Smartwatch, ketika pertama kali melihat tentu kita berpendapat ini adalah inovasi baru.

Jam kecil berbasis Android, menampilkan siapa yang menelpon, atau menampilkan pesan dalam layar jam tangan.

Tapi teknologi smartwatch tidak diadopsi dengan cepat.

Prediksi Marketer menyebut, pertumbuhan produk smartwatch hanya 11,9% untuk tahun 2018.

Dan akan turun sampai 1 digit saja di tahun 2019.

Alasannya sederhana, harga smartwatch mungkin terlalu mahal. Bahkan biayanya mencapai harga satu smartphone kata Cindy Liu dalam tulisan laporan tahunan.

Smartwatch teknologi prediksi tapi tidak terlihat di pasar denganbaik

Meski setahun pertama produk Smartwatch sangat menarik. Seperti perlengkapan pakaian atau perhiasan berteknologi tinggi.

Mampu melacak aktivitas seseorang, kebugaran, nyatanya di pasaran malah menurun.

Dari teknologi smartwatch, juga disusul oleh perangkat pintar lain seperti smart speaker setidaknya muncul di musim liburan 2017.



Perkiraan awal di tahun 2016, penguna smartwatch dapat mencapai 60% untuk orang dewasa. Kenyataan di pasar hanya 24,7% dari angka perkiraan.

Pembeli smartwatch di dapat dari pembeli baru. Tapi tidak semua produk adalah produk smartwatch high end.

Kebanyakan angkanya di dominasi dari jam tipe band untuk berolahraga.

Bila smartphone dirilis oleh sebuah produsen dalam setahun dapat mencapai 4-6 model, model smartwatch terlihat sangat lambat

Bila ada yang tertarik membeli jam tangan pintar dengan harga ratusan dollar. Dapat dilihat apakah produk tersebut memang berguna. Mengingat di luar negeri saja, produk smartwatch belum terlalu diminati.