Angkatan laut Inggris memiliki kapal induk terbesar Class HMS Queen Elizabeth.

Nama kapal untuk yang sama untuk model pertama yang dibangun menjadi HMS Queen Elizabeth
Kapal kedua nantinya baru selesai tahun 2020, mengunakan nama HMS Prince of Wales.

Pembangunan kapal induk Inggris dimulai tahun 2008, dan diluncurkan tahun 2014. Dan mulai bertugas Desember 2017

HMS Queen Elizabeth tidak memili disain ketapel / Catapult untuk pendorong pesawat.

Lebih diutamakan untuk helikopter, pesawat SVTOL yang dapat terbang vertikal, Chinnock dan pesawat jet generasi terbaru F35.

Februari 2018 dilaporkan HMS Queen Elizabeth pertama kali mulai beroperasi dan melakukan pelatihan di laut.

HMS Queen Elizabeth masuk kapal induk kelas baru. Percobaan pertama untuk berlayar dari pangkalan Portmouth pada hari Jumat.

Latihan pertama melaith pengoperasian helikopter di laut terbuka.

Berbeda dengan disain kapal induk kelas nuklir Amerika. Dengan satu menara dek pengawas. HMS Queen Elizabeth dilengkapi 2 menara.

Satu dek menara ditempatkan radar jarak jauh


Satu dek digunakan untuk peralatan teknologi radar Artisan 3D, pusat kontrol pesawat.

Kapal dapat menampung 1600 ranjang dari 470 kabin. Tetapi 679 awak kapal yang bertugas menjalankan kapal induk.

Kapal Induk HMS Queen Elizabeth dirancang untuk jet F35

Kapal induk dengan berat 65.000 ton nantinya bukan untuk di darati helikopter. Melainkan pesawat tempur yang dapat terbang vertikal F35-B Lightning, dan pelunucuran dari landasan pendek sepanjang 230 meter saja.

40 pesawat atau kapal, total 50 maksimum.
F-35B Lightning II, Chinook, Apache AH64, Merlin HM2 dan HC4. Wildcat AH1 dan HMA2, Merlin Crowsnest AEW

Kebutuhan air, mesin penampung air sebesar 500 ton diolah langsung dari air laut.

Kecepatan kapal induk Inggris mencapai 45km perjam lebih. Dengan 2 baling yang masing masing memiliki ukuran 7 meter dan berat 33 ton.

Mengunakan 2 mesin Rolls-Royce Marine Trent MT30 tipe gas turbin. dan 4 mesin pendorong diesel Warsita 38.