Computer editing foto Core i7-8700k Paul habiskan cukup banyak


Kategori : Digital | Date : 27 January 2018
Paul memiliki hobi foto. Selama 2 tahun terakhir dia mengunakan computer iMac.

Tapi tidak puas karena performa iMac yang lambat untuk menangani foto RAW.

Dia merancang ulang computer barunya tapi kali ini dia pindah ke Windows.

Paul Stamatiou mempertimbangkan pindah ke OS Windows setelah kembali jalan jalan dari Selandia Baru.

Membawa pulang 848GB dengan 11 ribu foto, ukuran 42MP RAW dan video 4K.

Computer iMacnya menyerah, dan menjadi lambat. Akhirnya dia mengamelihat kemampuan  Core i9 7980XE 18 core. Katanya sangat baik untuk aplikasi Premiere Pro, dan banyaknya core procesor lebih efisien.

Tapi untuk editing foto, dia memilih Core i7 8700K 6 core seharga $399 sudah cukup. Walau dia sendiri memacu procesornya sampai 5,2Ghz dengan water cooling buatan Corsair.

Untuk proses grafik dipilih $779 dan cukup dengan GTX 1080 Ti. Katanya beruntung dia masih mendapatkan harga murah, karena setelah dibeli langsung GTX 1080 Ti kosong dan naik sampai $1600.

Sampai disitu sudah selesai, bagaimana dengan RAM. Paul membeli 32GB RAM DDR4 3200 CL14. Untuk storage dipilih Samsung 1TB 2x.

Setelah proses perakitan, proyek computer untuk editing selesai dan menghabiskan $5000.

Computer editing foto Core i7-8700k Paul habiskan cukup banyak

Video belajar foto dengan cahaya lampu pertama mendemontrasikan mengunakan cahaya lampu tabung untuk efek foto. Dari setting camera, cahaya lampu yang tidak perlu terlalu terang, dan bahan yang dipakai untuk efek foto Tube atau tabung cahaya.

Low pass filter di sensor dibuat oleh pabrikan camera agar sensor dapat menangkap gambar lebih baik dan menghindari efek moire. Tetapi apakah masih dibutuhkan. Camera modern tidak membutuhkan low pass filter, karena dapat menurunkan kualitas gambar

Fotografer dan pembuat film Dustin Farrell mengejar badai di musim panas. Perangkat yang dibawa tidak kepalang-tanggung karena camera model Phantom Flex4K camera model profesional kecepatan tinggi. Bikin mulut ternganga melihat rekaman video yang dibuat, percayalah



Azuki adalah nama landak yang tinggal di Jepang. Terlihat sedang berkemah tapi bukan di yang memposting. Tentu saja pemiliknya yang membuat foto. Si fotografer membuat foto unik dengan foto binatang landak kecil ini.

Dua fotografer Jake Scott-Gardner dan Joanna Scott mengambarkan dirinya sebagai Astrofotografi. Dan fotonya memang membuat geleng kepala, garis galaksi dibuat begitu sempurna.

Fotografer dari Australia membuat foto galaksi Bima Sakti di kota Sydney. Tepatnya berada di gedung Opera House. Bagaimana dia membuat foto galaksi Bima Sakti di kota yang sangat terang. Modalnya memang kuat dengan camera Fujifilm GFX50

Habak menceritakan ke CNN, ketika ledakan bom terjadi. Dia mencari camera dan menemukan korban ledakan. Dan memilih menyelamatkan anak yang terluka dibanding mengambil foto.


No popular articles found.