Misi ruang angkasa lebih banyak mengandalkan energi dari tenaga surya.

Tapi beberapa kebutuhan seperti energi lebih besar hanya dapat dipenuhi dengan energi nuklir.

Upaya koloni manusia membutuhkan kekuatan seperti power dalamkondisi apapun di ruang angkasa. Pesawat ruang angkasa yang terbang sangat jauh dan lama, semakin jauh semakin rendah kemampuan panel surya menghasilkan listrik.
Disini dibutuhkan bahan plutonium untuk bahan bakar energi pesawat ruang angkasa.

Bagaimana bila astronot ke planet Mars. Membawa ukuran panel surya dari bumi sepertinya terlalu riskan. Solusi kembali ke pembangkit nuklir.

Ukuran energi nuklir tentu bukan ukuran besar, tapi energi nuklir portabel yang dibawa selama misi ruang angkasa.

Mungkin menjadi solusi dimasa mendatang. Setidaknya Nasa telah berhasil membuat pembangkit energi nuklir ukuran portabel.

Reaktor Kursty misi ruang angkasa dibuat Nasa dapat bekerja 10 tahun nonstop

Mengunakan panel surya sebagai pembangkit listrik di Mars. Cahaya matahari di planet Mars akan lebih rendah dibanding di Bumi. Generator nuklir di robot Curiosity tidak mungkin mengandalkan panel surya. Robot digerakan oleh energi listrik dari energi nuklir. Merubah energi panas dari peluruh radioaktif langsung menjadi listrik.
Energi itupun hanya cukup untuk sebuah robot.

Disain pembangkit energi seperti Krusty dirancang menghasilkan power 10kW. cukup untuk menyalakan listrik di beberapa rumah. Nasa memperkirakan 4 tipe reaktor Kursty sudah cukup menyediakan energi bagi astronot di planet Mars nanti. Dan dapat bekerja selama 10 tahun, sebelum bahan bakar diganti.



Nasa bekerja sama dengan National Nuclear Security Administration, menguji reaktor mini di fasilitas Nevada yang mengunakan 4 tahap.
2 tahap pertama dilakukan tanpa daya untuk memastikan komponen fisik beroperasi seperti yang diharapkan.
Kemudian inti diberikan tenaga secara bertahap dan memerika kestabilan.
Pada tahap akhir, reaktor nuklir Krusty dapat bekerja penuh selama 28 jam untuk menguji simulasi dalam operasi nyata.

Cara kerja reaktor Krusty mengunakan bahan uranium-235. Menghasilkan panas saat mengalami fusi nuklir.
Pipa panas dari natrium pasif di tranfer ke mesin Stirling yang sangat efisien. Dan mesin dengan kompresi gas merubah panas menjadi tenaga.

Nasa mengatakan reaktor tersebut melakukan beberapa pengujian lain. Dari penurunan daya, mesin gagal kerja, dan pipa panas yang dibuat gagal. Sistem reaktor Kursty dapat mengatur dirinya sendiri,  dan tidak ada yang perlu menjaga selama reaktor bekerja.
Rancangan Kursty masih tahap prototipe pertama. Mungkin suatu hari dapat digunakan pembangkit listrik di Bulan atau planet Mars.

+ Nasa