Jepang temukan kandungan mineral langka Yttrium, Dysprosium, Europium dan Terbium


Kategori : Science | Date : 16 April 2018
Peneliti telah menemukan deposit mineral langka di lepas pantai Jepang dengan jumlah sangat besar. Dan dapat memasok kebutuhan dunia selama berabad-abad.

Penelitian yang diumumkan media Nature 10 April 2018 lalu, cadangan tersebut mencapai 16 juta ton logam berharga.

Mineral langka di bumi digunakan untuk segala hal. Mulai dari baterai smartphone hingga kendaraan listrik.

Dari definisi materi langka di Bumi ada 17 metal. Berada di baris ke dua dari bawah dalam daftar tabel periodik.

Unsur tersebut ternyata berlimpah di kerak bumi. Tapi jumlahnya tersebar luar.

Karena sangat jarang ditemukan dalam substansial besar, atau metal tersebut dapat mengumpal di satu tempat dalam jumlah besar.

Saat ini hanya ditemukan di beberapa tempat yang layak memproduksi materi langka secara ekonomis. Umumnya biayanya sangat mahal untuk di ekstrak.

China telah mengendalikan dengan ketat pasokan mineral dunia selama ini. Di mulai tahun 2010, dan harga mulai naik 10%.
Pemerintah China tidak ingin mengekplorasi besar besaran untuk memenuhi mineral langka bagi pasar global. Mereka tahu mineral tersebut dibutuhkan dan cadangan yang terbatas.

Memaksa Jepang dan negara lain membeli sangat mahal dengan harga yang ditentukan oleh negara tentangga mereka.

Jepang temukan kandungan mineral langka untuk memasok dunia selama ratusan tahun



Menurut penelitian tersebut ditemukan :
Kandungan Yttrium yang mampu memenuhi kebutuhan industri selama 780 tahun. Sebagai bahan semi konduktor dan lampu LED
Kandungan Dysprosium untuk 780 tahun
Kandungan Europium 620 tahun
Kandungan Terbium 420 tahun.

Kandungan yang ditemukan di pulau Minamitori, sekitar 1850km dari tenggara Tokyo ini menjadi zona ekonomi ekslusif Jepang. Sehingga Jepang memiliki hak tunggal bila dapat mengelola 4 mineral yang terkandung tersebut



Mineral langka dapat terbentuk oleh aktivitas gunung berapi. Tetapi banyak mineral di planet kita terbentuk dari awal ledakan supernova sebelum bumi terbentuk.
Ketika bumi terbentuk, mineral masuk ke mantel bumi paling dalam. Dan lapisan batu dibawah kerak bumi.
Karena aktivitas teknonik dari kerak bumi, materi tersebut berpindah dari mantel ke permukaan. Atau setidaknya lebih dekat ke permukaan Bumi.
Proses pelapukan dimana batuan terurai menjadi sendimen terjadi selama jutaan tahun. Dan membuat mineral langka akhirnya tersebar ke seluruh planet.

Bila Jepang telah menemukan materi langka sebagai cadangan ekonomi negara Jepang. Bagaimana mereka dapat menambang materi yang ada dibawah tanah tersebut. Dan nilainya apakah lebih ekonomis bagi dunia.

Beberapa negara yang memiliki materi langka atau memiliki cadangan deposit seperti mineral ini. Dapat menjadi roda perekonomian, bahkan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dengan dana dari pertambangan.

Cadangan langka lain adalah Emas. Juga digunakan untuk industri elektronik sebagai pelindung anti korosif. Mineral emas ternyata tidak dapat diproduksi oleh manusia dengan mudah. Bila ingin diproduksi dibutuhkan proses dengan reaktor nuklir yang biayanya jauh lebih mahal dari produksi.

Emas dengan kandungan atom Au ada di elemen nomor 79. Emas dihasilkan akibat tabrakan bintang, dampaknya akan muncul elemen r atau Platinum dan Emas.

Gempa teknonik dipastikan ada lempeng bumi yang tengelam atau terangkat. Berapa tebal kulit bumi, dan seperti apa inti bumi. Bumi memiliki 3 lapisan dari kerak bumi yang dingin. Di inti bumi memiliki kemunginan memang besi 96 persen, kesimpulan Oktober 2018

Teleskop Hubble sudah 2 kali diperbaiki, untuk memperbaiki kualitas gambar dan melihat lebih detail dan lebih jauh. Tahun 2010 lalu, Hubble menambah peralatan dengan Ultra Deep Field Infra red. Mampu melihat sampai 480 juta tahu. Foto 15 ribu galaksi dalam satu gambar

Beberapa planet ekstrem yang ditemukan astronom kadang posisi planet . Ada yang besar, sampai ukurannya puluhan kali lebih besar dari Bumi. Ada yang sangat jauh letaknya, planet sangat dingin, dan planet terlalu panas, dan ada yang berukuran 28x lebih besar dari Jupiter



Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Diawali dari tata surya dengan keberadaan di bumi. Semua terlihat serasi dan berputar pada tempatnya. Menurut ahli astronom, diluar sana berbeda. Dikatakan kacau bahkan saling menghancurkan.

Sebuah team dioperasikan oleh pasukan Air Force ke 20 Space Control dan dibuat oleh Lockheed Martin, Northrop dan Raytheon. Pekerjaan pasukan ini memantau semua satelit yang ada di atas orbit, termasuk stasiun ruang angkasa international sampai teleskop Huble.

Dampak dari kebisingan pesawat rupanya menjadi penyebab mengapa rasa makanan berubah. Hasil studi dilakukan dari 48 orang. Mereka di tutup matanya dan di uji untuk merasakan makanan manis


No popular articles found.