Astronom mengunakan teleskop Atacama Large Millimeter / submillimeter Array (ALMA). Menemukana 14 galaksi sekaligus akan bertabrakan.

Interaksi dari 14 galaksi tersebut berada di protocluster SPT2349-56.

Proses pengabungan ke 14 galaksi tersebut sudah terjadi di masa lalu, dan astronom baru menemukan dan melihat di waktu sekarang ini.

Ke 14 galaksi tersebut akan membentuk sebuah galaksi yang supermasif atau galaksi sangat besar.

Disini sebenarnya terjadi mala petaka. Karena kejadian pengabungan tersebut dilihat dari jarak 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Salah satu proses pembentukan galaksi di awal terbentuknya alam semesta. Dan terjadi pada waktu 1,4 miliar tahun setelah Big Bang.

Artinya 3 miliar tahun sebelum Bumi dan planet lain di tata surya terbentuk.

Diawal pembentukan alam semesta atau sekitar beberapa juta tahun setelah ledakan besar. Materi normal dan materi gelap mulai mengelompok, terkonsentrasi dan terus berkembang.
Dan menimbulkan gugus galaksi dari isi alam semesta.

Bentuk galaksi yang terkumpul dapat mencapai seribu galaksi dengan massa sekitar 1 juta miliar bintang. Jauh lebih kecil dibanding jumlah galaksi seukuran Bima Sakti yang saat ini diperkirakan memiliki 100 miliar bintang.

Ketika kelompok galaksi besar seperti gabungan 14 galaksi tersebut menjadi satu. Kumpulan 14 galaksi nantinya akan membuat sebuah lubang hitam supermasif. Dan dari lubang hitam akan memancarkan radiasi sinar-X yang memancarkan gas dengan suhu lebih dari 1 juta derajat.



Melihat ke 14 galaksi tersebut mulai membentuk galaksi lebih besar. Peneliti mendapatkan petunjuk proses pembentukan galaksi yang dimulai dari pengabungan 2 galaksi atau lebih. Mungkin ketika itu tidak ada mahluk hidup, setidaknya planet seperti bumi juga belum terbentuk.

Bisa dibayangkan bila 2 galaksi besar bertemu dan saling menabrak. Sedangkan 14 galaksi tersebut diperkirakan memiliki masa hanya 1/100 dari galaksi Bima Sakti. Dan semuanya saling menabrak menjadi satu galaksi raksasa baru.

Galaksi SPT2349-56 ada 14 galaksi akan saling bertabrakan