Planet K2-18b diperkirakan memiliki permukaan berbatu.

Tapi ini adalah super earth.

Peneliti dari universitas Texas dan Montreal menemukan adanya sinyal sempurna bahwa planet ini dapat ditinggali, atau mungkin ada mahluk alien ada disana.

Planet kedua dari tata surya K2-18, disebut sebagai planet K2-18b yang lebih baik dibanding satu planet yang ada di bagian depan yaitu K2-18c.

Tetapi 18c tersebut terlalu dekat ke arah bintang.

Ryan Cloutier mengukur kondisi planet K2-18b, dan beruntung. Mungkin disana tempat yang tepat untuk kehidupan.
Apakah disana ada kehidupan seperti di Bumi atau tidak.

Peneliti mengunakan data dari ESO dengan instrumen HARPS yang akurat. Yang mampu menghitung ukuran massa planet, serta radius planet.
Perhitungan menunjukan planet tersebut lebih mirip seperti Bumi, tapi memang agak lebih besar sih. Dan disana terdapat atmofer.

Kira kira ukurannya lebih besar dari Bumi, tapi di permukaan planet diperkirakan memiliki lapisan es. Atau planet ini memiliki cairan seperti air.
Walau belum dapat dipastikan kondisi tersebut, mengingat instrument teleskop dari Bumi belum mampu membandingkan adanya atmofer dan permukaan planet secara tepat.
Harus menunggu teknologi yang dibawah oleh teleskop James Webb.

Penemuan diatas membuat penelitian planet K2-18b naik ke prioritas lebih tinggi.

Letak tata surya K2-18 berada 111 tahun cahaya dari Bumi dan terletak di konstelasi Leo.

Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh misi ke 2 teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang.
Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Bintang disana tidak terlalu panas, dan memiliki ukuran hanya 43% dari ukuran matahari.

Perkiraan lain, suhu planet sekitar -1 derajat C.

Nama planet K2-18b disebut dengan nama  EPIC 201912552 b

Dibawah ini ilustrasi dari artis dengan bentuk planet K2-18b.

Planet K2-18b ada atmofer dan berbatu seperti Bumi