Nebyula Rosette juga dikenal Caldwell 49.

Sebuah regional gas H II bentuknya seperti lingkaran. Dan di salah satu tepi gas raksasa berada di daerah Monoceros.

Nebula Rosette adalah area yang komplek dan cukup luas.

Membentang dengan radius 65 tahun cahaya. Atau memiliki diameter 130 tahun cahaya.

Jarak dari bumi, letak nebula Rosette mencapai 5.200 tahun cahaya.

Radiasi dari bintang disana membuat emisi nebula dapat terlihat. Dan disana diperkirakan memiliki massa mencapai 10.000 kali massa matahari.

Teleskop Chandra X-ray pernah melakukan surve di wilayah nebula Rosette. Dimana terlihat beberapa bintang yang baru lahir tersembunyi di dalam debu dan gas nebula.

Walau memiliki ukuran tidak terlalu besar, disana diperkirakan ada 2.500 bintang baru.

Peneliti mengatakan, wilayah ini begitu kecil tapi padat dengan bintang. Akibat sisa gas yang masih mampu melahirkan bibit bintang baru.

Dibawah ini adalah bagian dari seluruh nebula Rosette.



Gambar dari teleskop menunjukan warna berbeda mengunakan filter HA OIII SII.
Wilayah ini disebut NGC 281. Total membutuhkan waktu 7.4 jam untuk mengabadikan foto dibawah.

Nebula Rosette bagian seluruh nebula

Foto dari Nasa X-Ray Chandra. Menunjukan 2 warna. Pertama foto optik, sedangkan warnaa merah adalah cahaya radiasi panas bintang yang tersembunyi dengan teleskop X-Ray.
Berada di konstelasi Monoceros. Membutuhkan observasi selama 2 hari 2 jam.

Terlihat beberapa cahaya kecil tampak dan jelas dibanding gambar diatas. Menunjukan adanya bintang, bahkan beberapa titik cahaya memiliki ukuran lebih besar dan menunjukan ukuran bintang sangat besar.

Area Monoceros dari nebula Rosette

Nebula Rosette ditemukan bagian demi bagian, karena objek yang sangat sulit diamati sebelumnya. Walau sudah mengunakan teleskop kelas astronomi besar sekalipun.

NGC 2244
Adalah wilayah kelompok bintang terbuka di dalam nebula Rosette. Pertama ditemukan astronom Inggris John Flamsteed tahun 1690. Namun dia tidak dapat melihat bentuk nebula.  Di daerah ini memiliki beberapa bintang biru yang sangat panas dan terang seperti bintang tipe O.

Salah satunya bintang HD 46223 tipe O4, dan HD 46150 tipe O5. Keduanya masuk kategori bintang tipe O.

Bintang tipe O adalah tipe bintang raksasa, sangat panas dengan cahaya sangat tinggi. Ukurang bintang tipe O dimulai dari 10.000x lebih besar dari matahari sampai 1 juta kali.

Akibat dari beberapa bintang berukuran raksasa tersebut memiliki cahaya lebih terang sampai 50-60 dari matahari. Mereka juga memancarkan radiasi dalam jumlah besar, serta angin bintang yang kuat. Akibatnya dapat berdampak dengan planet di wilayah bintang lebih kecil dengan jarak 1,6 tahun cahaya (10 triliun km), dan planet yang berpotensi terbentuk akan hancur, karena debu dan gas yang seharusnya membentuk planet akan tersapu oleh angin matahari dari bintang lebih besar.

Disekitar 5 bintang raksasa dibawah ini adalah wilayah dimana proto planet mungkin tidak akan terbentuk.

Wilayah bintang raksasa NGC 2244 di nebula Rosette