Teleskop Espresso instrumen pemburu planet dari ESO


Kategori : Science | Date : 14 February 2018
Spektrograf adalah instrumen untuk memisahkan cahaya dengan berbagai panjang gelombang.

ESO membawa teknologi instrumen yang disebut Espresso.

Memiliki nama panjang Echelle Spectrograph untuk Rocky Exoplanet dan Observable Spectroscopic Observations

Alat pemisah warna tersebut dipasang di teleskop raksasa, VLT di Chile.

Membuat kemampuan teleskop dapat memisahkan warna dari objek sebuah bintang. Lalu untuk apa alat spektrograf tersebut.

Gunanya melihat planet yang ada di sekitar bintang, tentu bukan planet di sekitar tata surya kita melainkan planet yang jauh.

Francesco Pepe peneliti utama dari proyek Espresso mengatkan ke CBC News. Jika ada planet disekitar bintang ini (contoh satu bintang), maka tarikan gravitasi dari bintang ke planet semakin besar. Maka sinyal yang diterima instrumen juga semakin besar.

Alat Espresso dapat digunakan untuk berburu planet lain. Bahkan untuk menganalisa adanya planet yang berpotensi untuk dihuni.
Peralatan masih perlu untuk fase kalibrasi, agar memastikan semua sesuai dengan rencana.

Banyak planet telah ditemukan, setidaknya 3000 planet lebih. Namun alat astronomi memiliki beberapa kekurangan dengan satu sama lain untuk memburu planet.

Teleskop lain yang telah menemukan banyak planet adalah Kepler, dan berada di ruang angkasa. Tetapi Kepler telah rusak dan memiliki kinerja terbatas. Mengunakan teknik lama dengan melihat planet ketika transit di depan bintang.



Espresso berada di Bumi, memiliki keunggulan agar bisa diperbaiki atau di kalibrasi ulang.
Teleskop lebih canggih adalah James Webb atau JWST, ditempatkan di ruang angkasa. Masih tahap persiapan sebelum diluncurkan 2 tahun mendatang.

Espresso nantinya dapat mempersempit pencarian planet berbatu seperti bumi. Dibanding melihat sebuah planet dan ternyata disana adalah planet gas.
Target pencarian Espresso hanya planet seukuran bumi dan berbatu serta bintang yang seukuran matahari.

Perbandingan getaran planet
Planet berbatu di sekitar bintang - V ~ 9 (dalam 1-UT mode)
Planet gas seperti Neptunus  V ~ 12 (dalam 4-UT mode )
Planet berbatu seukuran bumi sama dengan V ~ 9

Teleskop Espresso instrumen pemburu planet dari ESO

Dengan instrumen Espresso, dapat diukur sangat rinci jumlah berbagai panjang gelombang yang berasal dari bintang dan planet. Seperti cahaya merah dan biru ke arah berlawanan. Sehingga ilmuwan dapat mengukur getaran kecil disebuah planet disebabkan interaksi dari gravitasi planet.

Dibawah ini instrumen dari teleskop Espresso



Espresso dipasang di 4 teleskop 8 meter. Dan cahaya di prisma ke perangkat spektrograf Espresso hingga jarak 69 meter. 4 teleskop akan lebih kuat untuk mengumpulkan cahaya optik lebih kuat.

Teleskop Espresso terhubung bersamaan di 4 teleskop VLT
+ www.eso.org

Teleskop radio SKA selesai dibangun, setelah tahun 2016 memperlihatkan gambar pertama dari 25% kekuatan teleskop radio. Menjadi teleskop paling sensitif di dunia untuk memetakan langit dengan gelombang radio, dan menangkap paling detil dari sebelumnya. Salah satu yang dicari adalah jejak gas hidrogen.

Teleskop Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) hanya mencari planet pada jarak 200 tahun cahaya. Foto 200 ribu bintang pertama, yang jaraknya hanya 300 tahun cahaya dari bumi.

Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km



Apa yang dicari oleh teleskop Hera, adalah waktu dan kejadian ketika 13 miliar tahun. Masa tersebut atau ketika 13 miliar tahun lalu, alam semesta belum terbentuk banyak bintang untuk membuat galaksi. Hera akan mempelajari bagaimana benda benda yang terkena perubahan dilingkungan waktu itu.

Teleskop Array Murchison Widefield menangkap galaksi Bima Sakti dalam 12 warna. Tidak itu saha, setiap titik sinyal radio yang tertangkap juga mewakili galaksi yang lebih jauh. Dimana frekuensi radio telah mengalami perjalanan miliaran tahun untuk ditangkap oleh teleskop saat ini

Teleskop DragonFly dibuat murah. Mengandalkan telezoom lensa komersil dan dipasang Array 10 unit sekarang 24 lensa telezoom. Teleskop Dragonfly dibuat oleh tim universitas Toronto, lebih murah dibanding membangun ruang observasi teleskop tapi biayanya sudah seharga satu mobil

Susah membayangkan jarak planet ke matahari. Khususnya dengan gambar dan buku. Bagaimana bila jarak antara planet dan matahari di dalam sebuah lapangan bola, termasuk perbandingan besarnya planet ke matahari. Lebih mudah di mengerti , lebih mudah di gambarkan, walau perlu sedikit imajinasi



Teleskop ruang angkasa WFIRST, disebutkan memiliki 100x lebih kuat dari Hubble. Teleskop WFIRST memiliki tujuan khusus. Bukan mengamati benda terjauh, tapi yang dekat saja. Khususnya mencari planet diluar tata surya kita.


No popular articles found.