Pohon atau tanaman menjadi paru paru Bumi.

Tanpa pohon bisa dibayangkan pembakaran yang dilakukan manusia.

Tanaman membutuhkan proses fotosintetis untuk menghasilkan oksigen.
Tanaman di rumah atau gedung kantor juga membantu meningkatkan kualitas udara di ruangan kita.
Bahkan tanaman dapat menyerap racun yang tidak baik dari udara di sekitar.

Proses fotosintetis membuat tanaman mengambil gas CO dan melepasnya menjadi gas O2.
Kebalikannya, di malam hari tanaman melepas gas CO atau karbon dioksida untuk respirasi.
Kita sebaiknya hanya memanfaatkan tanaman ketika cahaya matahari bersinar, pada waktu tersebut tanaman menjadi berguna bagi kita.

Tetapi apakah anda tahu beberapa tanaman masih memproduksi oksigen walau di malam hari.
Tanaman seperti ini disebut Crassulacean Acid Metabolism (CAM).

Jenis tanaman penghasil oksigen malam hari setidaknya ada 3 jenis menyerap CO2

Tanaman yang dapat menghasilkan oksigen di malam hari

Tanaman Ular, atau entah apa namanya


Lebih umum disebut tanaman Sansevieria trifasciata, atau tanaman lidah mertua
Tanaman ini memang unik, karena kemampuannya merubah gas CO2 dari siang sampai malam.
Anda hanya perlu menempatkan beberapa pohon ini, di dekat jendela kamar.
Tanaman ulra dapat dapat menghilangkan formaldehide dari udara di sekitar rumah.
Nama inggris Formaldehyde adalah racun yang sering ditemukan di udara di dalam ruangan. Dihasilkan dari emisi perabotan rumah seperti tirai, kayu lapis, asap tembakau, furnitur, perekat, kain, tisu wajah, pernis dan lainnya.

Tanaman laba laba.
Disebut dengan Lili Paris atau Chlorophytum comosum
Nasa mengatakan Spider Plant menjadi pembersih utama udara. Tes oleh Nasa menunjukan, tanaman ini mampu menghilangkan 90% gas formaldenida yang berbahaya bagi tubuh.
Spider Plant dapat menyerap gas kimia, dan asap, serta mempertahankan kadar oksigen di dalam ruangan.

Pohon Peepal
Disebut pohon Bodhi, nama ilmiah Ficus religiosa
Jenis tanaman Ficus religiosa memiliki kemampuan menghasilkan gas oksigen pada malam hari dan menyerap gas CO.
Salah satu kemampuannya dengan Crassulacean Acid Metabolism.
Pohon ini mudah ditemui di Asia Tenggara, China barat daya, India bahkan di kaki gunung Himalaya.