Sebuah galaksi generasi awal atau galaksi di awal alam semesta terbentuk tertangkap oleh teleskop Hubble.

Kerja sama dengan 2 teleskop ruang angkasa Hubble dan Spitzer menemukan sebuah galaksi yang sangat jauh.

Disebut galaksi SPT0615-JD, ketika galaksi ini baru berusia 500 juta tahun.

Bandingkan dengan usia alam semesta sekarang ini sudah berusia 13,8 miliar tahun.

Artinya gelombang cahaya dari galaksi SPT0615-JD yang tertangkap oleh ke dua teleskop membutuhkan waktu perjalanan sejauh 13,3 miliar tahun untuk terlihat di Bumi hari ini.

Membuat warna galaksi terlihat cahaya merah sesuai spektrum warna yang menjauh.

Munculnya galaksi SPT0615-JD dimana galaksi generasi pertama mulai terbentuk. Dapat terlihat oleh efek gravitasi lensa dimana cahaya yang begitu jauh diperbesar oleh kekuatan lensa gravitasi oleh sebuah benda yang berada di tengahnya. Sehingga ukuran gambar yang sangat kecil dapat diperbesar untuk terlihat teleskop.

Galaksi SPT0615-JD alam semesta baru berusia 500 juta tahun x

Beberapa galaksi yang sangat jauh pernah tertangkap oleh teleskop astronomi. Umumnya membentuk gambar busur seperti lingkaran, kadang muncul menjadi 4 gambar.

Galaksi SPT0615-JD diidentifikasi oleh perangkat RELICS di teleskop Hubble, dan program pendamping S-Relics yang ada di teleskop Spitzer.

Dan ditemukan sebuah galaksi yang lebih rinci dibanding penemuan sebelumnya.

Analisa awal dari galaksi SPT0615-JD, diperkirakan memiliki massa 3 miliar massa matahari. Atau stara 1/100 ukuran galaksi Bima Sakti. Dan rentang galaksi hanya 2.500 tahun cahaya. Lebih kecil dari ukuran satelit galaksi Bima Sakti yang disebut SMC.

Munculnya gambar galaksi SPT0615-JD adalah batas kemampuan dari teleskop Hubble untuk melihat benda yang begitu jauh. Bahkan belum pernah dilihat oleh manusia sebelum teleskop Hubble digunakan untuk mengeklorasi ruang angkasa. Nantinya akan tampil sebuah teleskop lebih canggih dan lebih sensitif yaitu James Webb Space Teleskop.