SSD Samsung PM983 M.3 yang ini tidak biasa


Kategori : Hardware | Date : 22 June 2018
Samsung PM983 M.3 adalah SSD dengan disain M.3 atau NF1. Generasi baru untuk ukuran NGSFF .

Disain modul M.3 memiliki board PCB lebih panjang dan lebih lebar sampai 50%. Dibuat dengan 2 baris chip modul, tentu kapasitas dapat menampung data 2x lebih besar.

SSD PM983 M.3 tidak dirancang dalam kapasitas kecil. Tapi langsung dimulai dari 4TB, 8TB sampai 16TB.

Controller chip yang mengatur SSD NAND chip mengunakan seri generasi Phoenix.

SSD Samsung PM983 M.3 yang ini tidak biasa

Di dalam SSD ini memiliki RAM sebagai buffer dengan kapasitas 12GB untuk model 8TB. Mengunakan tipe chip DRAM LPDDR4 voltase rendah.

SSD terhubung ke jalur PCIe 4.0 x4. Kalau dihitung dalam teori dapat mencapai kecepatan 3,1GB/s read dan 2GB/s Write.
Disain SSD ini ditujukan untuk memaksimalkan kecepatan read.

Untuk menangani kecepatan pembacaan data, kecepatan IOPS mencapai 540.000. Walau untuk kecepatan write lebih lambat hanya 50.000 IOPS.

Samsung mengunakan 3D LTC NAND 256Gbit (32GB perchip). Di dalamnya terdapat 16 chip di dalamnya.
Tidak sampai disini, pengembangan SSD kapasitas besar tersebut akan tampil dengan chip kapasitas lebih besar 512Gbit.



Modul SSD PM983 M.3 bukan untuk computer biasa, melainkan untuk storage server.
Satu rak 1U server dapat menampung 576TB. Satu rak server dapat dipasang 36 NF1 SSD di rak 1U. Lebih hemat tempat dibanding pemasangan SSD 3,5 inci.

Toshiba XG6 mengunakan chip teknologi baru dengan Bics 96 layer dari generasi ke 4. Chip NAND dirancang untuk kapasitas besar, daya tahan dan performa. Dengan ukuran yang sama, sebuah chip menampung 40% kapasitas lebih besar (dari versi generasi ke 3 sebelumnya).

Gigabyte masuk ke pasar SSD. Target kelas mainstream dengan SSD harga budget. SSD Gigabyte UD Pro memiliki kecepatan IOPS cukup tinggi. Menjadi alternatif dari SSD performa. Gigabyte CMT4034 dan CMT4032 (M.2 PCIe Riser Card), pasang SSD M2 langsung ke motherboard.

SSD Seagate Barracuda tampil Juli 2018. Mengunakan interface SATA dengan ukuran 2,5 inci. 4 kapasitas SSD, 250, 500 GB dan 1TB, 2TB. Kecepatan read write mencapai speed 540/520MB/s



Toshiha RC100 adalah sebuah SSD dengan bentuk NVme atau M.2. Dapat digunakan sebagai penganti storage harddisk. Ada 3 model dengan kapasitas tidak terlalu besar, 120GB, 240GB dan 480GB. Memiliki ukuran M.2  hanya 22x42mm, performa M.2 SSD harganya SATA SSD

Corsair MP300 adalah SSD tipe M.2 yang dipasang langsung pada board computer. Yang ini ditawarkanu untuk budget SSD. Corsair MP300 mengunakan ukuran 2290, tersedia kapasitas 120, 240, 480 dan 960GB. Corsair MP300 mengunakan jaluar PCIe x2, dengan komponen chip 3D Nand.

Model SSD Samsung SZ985 dari seri Z ditujukan untuk supercomputing. Memiliki kecepatan dan respon lebih cepat dari NVMe, dan jauh lebih cepat lagi dibanding SSD SATA.

SSD Toshiba XG5 mengunakan chip NAND 64 layer 3D atau dikenal dengan BiC3. Dikemas dalam format M.2 SSD melalui PCIe 3.0 x4 dan NVMe. Kecepatan SSD Toshiba XG5 mencapai 3GB dan 2,1GB/s, update kapasitas 2TB



StarTech U.2 NVMe mengunakan jalur yang sama, seperti PCIe 1 atau versi 2. Untuk SSD SATA berukuran 2,5 inci. Adaptor StarTech U.2 NVMe menjadi solusi untuk biaya dan meningkatkan performa SSD. Seperti kebutuhan storage server atau workstation.

Toshiba memperkenalkan SSD Toshiba PM5 dan CM5. Kedua SSD untuk kelas Enterprise atau pengunaan storage untuk perusahaan. PM5 dan CM5 mengunakan teknologi 3D NAND terbaru BiCS 3 dengan 64 layer dan arsitek TLC 3 bit sel.

Model Ultra atau Sandisk Skyhawk Ultra, memiliki kapasitas 1,6TB atau 3,2TB. Kapasitas lebih kecil tapi lebih kuat dibanding model standar. Memiliki kecepatan 1700MB / 1200MB/s untuk read write. Model ultra juga lebih cepat untuk menangani data keluar masuk atau IOPS.


No popular articles found.