Sebuah tim peneliti dari Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC) di Spanyol dan University of Cambridge telah menerbitkan sebuah studi baru yang menunjukkan isi dari planet Exoplanet WASP-127b

Planet WASP-127b ditemukan tahun 2017 dari misi Kepler 2. Terditeksi ketika planet sedang transit di depan bintang.

Kemungkinan planet ini memiliki bahan logam di atmosfernya sebagaimana dinilai oleh 'sidik jari' dalam analisa spektrum planet.

Kemungkinan lain bahwa planet ekstrasurya juga bisa menampung air.

Para ilmuwan menggunakan Gran Telescopio Canarias (GTC) untuk menentukan bahwa planet ekstrasurya ini memiliki langit sekitar 50 persen secara visual.

Ditemukan juga bahwa sementara WASP-127b memiliki sekitar 20 persen seperti massa planet Jupiter, dengan radius 1,4 kali lebih besar, seperti yang dilaporankan di media Phys.org.

Tidak ada planet di tata surya kita memiliki bentuk seperti WASP-127b, bahkan di antara planet-planet ekstrasurya di tata surya lain

Ini salah satu planet dengan bentuk atau komposisi sangat langka. Lamanya waktu planet ekstrasurya ini menyelesaikan orbit di sekitar matahari telah diukur
Hanya empat hari dan membuat suhu di permukaan planet gas ini diperkirakan sangat panas mencapai 1127 ° C.

Atmosfer WASP-127b ditemukan memegang logam alkali lithium, natrium, dan kalium, dan terditeksi natrium dan kalium. Menjadi faktor indikator bahwa planet ekstrasurya ini kemungkinan besar memiliki suasana sangat jelas bagi peneliti.

Dr. Guo Chen dari IAC, yang juga penulis utama studi baru, menegaskan bahwa keberadaan lithium dapat menjadi kunci untuk memahami lebih lanjut. Bagaimana planet ekstrasurya tertentu ini berkembang dari waktu ke waktu.



“Karakteristik khusus planet ini memungkinkan kami untuk melakukan studi mendetail tentang komposisi atmosfernya yang kaya. Kehadiran lithium penting untuk memahami sejarah evolusi sistem planet dan dapat menjelaskan mekanisme pembentukan planet. ”

Bintang induk planet ini, WASP-127, juga ditemukan memiliki sejumlah besar lithium, yang berarti sangat mungkin itu adalah bintang tipe AGB.

Rekan penulis dari penelitian baru, rekan penulis Enric Pallé, mengamati bahwa mendeteksi keberadaan air di planet ini akan sangat membantu di masa depan.

 "Meskipun deteksi ini tidak signifikan secara statistik, karena fitur air lemah dalam rentang yang terlihat, data kami menunjukkan bahwa pengamatan teleskop daria teknologi inframerah seharusnya dapat mendeteksi kandungan planet lebih jauh."

Studi baru tentang keberadaan beberapa logam serta kemungkinan keberadaan air di Exoplanet WASP-127b telah dipublikasikan dalam Astronomi & Astrofisika.

Planet WASP-127b dengan kandungan metal dan air