Nvidia DGX-2 sebuah supercomputer dengan bentuk kecil.

Nvidia DGX-2 melanjutkan teknologi DGX-1, yang tidak cukup kuat sehingga digantikan ke model kedua.

Memiliki kemampuan 10x lebih cepat dari generasi sebelumnya.

Nvidia DGX-2 mengikuti kebutuhan teknologi terbaru sebagai computer machine learning dan penelitian AI (kecerdasan buatan).

Supercomputer Nvidia DGX-2 hanya memiliki berat 160kg saja.

Teknologi memproses tidak hanya ditangani oleh CPU. GPU atau chip VGA dapat membantu memproses, bahkan lebih cepat dibanding proses melalui CPU. Seperti teknologi OpenCL sudah umum digunakan kalangan fotografi, videomaker untuk membantu mempercepat proses video editing, photo dan aplikasi lain dapat ditangani dengan GPU.

Kemampuan Nvidia DGX-2 terdapat 16 Tesla V100 GPU arsitek Volta, dan masing masing terdapat 2 GPU dalam board.


Satu unit V100 memiliki 32GB VRAM HBM2, dan total 511GB.
Satu sistem memiliki 1,5TB standar RAM, dan proses ditangani 2 procesor Intel Xeon Platinum.

Penanganan storage dengan NVME SSD kapasitas 30TB sebagai storage yang ada. Bisa saja diganti atau ditambah dengan kapasitas lebih besar.

Harga Nvidia DGX-2 supercomputer ditawarkan hanya $339.000. Mulai dipasarkan kuartal 3 2018.

Supercomputer Nvidia DGX-2

Proses kecepatan Nvidia DGX-2
Mencapai 2 PetaFLOPS
16 unit GPU saling terhubung.
Mengunakan arsitek Nvidia NVSwitch

Unit Nvidia Tesla V100
1 unit Tesla V100 memiliki kecepatan proses 7,8 TeraFLOPS.
1GPU setara 100 CPU
Kecepatan tranfer 300GB/s
Sebagai GPU Advanced Data Center, mempercepat proses AI, HPC dan grafik.
Memiliki konfigurasi 16 - 32GB
Kemampuan setara 100 CPU
Perbandingan setara kalkulasi 147x CPU Ceon ES 2690X $ 2,6Ghz
1 unit Tesla V100 membutuhkan 300W power.

Bila dihitung, satu box supercomputer Nvidia DGX-2 dengan 16 unit GPU x 300W mencapai 4.800W

+ www.nvidia.com