan di Eropa Barat.

Saat ini Tesla hanya memiliki satu pabrik di Fremont, California, untuk memproduksi semua kendaraannya, dengan baterai yang diproduksi di luar Reno, Nev.

Perusahaan Tesla hanya membuat mampu membuat 88.000 kendaraan pada paruh pertama tahun 2018. Jumlah yang sangat sedikit dibanding permintaan pasar, khususnya luar negeri.

Mengapa tidak dibangun di Indonesia. Mungkin sudah terlihat, ekonomi di Indonesia masih belum masuk sebagai negara pecinta mobil listrik.

Mahasiswa cantik ini berhenti kuliah dan menjadi tukang daging. Sampai dia disebut sebagai ratu di media online. Bila menemukan tukang daging dengan wajah orang tua atau pria perawakan kasar dan memakai celemek sambil memegang pisau. Yang ini kita akan tersenyum.

8 tahun lalu harga kapasitas per watt dijual $4, sekarang hanya 78 sen saja. Harga murah , terlalu cepat turun, baik untuk pembeli. Tidak untuk pabrikan. Perusahaan  industri tidak memiliki dana lebih dan harus bertahan dengan biaya produksi.

Sebuah produk yang dibuat di dalam negeri akan lebih murah sampai separuh



Produsen tinta printer seperti Canon, HP dan Lexmark mengunakan sistem thermal untuk tinta printer. Untuk memperpanjang umur tinta bisa dilihat dibawah ini. Salah satunya dari produk Epson, ada lubang kecil di atas sirkuit. Bagian itu untuk mereset catridge printer.

Berapa banyak manusia pintar, siapa yang paling cerdas. Siapa saja yang masuk kategori sangat super jenius. Manusia dengan IQ rata-rata lebih umum, tapi manusia dengan IQ paling tinggi amat jarang.  Dikatakan jenius bila seseorang memiliki IQ 130 atau lebih.

Kecepatan, dan fleksibel menjadi pilihan Apple memproduksi diluar Amerika. Apple mempekerjakan sekitar 43 ribu karyawan di Amerika, 20 ribu diluar negeri. Angka tersebut lebih kecil dibanding karyawan General Motor dengan 400 ribu orang pada tahun 1980an.

Ketika sebuah negara mengalami resesi, umumnya ada yang mengalami pemotongan gaji, tidak mendapat bonus, bahkan sampai kehilangan pekerjaan. Bagaimana dengan orang yang tidak terkena krisis,


No popular articles found.