Video Transient Dustin Farrell dengan camera kecepatan tinggi


Kategori : Digital | Date : 7 December 2017
Fotografer dan pembuat film Dustin Farrell mengejar badai di musim panas. Perangkat yang dibawa tidak kepalang-tanggung karena camera model Phantom Flex4K camera model profesional kecepatan tinggi.

Dia membuat sebuah film dengan judul Transient.

Selama perjalanan 30 hari, dan mundar mandir mencapai jarak 30 ribu km hanya untuk menemukan badai.

Video aslinya direkam dengan kecepatan 1000fps di Arizona.

Farrell mengatakan badai yang muncul tahun ini lebih kuat, membuat satu proyek filmnya susah bahkan paling susah selama karirnya.

Yang menyebalkan, dia sempat pulang selama 10 hari ke rumah setelah mengejar sebuah badai yang jaraknya 750km dari rumahnya.

Farrell mengatakan camera Phantom yang dibawa sangat baik untuk merekam petir karena kilat melintas dapat tertangkap dan disimpan ke RAM begitu cepat.

Video Transient Dustin Farrell dengan camera kecepatan tinggi

Total perjalanannya menghabiskan storage 10TB, hanya film 3 menit yang dibuat dibawah ini.

Coba jaga mulut kita tidak ternganga melihat video yang dibuat oleh Farrell. Efek suara, video serta musik gaya thriller yang direkam memang luar biasa.



Percayalah.


Computer editing foto, paul memilih Core i7 8700K 6 core seharga $399 sudah cukup. Walau dia sendiri memacu procesornya sampai 5,2Ghz dengan water cooling buatan Corsair.

Foto galaksi Bima Sakti ini diabadikan oleh Jean-Francois Graffand. Dia membuat foto dari sisi atas kebawah atau dari selatan ke utara. Tempat pengambilan di tempat observasi gunung Pic Midi. Untuk melakukan perjalanan kesana seperti menembus awan, karena tempatnya berada diatas gunung.

Kelly dikenal sebagai fotografer Agoraphobia tetapi tidak pernah membawa camera. Mengapa dia menarik sampai Google mengundang dan memberikan kesempatan memamerkan karyanya di kota New York



Fotographer Mike Obinski kali ini melakukan perjalanan yang sama, puluhan ribu km untuk mengejar badai. Mengabadikan pemandangan, hujan, petir dan debu. Video Monsoon 4 semakin menarik melihat petualangan si fotografer pengejar badai ini.

Asif Islam membuat video timelapse, dimana bintang. Di kota tidak dapat mengabadikan bintang, bagaimana bila kita menjauh dari kota. Bahkan mencapai tempat di taman nasional. Disana langit tampak berbeda, dan terlihat penuh dengan bintang serta galaksi Bima Sakti.

Jangan mengunakan camera langsung  ke cahaya matahari, hanya untuk membuat foto matahari. Bukan gambar yang di dapat, kemungkinan terjadi kerusakan sensor camera. Karena sensor camera akan terkena cahaya yang fokus dari  lensa sampai membakar bagian dalam camera.

Ketika terbang pada malam hari, lihat ke arah selatan. Mungkin anda akan melihat galaksi Bima Sakti. Dibuktikan oleh Wick adalah pilot Swiss Airline berusia 30 tahun. Mengunakan camera yang ditaruh di ruang pilot, dia merekam penerbangan dari Zurich ke Sao Paulo dengan camera.



Satu lagi karya fotografer Mike Olbinski dengan hobi membuat video timelapse. Kali ini membuat video badai dari tornado dan petir, tapi dibuat dengan warna hitam putih. Lebih menyeramkan dibanding videobadai dengan warna.

Spyder5+ Elite adalah alat untuk kalibrasi monitor. Memberikan warna standar pada monitor yang sudah dikalibrasi menampilkan warna yang mendekati warna hasil cetak printer atau tampil di monitor dan tablet. Fitur baru dengan kalibrasi Soft Proof, manajemen profil, single click untuk kalibrasi

Bulan Mei 2016 ada kejadian unik dengan ruang angkasa, tapi bukan kejadian langka. Posisi planet Venus sebagai planet kedua terdekat dengan Matahari akan selalu berada di depan matahari bila di lihat dari Bumi. Bila memiliki camera, dengan lensa zoom. Bisa mengabadikan planet Merkurius ketika pagi hari atau sore hari

Thomas Klemmer ini seorang astrofotografi. Dia berhasil mengabadikan stasiun ISS, kali ini gambarnya luar biasa, dan satu foto yang dibuat hari Senin kemarin membuat fotografer lain akan geleng kepala.

Fotografer Bryan Snider sering mengabadikan foto lanskape di Arizona. Pada tanggal 8 Agustus 2015 dia mendapatkan objek menarik, ketika sebuah awan turun seperti tumpahan awan ke bumi.

Selama 2 jam hujan di Budapest, seorang fotographer Hungaria Zoltan vanik menangkap gambar panorama yang menakjubkan. Kilatan petir terjadi dimana mana. Bagaimana fotographer ini mengabadikan seluruh petir diatas kota tersebut.



Fotographer Greg Boratyn mengatakan fotonya tidak sengaja dibuat seperti ini. Keberuntungan untuk mengabadikan sebuah foto landscape. Foto ini menjadi contoh yang baik, hanya satu foto menghasilkan pemandangan yang indah.

Sean mahasiswa pHD astronomi membuat video di puncak gunung Mauna Kea Hawai. Foto diabadikan dekat dengan teleskop observasi. Walau mengunakan camera Canon, dia lebih mengandalkan lensa produsen non Canon. Untuk mengisi baterai, mengunakan baterai lithium RC sebagai powerbank.


No popular articles found.