Nikon Astro D850 aslinya dari bodi Nikon D850.

Tapi yang ini dimodifikasi, sensor dipindah ke bagian depan camera. Jangan berharap camera ini untuk foto biasa. Karena dirancang untuk foto astronomi seperti mengabadikan bintang dan galaksi.

Posisi sensor camera umumnya diletakan di bagian dalam. Ketika foto astronomi membutuhkan waktu cukup lama. Mungkin dalam 20-30 detik atau lebih. Sensor akan overheating. Dampaknya akan muncul pixel yang tidak di inginkan pada gambar, seperti muncul titik merah atau ungu. Hal tersebut menganggu kualitas foto. dengan exposure dalam dunia astronomi.

Nikon Astro D850 menempatkan sebuah fan kecil, untuk mendinginkan sensor lebih stabil bekerja.

Pembuatnya memindahkan bagian sensor ke depan termasuk bagian mounting camera. Agar terdapat ruangan pendingin bagi sensor CMOS.
Mengunakan sistem pendingin pasif di bagian sensor. Fan bekerja aktif ketika camera mulai bekerja.

Karena sensor sudah berada di depan, ruang bidik gambar dihilangkan. Artinya penguna hanya mengunakan layar LCD untuk fokus objek.

Tidak sampai disana. Bagian depan camera terdapat lubang filter. Sebuah lubang kecil 2mm dapat dipasangkan filter warna yang disebut Drop In Filter Holder Flange Back Distance Astro.

Seperti gambar dibawah ini. Unit Nikon Astro D850, pada bagian tengah terdapat lingkaran untuk unit CMOS camera.

Bagian tersebut adalah pasif cooler untuk CMOS. Dan di belakangnya terdapat sebuah fan active yang akan bekerja bila mencapai suhu tertentu untuk membantu pendinginan bagian CMOS.

Nikon Astro D850 camera khusus untuk foto bintang dan galaksi dengan pendingin



Bodi camera Nikon Astro D850 yang telah dimodifikasi ditawarkan $4.950. Tidak murah, tapi sudah menarik salah satu pencinta dunia astronom dan mencobanya.
Sedangkan harga Nikon D850 biasa ditawarkan $3.200.

Maklum, hobi astrofotografi memang mahal. Dari unit camera, lensa, filter, tripod dan star tracker harus mereka miliki. Bahkan bila diperlukan unit teleskop ukuran besar, para hobi bidang ini juga membuat sendiri.