Nama VIA dikenal lebih dari 20 tahun lalu sebagai produsen chip controller computer dari Taiwan.

Salah satu produsen chipset pada motherboard.

Disain computer seperti Celeron dan Pentium di era 1990an masih mengunakan controller chip terpisah.

Procesor hanya bertugas untuk kalkulasi dan proses.

Sedangkan perangkat seperti memory, harddisk controller, floppy ditangani oleh chip controller sebagai penghubung.

Sebuah computer memiliki 3 komponen utama. Procesor (CPU), Northbridge dan Southbridge chip. 2 chip controller lebih umum disingkat dengan SB dan NB.

Bagian chipset terbesar lebih umum disebut North Bridge, karena mengatur antara CPU ke perangkat memory yang membutuhkan akses lebih cepat. Dan terhubung ke perangkat lain seperti storage melalui Southbridge.


Era procesor akhirnya menyatukan controller yang membutuhkan akses paling cepat. Tentu akses memory, dan graphic card. Sekarang satu motherboard hanya tersisa satu chip controller di bagian Southbridge, selebihnya lebih banyak ditangani oleh CPU.

Nasib VIA mulai surut bahkan mulai menghilang. Tapi kembali muncul sekitar 10 tahunan lalu. Via membuat procesor terintegrasi dengan controller sendiri. Procesor hemat power tersebut akhirnya gugur dalam beberapa tahun. Alasannya kebutuhan computer adalah kecepatan, sementara VIA hanya menawarkan procesor kecepatan rendah yang hemat power.

Zhaoxin KX-5000 quad core procesor

Tahun 2018 nama VIA muncul kembali. Setelah perusahaan induknya Zhaoxin memiliki semua teknologi VIA dan berganti dengan nama KX

Procesor VIA KX-5000 atau tanpa VIA, memiliki kecepatan 2GHz, mendukung DDR4, PCIe 3.0, USB 3.1, USB 2.0 dan SATA3.

Awalnya dikembangkan pada tahun 2015 dengan nama ZX-C, menyusul ZX-C+ dengan dual Die.
Dan masih berlanjut dengan KX-6000 3Ghz. Masih dilanjutkan dengan KX-7000 dengan DDR5 dan PCIe 4.0

Chip KX-5000 mendukung multi proses. Apakah nantinya Zhaoxin KX-5000 quad core procesor akan tampil untuk pasar global ?