Pasukan khusus Angkatan Darat Amerika dijuluki Cowboy.

Ketika perang Afghanistan, pasukan khusus diterjukan pertama untuk mengamankan bandara selama operasi 28 Agustus 2002 di kota Taloquan.

Pasukan khusus tidak selalu di medan tempur, dan mereka keluar masuk dari pertempuran sebenarnya.

Pasukan khusus bekerja untuk tugas tugas yang sangat spesial. Menjadi kekuatan pasukan dalam jumlah sangat kecil tapi mempengaruhi kekuatan militer Amerika dan kebijakasaan luar negeri.

Mereka dapat diterjunkan sebelum pasukan konvensional datang. Menyelinap masuk atau memburu sebelum orang lain menemukan.

Special Force pasukan khusus Amerika

Jumlah pasukan khusus Amerika di tahun 2013 jumlah personil juga bertambah. Dan mereka bertugas di lapangan lebih lama dari tahun ke tahun.

Mereka dibawahi banyak petinggi setingkat jendral dan laksamana. Tahun 2001 hanya berjumlah 2.900 pasukan, laporan Time memperkirakan jumlah Special Force saat ini sekitar 8.000 tentara dariunit khusus.

Mereka disebut pasukan SOF atau Special Operation Forces. Dimana menjadi payung dari keseluruhan unit perang komando tapi dibedakan dengan pasukan konvensional.
Termasuk nama Navy Seal yang melakukan penyergapan Osama di tahun 2011.

Urusan kebijaksaan mereka lebih tertutup dari publik, dan menjadi permata dari angkatan perang.



Intinya, mereka menjadi tombol paling mudah untuk diterjunkan ketika terjadi konflik di seluruh dunia.

Seorang sersan dari Angkatan darat yang telah bekerja selama 25 tahun di militer mengatakan seperti ini.
Pasukan SOF mirip seperti tentara bayaran yang terpisah dari pasukan nasional. Mereka ada tapi kehadiran mereka tidak ada.

Apakah pasukan khusus ini seperti cerita di film, dengan ketangguhan yang luar biasa.

Menurut data, pasukan khusus lebih banyak memakan korban. 29 Januari, satu Navy Seal meninggal dan 3 lain cidera dalam serangan komplek Al Qaeda Yaman.
Dari serangan tersebut juga memakan warga sipil.

Nigeria pada awal Oktober, 3 pasukan khusus menjadi korban dan 2 lainnya cidera. Pasukan yang menyerbu diselamatkan oleh pasukan Perancis, dan penyelamatan pasukan yang cidera dibawa ke Mali.

Amerika menempatkan 15% pasukan khusus lebih banyak berada di Afrika.

Anggota senior senat Komite Angkatan Bersenjata mengatakan jumlah disana tidak pasti mungkin 1000 pasukan. Angka 1000 pasukan khusus tersebut bukan jumlah kecil bagi negara lain. Dan jumlah pasukan lainnya tidak persis diketahui berada dimana saja.

Pasukan khusus memberi kesuksesan, karena berhasil menumpas banyak pemimpin teror dan pemberontak individu sejak 2001. Mereka ditugaskan sebagai Special Operations Forces atau kadang mendapat tugas dari CIA / badan intelijen Amerika.

Tetapi disisi lain, pasukan khusus terlalu banyak bekerja, terlalu banyak dikerahkan. Dan nama mereka juga tercemar dengan isu melukai warga sipil. Walau berita tersebut telah diselidiki dan tidak benar.

Tugas SOF tidak selalu berperang, dapat ditugaskan untuk pengintaian, sampai aksi langsung ke sasaran.
Tapi tugas lain seperti melakukan misi pencarian dan penyelamatan (CSAR), misi perdamaian, operasi psikologis, sampai bantuan keamanan.

Umumnya pasukan terlatih dengan kemampuan bahasa, budaya dan dapat bekerja dengan pasukan asing lain.

Berapa banyak divisi pasukan khusus. Pasukan khusus tidak hanya melakukan tugas pemerangan, beberapa unit menjadi tim pendukung.

Delta Force - pasukan anti teroris, menduduki tingkat tertinggi.
Grey Fox - Intelijen


Navy Seal - unit khusus angkatan laut.

Special Force Gren Beret - angkatan darat diterjunkan untuk pertempuran non konvensional.
The Night Stalkers
Fast - marinir
Force Recon - angkatan laut untuk operasai intelijen dan berada di belakang garis musuh
Resimen 75 -  pasukan elite dari angkatan udara.
PJs atau Air Force Pararescue - bertugas memberikan pertolongan dan diterjunkan langsung ke lokasi.
SOWT - pasukan untuk membaca data cuaca, dimana target dengan medan tidak bersahabat dan memberikan data intelijen ke angkatan darat dan udara. Moto Eyes Forward. Mereka yang menentukan kapan dan waktu aman pasukan masuk dapat masuk.
Anglico - pasukan dibawah marinir menjadi satuan elit dengan membawa dukungan udara laut dan udara. Bertugas membantu pasukan khusus, mereka datang tanpa diketahui. Diterjunkan dari udara atau kapal kecil dari laut dengan total sekitar 200 pasukan dalam satu grup. Dengan moto "Lightning from the Sky, Thunder from the Sea."
Dan beberapa unit lain dengan keahlian khusus.

Pasukan khusus setingkat Delta Force memiliki kemampuan untuk tinggal di daerah musuh, tentu bukan di negaranya sendiri. Diterjunkan dalam unit kecil, dengan jumlah 12 untuk satu operasi pasukan.
Pasukan khusus mendapat latihan lebih berat dari pasukan lain. Kata lain mereka di latih dengan daya tahan maksimal, dibanding tentara dengan latihan minimal. Untuk membuktikan kemampuan mereka. Mereka akan terlihat lebih santai ketika tidak bertugas.
Kemampuan lain dengan pelatihan untuk merangkul kepada yang pro ke pemerintah mereka. Mengajarkan pasukan negara lain dan melakukan misi berdampingan dengan penduduk lokal.
Tahun 2009 disebutkan ada di 60 negara, kabar resmi di 90 negara, tapi yang terakhir pasukan khusus Amerika tersebar di 135 negara (laporan media0

Irak dan Afghanistan, saat ini sangat mudah menemukan pasukan khusus. Seperti unit Green Beret tetap ada walau pasukan besar sudah ditarik, dan mungkin tidak  sepenuhnya meninggalkan negara tersebut.
Di Afghanistan pasukan khusus mereka berperang bahu-membahu dengan pemerintah setempat untuk melawan pemberontak dengan pasukan yang mereka latih sendiri. Di Irak pasukan khusus lebih sebagai penasihat tentara Irak, dan unit milisi yang mencoba kembali ke ISIS.

Pasukan khusus tidak harus dari militer, sekarang diambil dari rekrutmen baru pasukan militer yang terpilih. Calon kandidat khusus akan menjalani pelatihan dasar, bila terpilih akan memasuki jalur pelatihan khusus. Bila tidak lolos dalam penilaian, mereka ditugaskan kembali ke infanteri.
Dahulu pasukan khusus hanya mengambil pasukan senior yang sudah terlatih untuk masuk ke jenjang pasukan khusus.



Setidaknya kita mengetahui, militer bukan saja kekuatan persenjataan.

Tapi didukung oleh pasukan khusus dimana mereka menjadi ujung tombak sebuah peperangan.
Mereka dapat hadir disana, sebelum berita muncul di media. Bahkan peperangan yang sebenarnya akan terjadi, bisa saja tidak terjadi.
Hampir semua negara memiliki pasukan khusus. Hanya jumlahnya tidak sebesar pasukan Amerika.