Astronom mengunakan teleskop Alma untuk menditeksi massa bintang di galaksi yang sangat tua ini.

Ketika usia alam semesta setelah terjadi Big Bang, dan baru berusia 4% dari usia sekarang.

Galaksi A2744_YD4 menjadi pengamatan dimana terlihat galaksi termuda, dan paling rinci mengunakan teleskop Alma.
Astronom juga menanyakan, mengapa galaksi muda tersebut sudah mengandung debu antar bintang begitu banyak.

Bintang di awal terbentuk adalah bintang generasi pertama. Setelah bintang ukuran besar dengan kandungan gas murni meledak.
Maka akan menghasilkan debu dan gas lain. Lalu terjadi daur ulang menjadi bintang dan kembali meledak.
Bintang terbagi dari beberapa kategori, berdasarkan pengukuran bintang.

Ketika alam semesta mulai terbentuk, dan banyak bintang lahir adalah bintang pertama.
Pada generasi bintang pertama juga tidak ditemukan lahirnya planet. Karena debu sebagai materi padat belum ada.
Tetapi di galaksi A2744_YD4 terlihat debu dan gas yang dihasilkan oleh bintang generasi pertama.

Mengunakan instrumen X-Shotter milik teleskop ESO VLT. Letak galaksi A2744_YD4 berada di usia 600 juta tahun diamati pada tahun 2017 lalu.
Bandingkan dengan perkiraan usia alam semesta hari ini. Adalah 13,8 miliar tahun cahaya. Artinya cahaya dari galaksi A2744_YD4, cukup dikurangkan dari 13,8 miliar - 600 juta. Atau sekitar 13,2 miliar tahun cahaya jauhnya dari Bumi.

Debu kosmik yang ditemukan pada gambar dibawah ini terdiri dari materi silikon, karbon dan aluminum. Umumnya ketiga materi tersebut dihasilkan oleh ledakan bintang generasi pertama dengan jumlah cukup banyak. Hal ini cukup aneh bagi astronom. Bagaimana ke 3 materi tersebut sudah hadir pada 600 juta tahun setelah kelahiran alam semesta.



Penemuan galaksi tua A2744_YD4 berada di wilayah gugus galaksi Acbell 2744. Karena posisi galaksi A2744_YD4 berada dibelakang gugus galaksi Acbell 2744, penampakan galaksi tua tersebut dapat terlihat akibat efek lensa gravitasi.
Letak galaksi Acbell A2744 ada di rasi bintang Sculptor atau dikenal dengan Cluster Pandora

Peneliti mengatakan kandungan yang terlihat di A2744_YD4 mencapai 20 massa matahari pertahun. Dibandingkan galaksi Bima Sakti hanay 1 massa matahari pertahun.
Astronom tidak dapat menjelaskan mengapa secepat itu debu dapat membentuk galaksi A2744_YD4.
Hebatnya bagaimana galaksi A2744_YD4 dapat terbentuk, dengan perkiraan 200 juta tahun setelah gambar tersebut terlihat hari ini.
Artinya dalam periode 200 juta tahun, sudah terjadi pembentukan bintang dalam zaman diman galaksi yang sedang diamati.

Dibawah ini gambar dari pengamatan 2 teleksop Alma di bumi dengan Hubble dalam mengamati galaksi A2744_YD4.

Gambar pertama dari ilustrasi bentuk galaksi yang diamati
Gambar kedua adalah letak dari galaksi A2744_YD4 yang berada di belakang rmpok galaksi Acbell A2744



Eso memberikan video dimana letak debu dan gas dari galaksi yang baru berusia sangat muda A2644 YD4 dibawah ini.



Sumber ESO