UFO dikejar pesawat F-18 Hornet insiden Tic Tac ketika radar tercanggih tidak menditeksi


Kategori : Stuff | Date : 23 April 2019
Salah satu penampakan UFO oleh pertahanan Amerika insiden Tic Tac

Beberapa kutipan dari media dengan kemunculan benda tidak dikenal dan di dokumentasikan oleh pesawat jet tempur F-18 di tahun 2004.
Wawancara dari saksi mata yang telah pensiun dari kejadian Tic Tac. Pengejaran UFO yang berakhir menghilang.

Ketika kapal induk Nimitz didampingi kapal perang lain dan beberapa pesawat melakukan uji coba radar terbaru. Sistem pelacakan misil yang diuji coba, dimana semua armada kapal perang dan pesawat dapat saling terintegrasi dari serangan udara dan misil.

Kemampuan radar mampu melihat dari mana asal serangan, target yang mengarah ke armada kapal perang sampai mencegah serangan.

April 2019. Harian The Washington Post memberi informasi baru tentang Tic Tac..
Dahulu ketika pilot atau penerbang melaporkan benda UFO dan sejenisnya. Pihak militer Amerika hanya mencatat laporan dan mengabaikan, kadang ditanggapi sebagai fenomena alam di udara yang belum dapat dijelaskan.

Sekarang usulan baru angkatan laut Amerika menyusun prosedur formal bagi pilot tempur termasuk pilot jet komersil untuk mendokumentasikan pertemuan lebih rinci dengan benda tidak dikenal..

Gangguan pesawat misterius ke pesawat sering terjadi sejak 2014. Tapi baru baru ini pihak militer mendapatkan laporan beberapa kali penampakan dalam sebulan kata Joseph Gradisher, juru bicara wakil kepala operasi angkatan laut untuk informasi, kepada The Washington Post tertanggal 24 April 2019.

Pilot atau penerbang bukan ahli menerbangkan pesawat, mereka setingkat insinyur dan lulusan akademi.

Angkatan laut Amerika ingin menyakinkan para pilot mereka untuk melapor dan dijamin tidak akan ditertawakan.
Karena untuk keselamatan dan keamanan negara, Navy dan Airforce akan menanggapi laporan sangat serius setiap ancaman di udara seperti yang dilansir media Politico.

Dahulu munculnya UFO sering dianggap fenomena alam, balon terbang dan sampai fenomena yang tidak dapat dijelaskan saja.



Seperti cerita fiksi ilmiah di film atau masih perkiraan ilmuwan. Kali ini kehadiran mereka memang ada, terdokumentasi dan nyata.
Penampakan objek terbang tidak dikenal sering muncul dalam bentuk berbeda. Selain drone, semua benda terbang buatan manusia dengan ukuran besar, mengunakan pembakaran seperti mesin jet, baling baling atau roket untuk menghasilkan tenaga angkat (daya dorong).

Kejadian di tahun 2004 dimana sensor radar jet tempur menangkap sebuah objek dan terekam.
Insiden Tic Tac berbicara benda terbang yang tertangkap oleh pesawat militer. Pesawat yang tidak biasa tersebut terlihat tidak memiliki pasokan udara untuk mesin pendorong, tidak ada tekanan angin seperti roket dan tidak ada gas buang seperti jejak panas pesawat konvensional

Saksi mata yang terlibat insiden Tic Tac mengatakan, di dalamnya dipastikan bukan manusia.
Karena dengan kecepatan pesawat seperti itu terlihat tidak terganggu gravitasi bumi.

Menurut Mellon pensiunan staf pemerintah Bill Clinton dan George W Bush merasa kekhawatiran untuk melaporkan pesawat tak dikenal dan berdampak buruk bagi karier mereka.
Pilot cenderung tidak angkat bicara. Ketika mereka melakukannya dengan melapor katanya, laporan yang ditindaklanjuti hanya sedikit.
"Ini sangat misterius, dan benda tersebut melebihi kecepatan pesawat di bumi" , menyebutnya sebagai "teknologi yang benar-benar radikal."

"Bayangkan anda melihat kendaraan yang sangat canggih, muncul di radar, cara terbang yang aneh, dan tidak ada yang tahu dari mana mereka datang".
Dan terjadi secara berulang, tetapoi kita tidak melakukan apa-apa ” kata Mellon, yang sekarang sebagai penasihat perusahaan riset the Stars Academy of Arts and Sciences mengungkap pengejaran UFO vs F18 Hornet.

Karena agensi (badan pemerintah) tidak menindak-lanjuti dan tidak berbagi informasi jenis ini, sulit mengetahui seluruh aktivitas yang dilaporkan.
"Pilot sebenarnya marah karena laporannya sering diabaikan, dan mereka berusaha membantu membangunkan sistem yang ketiduran (diabaikan)" katanya kepada The Post.

Sebelum kasus Tic Tac.
Pertemuan objek tidak dikenal terbaru pada 9 November 2018 jam 7.04 pagi di atas Irlandia. Kejadian yang sama dilihat oleh 2 pilot pesawat jet komersil terpisah.

Ketika pilot Boeing 787 British Airway melihat UFO 'bercahaya sangat terang' melesat di atas daratan Irlandia. Jika bukan mahluk asing (alien), itu apa?
Kutipan dari harian WP tertanggal 13 Nov 2018, pilot yang melihat dari penerbangan BA94 Montreal Canada ke London.

Dia menghubungi menara kontrol udara dan menanyakan apakah ada latihan militer di Samudra Atlantik.
Menara mengatakan langit cerah (bersih tidak ada pesawat lain). Tapi pilot dan kru mengatakan melihat cahaya terbang melesat di udara dengan kecepatan fenomenal setara 2x kecepatan suara.

Benda tersebut muncul dari di sisi kiri pesawat kami dan dengan cepat berbelok ke utara lalu menghilang. Kami hanya melihat cahaya terang dan menghilang dengan kecepatan tinggi.
Pilot menghubungi pesawat terdekat, dan mereka juga melihat hal yang sama.

Pilot lainnya adalah pesawat dari maskapai Virgin Airlines penerbangan VS76 Orland ke Manchester juga melihat hal yang sama. Mengatakan itu bukan sesuatu tapi memang sesuatu (memang ada).
Tidak hanya satu, tapi beberapa objek mengikuti lintasan yang sama, dengan cahaya sangat terang dekat pesawat kami.

Penyelidikan oleh Irish Aviation mengatakan laporan tersebut akan diselidiki. Dan kasusnya berakhir, benda tersebut dianggap meteor dan cahaya yang terang adalah benda langit bergesekan dengan atmofer. Dibandingkan kecepatan meteor dengan UFO, kecepatan meteori memiliki rentang diatas 35.000km perjam atau sekitar 35 mach lebih dan jatuhnya layaknya lintasan peluru.

Pemerirntah Amerika sebenarnya telah melakukan penyelidikan dengan fenomena benda tidak dikenal (UFO).
Tahun 2017, Pentagon pertama kali mengonfirmasi keberadaan Program Identifikasi Ancaman Dirgantara lanjutan / Aerospace Threat Identification Program (AATIP).
Sebuah operasi pemerintah yang diluncurkan 2007-2012 untuk mengumpulkan data dan menganalisis "ancaman aerospace yang tidak biasa." Seperti yang dilaporkan oleh Post's Joby Warrick



Gradisher mengatakan "dalam menanggapi permintaan informasi dari anggota dan staf kongres, para pejabat telah memberikan serangkaian pengarahan oleh pejabat senior Intelejen Angkatan Laut serta para penerbang untuk melaporkan adanya bahaya keselamatan penerbangan."

Elizondo, yang menjalankan AATIP, mengatakan ada pedoman baru disusun, terutama Angkatan Laut memiliki cukup bukti yang kredibel - laporan saksi mata dan radar yang menguatkan informasi- untuk "mengetahui sesuatu telah terjadi."
"Jenis kegiatan ini sangat mengkhawatirkan," kata Elizondo, "dan orang-orang menyadari ada hal-hal di luar angkasa kita yang berada di luar pemahaman kita."

Terungkapnya penampakan UFO yang direkam camera F-18 hornet.

Laporan media Maret 2018.
Tahun 2018 harian NYT mengungkap ada program penelitian fenomena UFO dari Pentagon.
Sebelumnya semua tertutup, tapi akhirnya di buka ke publik.
Pentagon telah penyelidikan objek tidak dikenal. Tapi diluar mereka mengatakan tidak ada.
Proyek pemerintah tersebut di danai dan melibatkan para ahli dibidangnya, mencoba mengungkap fenomena seperti penampakan UFO atau kendaraan teknologi sangat canggih yang mungkin dari negara lain. Bila dimungkinkan untuk dibuat menjadi pesawat yang sama.

Laporan media Mei 2018, apa yang tidak diceritakan oleh pemerintah ke publik.
Sebagian besar adalah ilmuwan dan mantan staf CIA ikut berbicara.

Bukan sebuah film fiksi sekelas Star Wars. Tapi ini investigasi yang selama ini tidak diketahui publik.
Dibawah ini video dari History Channel.



Dibawah ini beberapa nama yang mengungkap adanya program penelitian objek tidak dikenal.
Badan intelijen terlihat diam, walau di belakang mereka menyelidiki dan mencari teknologi baru.



Program penyidikan benda yang tidak teridentifikasi (UFO) tersebut diawali tahun 2007. Tugasnya melakukan penelitian tidak terbatas bagi semua jenis pesawat di bumi. Termasuk ketertarikan fenomena ruang angkasa seperti pesawat tidak dikenal alias UFO.

Anggaran departemen pertahanan $600 juta, disisikan 22 juta dollar untuk menyelidiki teknologi tinggi dan mencari / menemukan objek dan mengetahui cara kerja yang hampir tidak mungkin terjawab - NYT.
Pihak pemerintah meminta penjelasan mereka bila ada insiden yang terjadi.
Kabar lain, tim tersebut tidak dapat menyimpulkan fenomena yang terjadi selama 5 tahun, sampai ditutup tahun 2012 termasuk masalah pendanaan. Tetapi pejabat militer tetap akan menyelidiki laporan terbaru.

Selama bertahun tahun program menyelidiki benda terbang yang tidak dikenal (UFO). Dijalankan dan diawasi oleh petinggi militer Pentagon.
Akses ke bagian ini hanya diketahui oleh pejabat tinggi dan sangat terbatas, istilahnya Top Secret.
Pentagon berencana mengumpulkan semua hasil penemuan, dan bekerjasama dengan Nasa untuk membuat teknologi baru termasuk teknologi UFO.
Tujuannya untuk program ekplorasi ruang angkasa.

Bukti penampakan UFO memang tidak pernah terungkap jelas.
Dari seorang pilot ketika diawal karier melihat benda aneh, dan menjadi pilot pribadi kepresidenan. Baru berbicara tentang UFO yang dilihat setelah pensiun.
Bocoran dokumen di Wikileaks juga mengungkap keberadaan UFO.



Tahun 2018. Tiba tiba muncul video tentang UFO yang dari Navy Amerika Serikat.
Beberapa video yang direkam ini adalah video pertemuan pesawat tidak dikenal. 2 rekaman berbeda camera di pesawat jet tempur F-18 Hornet terjadi pada 14 November 2004.

Awal Insiden Tic Tac 2004.

Penemuan UFO tahun 2004 diawali dari latihan militer antar kapal induk dan teknologi baru radar tercanggih CEC dimana sistem integrasi antara kapal perang atau gugus tugas seluruh unit

Teknologi radar grup Nimitz CEC

Kapal USS Princeton menjadi bagian gugus tugas Nimiz adalah kapal peluncur rudal, disertai kapal selam dan beberapa peralatan radar lain untuk menjaga keamanan kapal induk kelas Nimitz.
Kapal induk tidak memiliki persenjataan untuk dirinya, sehingga didampingi oleh kapal perang dan kapal selam lain.
Grup kapal perang tersebut melakukan latihan pengamanan selama 2 minggu dengan percobaan sinkronisasi data sistem radar CEC.

Pesawat Hawkeye sebagai mata utama di udara, kapal perang pendamping yang menjaga serangan dari udara ke laut, kapal induk untuk meluncurkan serangan pesawat dengan helikopter dan jet tempur.

Seluruh gugus tugas dapat saling terhubung dan melihat kejadian bersamaan. Bila pesawat radar Hawkeye di udara melihat sesuatu, data tampak di seluruh gugus kapal perang. Ketika serangan misil dari darat ke laut datang, tugas kapal perang yang menjaga kapal induk akan meluncurkan rudal untuk mencegat rudal musuh.

Kejadian insiden Tic Tac dimulai ketika operator radar kapal perang USS Princeton melihat objek tiba tiba muncul di radar canggih mereka Aegis Spy-1  Tepatnya tanggal 10 November 2004, kapal Princeton melihat adanya benda anomali atau AAV.

Radar Spy-1 dikembangkan perusahaan Lockheed Martin dapat melihat dalam bentuk 3D dengan sudut 360 derajat, dan terhubung dengan Aegis Combat System. Digunakan untuk pertahanan serangan udara ke laut dari misil.

Benda tidak dikenal tersebut muncul dari ketinggian 80.000 feet (24.000 meter) dan turun ke 50  feet (20 meter) begitu cepat. HItungannya kurang dari 1 detik.
Lalu berhenti dan mengambang di atas permukaan laut.
Informasi benda tersebut dikirim ke atas, dan menghubungi pesawat F-18 sedang latihan di udara untuk melihat lebih dekat.

Jason saksi mata di kapal perang USS Princeton, ketika di wawancarai. Dia melihat petugas radar disampingnya sempat bertanya apa yang terjadi.
Karena Jason menangani satu konsol, dan 3 konsol lainnya yang ditangani oleh petugas berbeda.
Dia melirik salah satu dari monitor konsol rekannya. Ketika kejadian rekan di bagian lain sempat memutar ulang rekaman camera penjejak termal panas Flir F-18 Hornet.
Dan melihat benda yang tampilkan hilang begitu cepat. Bahkan sempat diputar beberapa kali sampai 10 menit oleh petugas yang berjaga.
Gambar yang asli sangat bersih dibanding yang video yang diungkap saat ini kata Jason pensiunan dari unit kapal peluncur rudal Princeton
Benda tersebut terbang vertikal begitu cepat tanpa berdampak dengan gravitasi.
Pesawat sepertinya tidak memiliki jendela, sayap dan pintu. Benda apa itu, dan terbang hilang ke atas begitu saja.
Pendapatnya, tidak ada manusia di dalam pesawat tersebut dan tidak tampak bahan bakar seperti pesawat jet..

Gary, bekerja sebagai teknisi komputer di kapal Princeton bercerita dengan insiden Tic Tac
Menjelaskan teknologi rahasia CEC untuk berbagi data, sistem kontrol data serangan dari gugus Nimitz.
Tugas utama Gary merekam sistem instrumen CEC dapat bekerja baik dan mendokumentasikan.
Kadang tugasnya melakukan kalibrasi bila terjadi kesalahan. Tapi hari itu semua bekerja dengan baik.

Radar SPY-1 adalah radar taktis paling kuat buatan Lockheed Martin ketika itu.
Mengunakan 3D scanning elektro pasif yang mampu memantau 360 derajat.
Digunakan untuk radar pertahanan seperti melihat kedatangan pesawat asing dan arah datangnya serangan misil. Karena kapal tersebut digunakan untuk kapal pendukung dan pelindung selama mendampingi kapal induk Nimitz

Keberadaan USS Princeton bersama kapal induk Nimitz dan kapal pemandu rudal kelas lain USS Ticonderoga dalam posisi mengintegrasikan operasi kapal induk Nimitz dengan kapal pendukung.

Atas permintaan petugas kapal USS Princeton, bersamaan di kapal induk Nimitz ada tim Fasteagle F-18 untuk latihan terjadwal.
Dan di udara terdapat satu pesawat radar Wing E-2C Hawkeye Air Wing yang memantau.
Operator radar meminta bantuan pesawat pengawas E2 dibantu 2 F18 yang terbang latihan menuju target.

Radar pesawat Wing E-2C tidak dapat mmelacak objek tidak dikenal. Pengawasan dikembalikan lagi ke 2 pesawat jet tempur F18 yang sedang mengejar.

F18 mengejar UFO benda yang tidak diketahui dari kapal induk
Nimitz

2 jet tempur diminta memeriksa ke tempat pertemuan yang jauhnya 100km dari posisi kapal induk nuklir Nimitz.
Tiba tiba objek tidak dikenal sudah naik di ketinggian 20 ribu kaki.

Tidak lama petugas kapal perang Princeton mengabarkan, benda tersebut telah berpindah dari titik pertemuan bahkan telah mendekati 2 kapal F-18 dengan kecepatan luar biasa.

Fravor pensiunan pilot F-18 menceritakan kembali keterlibatannya. Kami baru mencapai 65km dari titik target. Dan dalam 1 menit benda tersebut sudah berada di dekat posisi pesawat kami. Bila dihitung posisi awal objek dengan posisi kami, pesawat itu terbang dengan kecepatan 3,6 mach.

Di tahun 2004 bahkan sampai saat ini, tidak ada pesawat yang mampu melaju turun, naik atau berhenti mengambang diatas air dengan cepat. Karena pesawat tempur hanya mampu terbang dengan kecepatan 2 mach sesaat mengunakan afterburner. Pesawat mata mata Amerika  SR71 sebagai pesawat tercepat sudah lama pensiun dan tidak mampu melakukan manuver berputar balik seperti benda yang disebut AAV.

Ketika pesawat Hornet terbang mendekat, terlihat satu benda lain sedang mengambang diatas air. Satu objek tersebut malah bergerak dan mendekati kedua F18 Hornet. Seperti memperlihatkan diri mereka  "Nah anda sudah melihat kami".

UFO lebih kecil sudah berada di belakang kedua pesawat Hornet. Pilot berusaha merekam video dari arah camera pengintai.

Setelah mendapatkan gambar, pesawat diperintahkan kembali ke kapal induk, pilot F-18 tidak lagi melihat benda yang lebih besar.

Video ini disebut US Military Jets Encounter Unknown Object alias mencegat UFO.

F18 mengejar UFO benda yang tidak diketahui dari kapal induk
Nimitz

Gambar diatas dari jet F-18 Hornet yang mengejar objek mengatakan, benda itu dia tidak memiliki sayap. Tetapi benda tersebut dapat berputar dan terbang begitu cepat. Objek tidak dapat terkunci oleh radar pesawat, walau akhirnya dapat terkunci oleh camera thermal dari pesawat F18 kedua yang datang setelahnya.

Video Part 1-2
Dibawah ini 2 rekaman dari 2 tim pesawat jet tempur Hornet F-18. Di ketinggian 25000 feet, dan video kedua di 19000 feet


Video Part 3 ketika pesawat UFO dapat terkunci dengan camera thermal pesawat F-18 Hornet kedua.
Kapal induk mengirim kembali 2 pesawat F-18 Hornet lain yang kebetulan sudah siap di dek untuk latihan. Kali ini F-18 Hornet diperlengkapi camera thermal khusus inframerah FLIR

Dipublikasikan pada 9 Maret 2018. Hornet F18 akhirnya berhasil mengunci sebuah objek tidak dikenal atau UFO.Terlihat sedang terbang diatas permukaan laut dengan kecepatan tinggi.

 

Seperti video diatas, UFO yang terlihat seperti dikelilingi oleh aurora bercahaya. Pesawat tidak dikenal tersebut sudah melampaui teknologi aerodimanis tanpa menimbulkan efek sonic boom seperti pesawat jet biasa.

Dengan perkataan pilot F18, kita dapat mendengar dan mencoba memahami apa yang terjadi ketika benda tersebut dikejar.

Objek yang dikejar sebenarnya ada 2. Satu objek ukuran lebih besar dari kapal selam nuklir atau sebesar pesawat jumbo jet, diperkirakan memiliki panjang 300 meter dan objek lebih kecil dengan bentuk oval sekitar 10 meter. Pada wawancara David mengatakan pesawat UFO setidaknya sebesar seukuran Boeing 747.

Pesawat jet tempur kedua berhasil menangkap gambar benda kedua termasuk merekam dalam video diatas (bagian kedua). Dengan camera infrared, objek tersebut terlihat tidak mengeluarkan panas / emisi seperti pesawat buatan manusia.

Tidak sampai disana. Seorang pilot mengatakan ke armada mereka, dia melihat ada beberapa objek lain di radar tapi benda tersebut menjaga jarak dengan pesawat F18 kami. Seperti pemantauan radar Princeton, terlihat 5 dan 10 objek terbagi dalam grup berbeda.

Pertemuan dengan grup kapal induk Nimitz Strike Group tersebut, dimana peralatan militer dilengkapi sensor radar paling canggih..
Dan memiliki sistem jaringan terintegrasi CEC. Sistem pertahanan udara terpadu yang pertama yang diuji coba tahun 2004.

Kevin senior chief di USS Nimits senior sudah pensiun ketika di wawancarai. Dia menceritakan insiden Tic Tac.
Bertugas sebagai pertahanan udara, tugas utama menditeksi semua yang ada di udara dan mengambil keputusan melakukan pencegatan atau tidak.
Dan meneruskan saran ke kapten untuk melakukan intercept. Dengan pengalaman sangat ahli selama 18 tahun. Ketika kejadian adalah latihan, melakukan simulasi serangan udara dan rudal. Sistem percobaan  mengunakan data-link CEC.

Kevin menyebut ada beberapa grup pesawat terbang sangat lambat dari kecepatan pesawat umumnya. Beberapa grup objek terbagi antara 5 sampai 10 objek katanya.
Kecepatan pesawat seperti itu dikatakan sangat cepat, dan dampak efek G-Force tidak mungkin dilakukan pesawat jet tempur biasa, dan tidak ada suara sonic boom.


Benda tidak dikenal turun dibawah pesawat jet Hornet, dan kembali naik.

Esok hari Kevin mencoba melihat ulang dari data rekaman, datanya tidak ada lagi. Katanya mungkin hardrive telah diambil dan diganti oleh petinggi mereka.
Data pembicaraan Kevin dengan pilot juga sudah tidak ada. Selama saya bertugas, baru kali ini data diambil begitu saja, seharusnya ada serah terima seperti tanda tangan. Katanya mungkin masuk data rahasia.
Ketika itu saya sedang menjalankan tugas untuk pekerjaan saya. Yang saya tahu benda itu nyata, dan kecepatan terbang yang tidak pernah dibuat.

Data dari perekaman CEC pesawat E-2C Hawkeye dan kapal lain yang dilengkapi Aegis Spy-1 diambil oleh petinggi militer untuk menutup insiden. Dan pejabat Armada ke 3 N2 tidak meneruskan laporan ke rantai komando.

Walau akhirnya terungkap di tahun 2018 yang melibatkan.
  • F-18 Hornet
  • Kepala Cheeks dari VMFA-232 sebagai kepala skuadron serangan F18 Hornet (Red Devil)
  • Senior USS Princeton kapal peluncur rudal.
  • Operator radar di pesawat pengintai E-2 Hawkeye.
Dari rangkaian dokumentasi. sempat terjadi komunikasi yang menanyakan ke kapal selam nuklir kelas Los Angeles -  USS Louisville yang berada tidak jauh di daerah tersebut.
Kapal selam menjadi bagian tim kapal induk Nimitz terdepan, biasanya berada 30-45 km di depan dan belakang armada utama. Mereka mengatakan tidak mendapatkan kontak sonar yang berada di air pada waktu tersebut.

Kejadian lain di tahun 2015, juga terjadi ketika 7 pesawat F-18 Marinir mengkonfirmasi kejadian yang sama. Belum diketahui apakah mereka melakukan dokumentasi dengan pertemuan benda tersebut.

3 kesimpulan yang dipertanyakan, benda apa yang ditemukan tim Nimitz di tahun 2004.
  • Melihat kejadian ini, orang bisa berpendapat adanya kesalahan radar di kapal perang Princeton. Tetapi  3 bukti lain mengatakan hal yang sama. Dari pesawat F18, pesawat radar Hawkeye dan radar di kapal penjelajah USS Princeton walau tidak dapat mengunci objek, tapi mendapatkan objek secara visual. Karena menunjukan hal yang sama dengan penemuan objek tidak dikenal.
  • Bila benda tersebut bukan milik militer Amerika. Sepertinya belum ada negara yang mampu membuat pesawat canggih seperti itu.
  • Terakhir, tentu saja itu pesawat UFO alias buatan alien.
Pilot lain yang melihat masih bertugas tidak dapat diwawancarai, karena masih terikat dengan rahasia negara.

Dibawah ini wawancara dengan David Fravor yang lebih dahulu pensiun pada bulan November 2017 dan dipublikasi Januari 2018, diceritakan sejak pilot pesawat David melihat dan benda tersebut menghilang.

David Fravor bertugas selama 18 tahun, dia adalah pensiun dari pilot F-18 Hornet yang melihat langsung.

Dia mengatakan ke pada media ABC, "I can tell you, I think it's not from this world,".
Cerita David juga diliput beberapa media lain, termasuk CNN, Fox dan TV lokal Amerika.



Informasi lain bahwa ada bagian yang mencari jawaban dengan fenomena.

Tanggal 17 Desember 2017, seorang pejabat Pentagon (Luis Elizondo)
Dia mengakui adanya program tersebut.
Dimulai sebagai unit pertahanan kecerdasan tapi dia sendiri hanya mengetahui program tersebut berjalan 5 tahun.

Walau dia sendiri masih melanjutkan tugasnya sampai Okt 2017. Dan mengundurkan diri karena dia merasa adanya kerahasian yang berlebihan, dan masalah internal.

Penelitian UFO telah berulang kali dilakukan beberapa dasawarsa di Amerika, termasuk oleh militer Amerika Serikat.

Sejak tahun 1947, Angkatan Udara memulai serangkaian penyelidikan dari 12.000 orang saksi mata yang melihat UFO. Termasuk cerita dari buku Blue Project.

Kebanyakan hanya disebut penampakan awan, pesawat konvensional atau pesawat mata mata.

Tetapi 701 kasus yang di dapat berbeda, memiliki bukti yang tidak dapat dijelaskan.

Apakah Amerika percaya dengan UFO (Jan 19).
Program Advanced Aerospace Threat Identification Program, atau identifikasi serangan di ruang angkasa muncul dari departemen pertahanan Amerika.
Tapi dokumen yang dilaporkan berbeda dengan program pertahanan biasa.
Badan intelijen pertahanan membuka dokumen untuk publik, dan ada 38 judul penelitian yang aneh.

Berisikan topik dengan cloaking atau tidak terlihat, lubang cacing dan memanipulasi ektradimensi. Informasi tersebut dibuka setelah permintaan badan kebebasan informasi atau FOIA.

Kata yang disebut "anomalous aerospace threats" mirip seperti operasi UFO dbelakangan ini.

Advanced Nuclear Propulsion for Manned Deep Space Missions juga terkait dengan pesawat ruang angkasa tak berawak dengan bahan bakar nuklir.
Dan beberapa topik lain seperti stargate dan negative energy.

Program lain seperti di nomor 11, tertulis Antigravity for Aerospace Applications, dan nomor 19 teknologi Warp Drive, Dark Energy,

Bila benar informasi diatas dan yang ditunjukan dalam gambar dokumen, sepertinya Pentagon tertarik lebih dari mengetahui pesawat UFO. Bahkan potensi dengan keberadaan teknologi alien.
Jika dokumen tersebut yang dirilis ke publik. Mungkin kita mengerti, intelijen dan militer sebenarnya ingin mengetahui walau sebelumnya masih di rahasiakan.

Dokumen rahasia tentang UFO dari Pentagon

Robert Bigelow partner Nasa
Nasa bermitra dengan Bigelow karena dia seorang pengusaha dan miliader yang tidak biasa di dunia kedirgantaraan.
Termasuk obsesinya dengan alien dan UFO.

Dia yang merancang rumah di ruang angkasa yang disebut Olympus. Tetapi proyeknya membutuhkan roket besar yang belum dapat dibuat saat ini. Mungkin butuh waktu bertahun tahun untuk membawanya ke ruang angkasa.

Bigelow mengatakan perusahaannya dapat membuat apa yang dibutuhkan untuk ruang angkasa. Hotel atau rumah sakit yang memerlukan perawatan bagi orang yang membutuhkan hidup sementara tanpa gravitasi. Dan dia ingin membuat semuanya menjadi terjangkau.

Dalam wawancara Bigelow dengan 60Minutes CBS. Dia benar benar yakin dengan UFO. Dan tidak peduli bila orang melihatanya gila karena percaya UFO.

Tidak mudah menyatakan UFO memang sudah datang di bumi. Tetapi dengan miliaran bintang dan miliaran planet. Angka probablitas adanya mahluk hidup lain yang disebut alien sangat memungkinkan.

Sementara manusia baru mengunakan listrik dalam beberapa tahun lalu, atau mengetahui membuat api dalam ratusan ribu tahun lalu. Bahkan baru mengetahui teknologi plasma dalam puluhan tahun lalu.

Dibanding usia galaksi Bima Sakti sudah mencapai miliaran tahun. Bisa saja ada mahluk lain yang hidup lebih dahulu dan mereka jauh lebih cerdas dan berhasil berkembang. Dan  menguasai teknologi, lalu datang ke bumi seperti penampakan yang direkam jet F18 Hornet.

Militer  Chili pernah menditeksi UFO juga mempublikasikan video, dan mereka mengumumkan resmi ke publik. Ketika sebuah pesawat yang dapat terditeksi oleh radar inframerah, tetapi tidak dapat terkunci oleh sensor pengindra panas tersebut

Pertanyaan selanjutnya, apakah alien begitu cerdas. Bagaimana mereka bisa datang, dan dari mana asal mereka, sedangkan bintang paling dekat memiliki jarak 4 tahun cahaya.
Bagaimana alien tahu bahwa planet Bumi terdapat populasi mahluk hidup.

Seandainya alien mendengar menerima sinyal radio dari Bumi yang terpancar ke seluruh ruang angkasa. Sinyal radio pertama di pancarkan dari penemuan manusia baru dimulai pada era 1880an.

Artinya sinyal baru terdengar dalam jarak ratusan tahun cahaya, dan baru mencapai 124 tahun cahaya jauhnya dari Bumi
Sementara galaksi Bima Sakti memiliki luas 100 ribu tahun cahaya. Bagaimana mereka tahu kita ada disini ?

Apakah manusia masih sangat primitif, sehingga alien yang datang tidak pernah diketahui.
Bahkan tidak pernah terlihat wujudnya. Mengapa alien tidak menyapa manusia ?.

Masalahnya manusia hanya memiliki kecerdasaran di tingkat ke berapa dibanding alien yang datang ke Bumi. Khususnya mengenal dengan alam semesta dan isinya.
Manusia baru ditingkat 0,7 dari tingkat kecerdasan terbaik mahluk hidup yang ada di alam semesta

Sebuah objek di belakang pesawat B2 Stealth Bomber tampak mengikuti formasi 2 pesawat pembom. Gerakannya mengikuti posisi 3 pesawat yang sedang terbang dengan kecepatan 800km perjam. Anehnya benda yang terbang tersebut tidak mengeluarkan asap atau contrail seperti 2 pesawat jet bomber buatan manusia.

Ufo dengan penampakan 3 cahaya merah tertangkap dari teleskop astronomi. Pengamat bintang atau Skywatcher, dia sedang membuat foto galaksi NGC4631 dan NGC4656. April 2019 penumpang pesawat Jeju Air merekam cahaya yang dikira pesawat jet lain, tapi benda tidak dikenal tersebut pecah menjadi 6 dan menghilang



MicroSD palsu 1TB dan 2TB. Sebelumnya microSD 4GB dan 8GB dirubah menjadi 64GB, 128GB, 256GB, 512GB.
Kabar baik dan kabar buruk bagi penguna gadget. Chip di dalam memory card sebenarnya bisa di rubah dari program. Memeriksa memory card dengan software khusus.

Sinyal WOW pernah tertangkap radio teleskop mengunakan frekuensi Narrowband. Pada 15 Agustus 1977, Jerry R Ehman bekerja untuk proyek SETI di radio teleskop Big Ear milik universitas Ohio.3 pencarian di tahun berbeda, sinyal lenyap. Teori sinyal WoW dicoba untuk dibuktikan, walau butuh 2 tahun

John Podesta mengungkap UFO itu memang ada. Sedangkan Boyd Bushman mantan ilmuwan senior di Lockheed Martin mengklaim alien memang ada di Bumi dan nyata. Tinggi mereka 1,5 meter, memiliki jari lebih panjang, usianya mencapai 230 tahun. Mereka mungkin sangat jauh lebih tua dari kita.

Misi ke stasiun ruang angkasa pada bulan Mei 2018. Astronot harus melakukan space walk untuk memperbaiki alat pendingin. Ketika mengaktifkan camera muncul pesan No SD. Bayangkan ini kejadian di ruang angkasa

2 pilot mengkonfirmasi adanya benda terbang tidak dikenal. Pesawat jet kecil LearJet melihat sebuah benda terbang diatas dengan kecepatan tinggi. Tidak lama terlihat oleh pilot pesawat Airbus. 2 pilot melihat benda terang bersinar, apakah UFO. Konfirmasi benda yang tidak diketahui tersebut terekam radio menara kontrol.



Dia memberikan saran kepada seniman dan kreatif, berhenti dari sana. Terlalu menguras energi..Dave mendadak keluar dari media sosial di tahun 2017. Menghapus semua datanya. Dan meninggalkan total 1,5 juta Follower.

3 negara dengan kekuatan militer terbesar dan paling tangguh. Tapi ada beberapa negara lain memiliki kekuatan militer yang perlu di perhitungkan. Indonesia masuk 25 negara dengan kekuatan militer terbesar dunia. Kekuatan nuklir tidak masuk perhitungan dalam kekuatan negara.

2 tahun di teliti, video penampakan UFO tertangkap oleh camera militer inframerah dipublikasi Angkatan Udara Chile. Benda yang terbang sejajar dengan helikopter Cougar AS-532 dengan camera WESCAM MX-15 thermal infra merah, benda tersebut berbentuk oval.

Black Knight dikenal sebagai satelit hitam. Mengorbit di polar bumi tapi tidak seperti satelit pada umumnya kembali muncul seperti satelit UFO di tahun 2016. Dan berada dekat dengan stasiun ISS. Satu lagi pesawat Black Manta, dengan bentuk segitiga.

Tim pengumpul dta UFO memberi laporan jam berapa UFO melakukan penampakan. National UFO Reporting Centre sebuah badan non profit mengumpulkan puluhan ribu penampakan UFO di Amerika. Termasuk bentuk UFO yang dilihat oleh saksi mata.

John Greenewald disebut sebagai pengemar UFO atau tepatnya mengumpulkan data tentang UFO. Dia mengumpulkan data dari proyek Blue dari Amerika yang mencatat pesawat tidak dikenal.

Melihat benda aneh seperti UFO di langit yang diabadikan dari camera atau smartphone. Ada 2 objek UFO, pertama terlihat di Sardinia, kedua di Normandia dan terakhir di Houston Texas. Video kali ini lebih tajam, dan yang merekam terlihat fokus untuk mengetahui benda tersebut.

UFO di Cerro diabadikan ketika menjelang badai. Objek tersebut terbang dan bentuknya mirip seperti foto di hutan Colorado tahun lalu. Foto yang diambil di Cerro New Mexico tertanggal 11 Juli 2014, foto kedua diambil pada tanggal 28 Juli 2013.



No popular articles found.