Galaksi A2744_YD4 ketika baru berusia 600 juta tahun telah terbentuk bintang


Kategori : Science | Date : 17 April 2018
Astronom mengunakan teleskop Alma untuk menditeksi massa bintang di galaksi yang sangat tua ini.

Ketika usia alam semesta setelah terjadi Big Bang, dan baru berusia 4% dari usia sekarang.

Galaksi A2744_YD4 menjadi pengamatan dimana terlihat galaksi termuda, dan paling rinci mengunakan teleskop Alma.
Astronom juga menanyakan, mengapa galaksi muda tersebut sudah mengandung debu antar bintang begitu banyak.

Bintang di awal terbentuk adalah bintang generasi pertama. Setelah bintang ukuran besar dengan kandungan gas murni meledak.
Maka akan menghasilkan debu dan gas lain. Lalu terjadi daur ulang menjadi bintang dan kembali meledak.
Bintang terbagi dari beberapa kategori, berdasarkan pengukuran bintang.

Ketika alam semesta mulai terbentuk, dan banyak bintang lahir adalah bintang pertama.
Pada generasi bintang pertama juga tidak ditemukan lahirnya planet. Karena debu sebagai materi padat belum ada.
Tetapi di galaksi A2744_YD4 terlihat debu dan gas yang dihasilkan oleh bintang generasi pertama.

Mengunakan instrumen X-Shotter milik teleskop ESO VLT. Letak galaksi A2744_YD4 berada di usia 600 juta tahun diamati pada tahun 2017 lalu.
Bandingkan dengan perkiraan usia alam semesta hari ini. Adalah 13,8 miliar tahun cahaya. Artinya cahaya dari galaksi A2744_YD4, cukup dikurangkan dari 13,8 miliar - 600 juta. Atau sekitar 13,2 miliar tahun cahaya jauhnya dari Bumi.

Debu kosmik yang ditemukan pada gambar dibawah ini terdiri dari materi silikon, karbon dan aluminum. Umumnya ketiga materi tersebut dihasilkan oleh ledakan bintang generasi pertama dengan jumlah cukup banyak. Hal ini cukup aneh bagi astronom. Bagaimana ke 3 materi tersebut sudah hadir pada 600 juta tahun setelah kelahiran alam semesta.



Penemuan galaksi tua A2744_YD4 berada di wilayah gugus galaksi Acbell 2744. Karena posisi galaksi A2744_YD4 berada dibelakang gugus galaksi Acbell 2744, penampakan galaksi tua tersebut dapat terlihat akibat efek lensa gravitasi.
Letak galaksi Acbell A2744 ada di rasi bintang Sculptor atau dikenal dengan Cluster Pandora

Peneliti mengatakan kandungan yang terlihat di A2744_YD4 mencapai 20 massa matahari pertahun. Dibandingkan galaksi Bima Sakti hanay 1 massa matahari pertahun.
Astronom tidak dapat menjelaskan mengapa secepat itu debu dapat membentuk galaksi A2744_YD4.
Hebatnya bagaimana galaksi A2744_YD4 dapat terbentuk, dengan perkiraan 200 juta tahun setelah gambar tersebut terlihat hari ini.
Artinya dalam periode 200 juta tahun, sudah terjadi pembentukan bintang dalam zaman diman galaksi yang sedang diamati.

Dibawah ini gambar dari pengamatan 2 teleksop Alma di bumi dengan Hubble dalam mengamati galaksi A2744_YD4.

Gambar pertama dari ilustrasi bentuk galaksi yang diamati
Gambar kedua adalah letak dari galaksi A2744_YD4 yang berada di belakang rmpok galaksi Acbell A2744



Eso memberikan video dimana letak debu dan gas dari galaksi yang baru berusia sangat muda A2644 YD4 dibawah ini.



Sumber ESO

Cahaya dari galaksi MACS1149-JD1 memang sangat samar, hanya berupa sebuah titik merah. Yang diartikan melakukan perjalanan miliaran tahun sampai tertangkap oleh peralatan teleskop di Bumi. Menjadi salah satu galaksi terjauh dengan 13,3 miliar tahun cahaya. Tapi ada yang aneh, mengapa disana sudah bersinar. Sedangkan alam semesta baru berusia 13,8 miliar tahun

Secara umum bentuk galaksi dibagi dua, galaksi spiral dengan lengan dan galaksi elips yang terlihat bundar. Galaksi spiral, akan tampak berwarna kebiruan yang menandakan di galaksi tersebut lebih memunculkan cahaya bintang yang baru lahir.Mengapa lengan galaksi spiral lebih runcing.

Membutuhkan waktu sekitar 1000 jam untuk menangkap seluruh kombinasi cahaya yang begitu jauh. Diperkirakan baru berusia 5 miliar tahun  setelah terjadi Big Bang. Atau jauhnya mencapai 8-9 miliar tahun dari Bumi, mengingat usia alam semesta saat ini sekitar 13,8 miliar tahun.



Peneliti dari pusat International Centre Radio Astronomy menemukan sebuah galaksi yang luar biasa. Dinamakan NGC 4569 terlihat bergerak begitu cepat sampai meninggalkan gas di belakang galaksi sendiri sejauh 300.000 tahun cahaya. Bahkan gas yang tertinggal memanjang seukuran 5x dari ukuran galaksi NGC 4569.

Dengan teleskop Alma, astronomi dapat melihat pembentukan formasi gas sebelum menjadi galaksi. Usia foto yang diambil ini mencapai 800 juta tahun sebelum terjadinya alam semesta (big bang). Begitu jauhnya, gas asal mula pembentukan galaksi memiliki cahaya kemerahan.

Tim astronomi dari universitas Yale dan UC Santa Cruz baru saja mengumumkan mereka menemukan galaksi paling jauh yang ditemukan saat ini. Galaksi EGZ-ZS8-1, diperkirakan memiliki jarak 13 miliar tahun cahaya. Bila dihitung mundur, baru terbentuk 670 juta tahun setelah alam semesta mulai terbentuk

Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah



Galaksi NGC 1433 diabadikan oleh NASA ESA dari teleskop Hubble. Struktur warna di pusat galaksi ini yang menarik. Dari teleskop Alma di bumi menganalisa gambar lama dan baru. Alma adalah teleskop gelombang radio yang berada di Chili.


No popular articles found.