Sekelompok ilmuwan di Nasa melihat kemungkinan mengirim pesawat ruang angkasa ke antar bintang.

Artinya pesawat ruang angkasa tersebut tidak hanya keliling di tata surya, tapi terus keluar dan mendekati sebuah bintang terdekat.

Targetnya bintang Alpha Centauri, disana pesawat diharapkan dapat tiba dan mengambil data. Termasuk melihat apakah ada kehidupan di planet sekitar bintang tersebut.

Rencananya pada tahun 2069, waktu yang sangat jauh. Dan mungkin saja para ilmuwan yang ikut serta menyiapkan rencana tidak akan melihat apa yang didapat dari ide mereka.

Tahun 2069 menjadi peringatan 100 tahun ketika Apollo 11 mendarat ke Bulan kata Anthony Freeman dari JPL Nasa.

Bagaimana pesawat ruang angkasa dapat mencapai bintang terdekat yang jaraknya 4,5 tahun cahaya.

Peneliti harus membuat sebuah pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi.

Setidaknya 10% dari kecepatan cahaya.

Seandainya rencana tersebut dapat direalisasi. Pesawat dapat sampai di bintang Alpha Centauri dalam waktu 45 tahun. dan pulang kembali 45 tahun kemudian. Jadi butuh 1 abad untuk sebuah pesawat terbang dan pulang ke Bumi.
Planet Proxima b merupakan planet paling dekat di luar planet yang ada di orbit matahari.

Masalah lain, bagaimana membuat sebuah pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan 10% cahaya itu.
Pastinya tidak mengunakan teknologi yang ada sekarang ini. Mungkin mengunakan sistem layar yang mengandalkan daya dorong dari angin matahari.
Atau dapat ditemukan teknologi pendorong roket baru yang untuk mempercepat laju pesawat di ruang angkasa.

Nasa ingin melihat planet Proxima b dari dekat dan butuh jalan panjang

Mengapa tidak mengunakan teknologi yang ada saat ini. Bayangkan saja pesawat Voyager 1 diluncurkan tahun 1977. Baru sampai di tepi tata surya pada abad ke 21 (2017). Dan terbang selama puluhan tahun baru mencapai jarak 21 milyar km. Atau mencapai jarak setara 1/500 kecepatan cahaya selama 40 tahun. Itupun pesawat sudah kehabisan bahan bahak nuklir yang dibawa dari Bumi, dan beberapa peralatan instrumen tidak dapat diaktifkan karena usianya terlalu tua, dan tersisa 2 instrumen yang ditidurkan untuk menghemat power.

Ada jalan panjang mengikuti konsep ini, tentu saja ide tersebut masih angan-angan para ilmuwan. Bila dilakukan lebih cepat, keturunan kita akan menikmati hasilnya. Setidaknya mereka dapat melihat ada sebuah planet dari dekat yaitu Proxima b.