Bintang GJ436 atau nama lain planet Gliese 436b hanyalah sebuah bintang kecil sebagai katai merah / red dwarf star.

Jarak bintang tersebut 33 tahun cahaya dari bumi.

Peneliti mengatakan  disana diketahui ada sebuah bintang yang awal penemuannya memiliki perilaku seperti komet. Penelitan terbaru mengatakn hal berbeda.

Studi dari para astronom universitas Jenewa, bukan hanya bintang yang seperti komet tetapi ada sebuah planet yang mengorbit seperti komet.

Studi yang dipimpin Vincent Bourrier dan tim universitas Grenoble Alpes dan peneliti dari universitas lain membuat perkiraan lain.

Di bintang GJ436 terdapat planet yang disebut GJ436b. Pertama kali diamati tahun 2004 mengunakan kecepatan radial dari observasi teleskop Keck.

Tahun 2007, planet GJ436b diperkirakan memiliki ukuran sebesar planet Neptunus. Disini masalahnya, planet tersebut memiliki jarak orbit ke bintang terlalu dekat.


Tahun 2015, planet GJ436b masuk sebagai berita. Planet tersebut seperti terus diuapkan, dalam arti atmofer planet tertiup oleh angin bintangnya.

Menghasilkan awan yang diakibatkan uap atmofer hidrogen, akibat radiasi bintang yang ekstrem. Fenomena tersebut belum terlihat sebelumnya, dan menjadi dasar mengapa planet GJ436b seperti memiliki buntut seperti komet.

Fakta lain, planet GJ436b memiliki orbit tidak melingkar, melainkan membentuk sudut elips yang esentrik.

Yang lebih menarik lain, orbit planet tidak mengikuti garis ekuator bintang, seperti matahari memiliki kutub utara dan selatan, sedangkan semua orbit planet termasuk bumi berada di garis ekuator dari sisi timur ke barat.
Orbit planet GJ436b malah naik dari sisi atas bintang dan kebawah, atau berada di atas putaran rotasi bintang induk.

Membuat planet GJ436b berada dalam pasang surut sangat besar. Jaraknya dapat mendekat sampai 3% jarak matahari ke bumi.
Bila jarak bumi ke matahari mencapai 149 juta km, dibanding planet paling depan Merkurius memiliki jarak 57km.
Planet tersebut dapat mendekat ke arah bintangnya terlalu dekat sekitar 4-5 juta km.

Peneliti mengatakan ini penemuan menarik, karena satu planet bisa mengorbit melewati di atas orbit sebuah bintang.
Mengapa planet tersebut memilik orbit aneh. Diungkapkan bisa saja dahulunya orbit planet terganggu oleh hal lain. Contoh, adanya sebuah bintang liar yang bergeser dan lewat dengan planet, dan mengeser posisi planet GJ436b.

Menurut Herve Beust astronom dari universitas Grenobles Alpes yang bertanggung jawab menghitung orbit planet GJ436b.
Adanya planet lain yang berada di luar sistem tata surya dari bintang GJ436, dan menganggu orbit planet GJ436b dan membuat orbitnya naik keatas.

Ilustrasi artis dari planet GJ436b

Planet GJ436b ditemukan dengan orbit dari atas ke bawah

Penelitian diatas membuat sesuatu yang terjadi di ruang antar bintang bisa terjadi hal yang aneh seperti planet GJ436b. Peneliti mengatakan masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Benda apa yang tertanggung jawab mengeser orbit planet sampai berpindah dan berputar naik diatas bintang.