Februari 2013
Bicara sampah di Amerika, penduduk memilah antara sampah plastik dan kertas yang bisa di daur ulang. Tetapi masyarakat Amerika tidak tahu kemana sampah mereka berakhir. Sebagian di ekspor.

Sampah dikirim ke tempat pengolahan sampah daur ulang tetapi prosesnya bukan di Amerika, tetapi di kirim lagi ke China. Sudah 5 tahun terakhir, sampah yang bisa di daur ulang kembali di proses di China. China adalah pelanggan nomor satu bagi sampah Amerika.

Indikasi terbaru dari Oregon, truk sampah plastik menumpuk di depot daur ulang. Karena pelanggan di China membatalkan pesanan. Bukan masalah penghentian ekspor saja. Perusahaan daur ulang limbah Amerika mulai panik, karena tidak ada yang di ekspor lagi ke China, pembeli dari China menghentikan pesanan.

Mengapa pengusaha daur ulang di China tidak melakukan impor sampah.

Pemerintah China baru saja meluncurkan operasi pagar hijau (Operation Green Fence). Impor harus benar benar bersih, sampah harus dicuci.

Aturannya dibawah ini
  • Zero tolerance for banned items, such as e-scrap, textiles, green waste, animal/human waste, insects, animals, food waste, medical waste, etc.
  • Prohibitive levels must be maintained below 1.5 percent on a bale-by-bale basis. Common examples include wood, metal, glass and plastic.
  • Material shipped as "waste paper" but incorrectly declared is cause for customs penalty, including shipment of convertible items such as rolls, reels, boxed or plastic-wrapped paper, cut sheets, etc. Wire baling is the only acceptable form of packaging for "waste paper."
  • Wet material (exceeding 12 percent "air-dry" standard) creates an environment for degradation where material can pick up dirt, inviting additional scrutiny, regardless of prohibitive level.
  • Loading photos for each container must be sent on or before the cut-off date for each booking, so that they may be reviewed in a timely manner. Shipment will be suspended and potentially returned for any failure to do so.
  • Make sure each container is clear of foreign matter/debris before loading (items such as those for blocking/bracing and items such as moisture absorbent gel packs left by previous shipper).

Melarang impor jenis tertentu seperti limbah padat termasuk plastik kotor dan limbah hal ilegal. Bila bea cukai disana menemukan satu jarum suntik di atas bal plastik. Itu sudah dianggap limbah medis dan pengiriman akan ditolak pulang.

Bila tertera limbah kertas untuk daur ulang tetapi ditemukan sampah pastik di koran akan dikembalikan ke pengirim. Langkah langkah baru tersebut diprakasai oleh presiden Xi Jinping. Tujuannya mengekang jumlah kontaminasi dari limbah padat hasil impor.

Pengusaha daur ulang di Amerika ikut pusing. Karena biaya daur ulang memiliki biaya yang mahal. Sampah harus dipilah sebelum di recycle, dan pekerjaan tersebut adalah padat karya yang melibatkan pekerja.

Sisa sampah kemana di kirim dan di ekspor sekarang china tidak menerima sampah kotor



Februari 2018
Januari 2018 lalu, negara maju termasuk Amerika, Kanada, Irlandia, Inggris dan Jerman berebut menemukan cara membuang sampah daur ulang mereka. Sebelumnya sampah negara maju dikirim ke China untuk di daur ulang.

Sekarang sampah plastik mulai menumpuk di dermaga setelah China menerapkan aturan ketat mencakup 24 kategori limbah padat dari plastik, kertas dan tekstil tertentu.
Pengusaha daur ulang China telah lama mengeluhkan, sampah yang dikirim kesana tidak disortir dan dibersihkan dengan benar.

Pejabat China menyebut, sampah yang tidak bersih dan dikirim begitu saja membuat masalah lingkungan serius serta mencemari negara China.
China saat ini lebih pintar setelah bertahun tahun menerima sampah dari negara maju, dan ada bahan yang dikirim membuat pencemaran di China sendiri. Sekarang waktunya China memberlakukan aturan ketat.

Tahun 2015, China mengimpur 49,6 juta ton sampah. Eropa mengirim 85% sampah plastik ke Asia. Iralidna mengirim 95% sampah plastik. Amerika mengolah 16 juta ton sampah untuk di daur ulang.
Tahun 2016, China memproses 7,3 juta ton sampah dari bahan kertas, logam dan plastik bekas.
Tahun 2018, China menutup pintuh dari sampah kecuali sampah yang benar benar bersih. Apa yang terjadi di negara maju.

Setiap penduduk Amerika menghasilkan 64 ton limbah ke tempat sampah selama hidupnya. 11 jutat on gelas setiap tahun dari seluruh penduduk. Membuang kaca sebanyak 440 kali ukuran kapal Titanic setiap tahun. Dunia menghasilkan 300 juta ton sampah plastik setiap tahun.

Walau disebut sampah, daur ulang adalah proses ekonomi yuang baik. Kota San Francisco dalam 10 tahun terakhir berusaha mengola sampah dan memberikan 200 lapangan pekerjaan. Bersama Recology, salah satu program untuk mengambil sampah kompos ke tempat sampah hijau agar tidak mencemari barang daur ulang lain.
Kota tersebut berhasil mengurani atau mengolah sampah daur ulang sebanyak 2 juta ton. Membawa sampah mereka menjadi pupuk ke perkebunan.

Juni 2018
China mengumumkan tidak lagi menerima pasokan sampah plastik dari negara maju. Khususnya beberapa jenis sampah plastik tidak lagi di izinkan masuk.
Kebalikannya beberapa investasi China malah membuka pabrik daur ulang limbah plastik  di Amerika.
Dampak aturan baru tersebut membuat kesulitan industri daur ulang yang sudah ada di China sendiri. Dan produksi barang dapat lebih murah bagi konsumen dengan recycle sampah.
Aturan tersebut membalik industri di China. Padahal baru beberapa tahun lalu industri daur ulang China mulai berkembang dan mendapatkan sumber sampah dari negara maju.

Kebijakan baru pemerintah China membuat pertanyaan baru. Kemana 122 juta ton sampah yang harus dibuang pada tahun 2030. Dengan asumsi masyarakat dunia masih menghasilkan sampah yang sama, termasuk sampah plastik. Setiap negara setidaknya mulai memikirkan untuk mengolah limbah sampah dari masyarakatnya sendiri.
Atau nasib sampah plastik akan masuk ke timbunan  sampah di negara masing-masing.