Produsen mobil listrik Nissan menawarkan ide cemerlang dalam pengantian komponen baterai mobil listrik lama.

Baterai lama yang mulai lemah di daur ulang menjadi power bank di rumah.

Ide yang sama dengan Powerwall Tesla, sebuah kotak besar berisi baterai. Untuk menyimpan energi dari panel surya dan turbin angin di siang hari.
Dari energi yang disimpan di dalam baterai, dapat digunakan untuk malam hari oleh pemilik rumah.
Memberi solusi keseimbangan kebutuhan energi listrik.

Nissan menawarkan 2 produk power bank untuk menyimpan listrik.
Satu model mengunakan baterai lithium baru. Model lain dinamakan Second Life, mengunakan baterai dari kendaraan mobil listrik Leaf bekas.

Mengapa Nissan mau mendaur ulang baterai menjadi baterai power bank.

Ketika baterai kendaraan mulai lemah, kapasitasnya akan menyediakan power sampai 75% saja. Bagi penguna mobil listrik, melemahnya baterai akan memperpendek jarak tempuh. Tetapi baterai dengan kapasitas 75% masih dapat dimanfaatkan.
Karena pengisian baterai untuk rumah belum tentu membutuhkan kapasitas 100%, sehingga masih mencukupi untuk di charger dengan kapasitas baterai 75% saja.

Ide xStorage tersebut menjadi menarik, dan Nissan telah bermitra dengan perusahaan Eaton yang berpengalaman dengan sistem listrik.

Kapasitas baterai baru untuk xStorage menyediakan listrik sampai 9,6kWh, dijual $5.950.
Bila mengunakan baterai yang sudah digunakan tapi masih baik dapat memberikan power 6kWh


Dengan baterai bekas, dapat menyimpan power sampai 4,2kWh lebih murah $3.700.

Harga baterai

Atau versi stackable untuk gedung komersil.


Nissan xStorage baterai mobil listrik bekas menjadi baterai listrik di rumah

+ Nissan UK