Disain sensor camera mahal, dengan kemampuan mengambil gambar pada pencahayaan rendah.

Sebelumnya dimiliki pada smartphone high end.

Tahun 2018, beberapa model smartphone murah sudah dilengkapi dual camera.

Tapi yang satu ini berbeda.

Samsung Isocell adalah teknologi dengan dual sensor, dan software untuk bokeh. Termasuk foto pencahayaan rendah.

Bukan untuk smartphone high end, ditujukan untuk smartphone kelas menengah atau kelas pemula.

Nantinya menempatkan teknologi dual camera menjadi produk biasa di smartphone terbaru.

Isocell membawa nama Bright, Fast, Slim dan Dual.

ISOCELL  Sensor memberikan ketajaman dan kecerahan gambar dengan color dan noise lebih baik pada situasi pencahayaan rendah
ISOCELL Memberikan fokus camera lebih cepat baik objek diam dan bergerak dalam pencahayaan rendah
ISOCELL Ukuran sensor yang kecil dengan kerapatan tinggi, dengan kualitas gambar tinggi.
ISOCELL Dual sensor kombinasi kebutuhan konsumen, seperti membuat foto bokeh.



Camera dengan sensor 15MP dan 4MP untuk menangani fokus. Dan low light algoritma dengan dual 8MP sensor.

2 sensor Samsung 12MP dengan kerapatan 1,28 micrometer, adalah salah satu sensor tipe Isocell Slim 2L7.
Sensor Ultrasmall 0,9uM 24MP Isocell 2X7 dengan teknologi Teracell.

Kedua teknologi dikemas dalam sensor chip camera berukuran kecil.

Dual Pixel dengan sensor 2L9 mempercepat fokus.

Samsung Isocell sensor camera membawa teknologi dual camera murah

Isocell Slim 3P9.
Produsen smartphone mengunakan komponen pihak ke 3. Mereka mengambil unit camera untuk smartphone dan kembali di konfigurasi. Kebutuhan tersebut membuat produsen harus mengembangkan sensor camear dan modul fokus sampai 4 bulan.

Samsung menawarkan cara baru. Mereka menawarkan ffmodul sensor yang telah di setel dengan lensa dan aktuator. Tidak perlu di optimal ulang oleh produsen smartphone.
Sensor Slim 3P9
memiliki fitur auto focus, sinkronisasi gyro baru untuk kestabilan gambar.
Model pertama dibuat sampai 16MP.
Menurut produsen yang mengunakan Slim 3P9 modul camera. Lebih menghemat waktu, tanpa khawatir masalah darai penguna akhir.

ISOCELL Plus
Juni 2018, Samsung umumkan CMOS dengan ISOCELL Plus. Mampu menangkap lebih banyak cahaya, lebih sensitif pencahayaan rendah, dan warna lebih baik.
Pengembangan bersama Fujifilm, Samsung mengunakan material baru yang dibuat Fujifilm untuk meminimalkan hilangnya kemampuan optik pada sensor dan refleksi cahaya.
Membuat cahaya jatuh dan tertangkap oleh sensor lebih banyak dengan memantulkan cahaya melalui cermin teknologi baru.

Dibawah ini perbaikan sensor Samsung ISOCELL +

Gambar kiri teknologi BSI, cahaya yang tertangkap sensor dapat membias ke bagian sensor warna lain.
Gambar tengah teknologi ISOCELL, cahaya yang masuk ke sensor dipantulkan mengunakan cermin dan dibuat terpisah dengan sensor warna lain.
Gambar kanan teknologi ISOCELL Plus, menambahkan komponen cermin baru. Agar foton atau cahaya yang masuk dapat lebih kuat untuk tertangkap sensor camera.

Samsung Isocell+ teknologi cermin FUJI FILM dapat menangkap cahaya lebih banyak