Dengan kabel ALBA-1 , Cuba tidak lagi tertutup dengan Internet dan nebeng ke Venezuela


Kategori : News | Date : 21 January 2013
Cuba bukan lagi negara terbelakang. Februari 2011 ada kabel bawah laut yang menghubungkan kota utama Cuba ke Venezuela. 2 tahun berlalu, misteri tentang kabel bawah laut tersebut terlihat sudah aktif. Disebut kabel ALBA-1, menghubungkan Jamaica dan Cuba lalu keluar ke Venezuela.

Sebelumnya Cuba hanya mengandalkan koneksi satelit. Tentang kabel ALBA-1, rencana awal sudah selesai tahun 2009 tetapi terus mengalami keterlambatan. Konstruksinya sendiri baru selesai di awal tahun 2011.

6 tahun lalamnya negara tersebut hanya mengandalkan koneksi satelit, yang latencynya memang lambat. Ada 3 provider memberikan koneksi internet via jaringan satelit. Sekarang sudah 4 kota di Cuba bisa terhubung dengan baik ke internet dengan kelambatan jauh berkurang. Setidaknya kecepatan bisa mencapai 480ms (data dari Telefonica. Walau latency kesana masih tinggi, dibanding kabel yang melintas ke Atlantik dan Pasifik masih lebih cepat dengan latency 60 sampai 110ms.

Kabar terbaru koneksi dari Cuba tidak mengalur untuk keluar negara mereka. Belum dijelaskan apakah Cuba masih mengunakan koneksi satu arah, dan satu lagi masih mengunakan koneksi via satelit yang ada. Mungkin tranmisi data internet mengunakan cara terpisah, uplink dengan link satelit dan downlink dengan kabel bawah laut.




Sejak internet digunakan, awal dari koneksi internet ke seluruh dunia masih mengunakan teknologi satelit. Pertumbuhan internet semakin cepat dengan teknologi kabel serat optik untuk menghubungkan antar benua. Kabel bawah laut tercepat, Marea milik Microsoff, Facebook dan Telxius, dengan 8 kabel fiber optik

Jalur kabel data IMEWE baru digelar tahun 2010. Kapasitas 4x lebih besar selesai tahun ini



Menghubungkan Singapura, Filipina, Malaysia dan Jepang. Kabel serat optik bawah laut sepanjang 7.800km menghubungkan Jepang dan Singapura. Kepasitas mencapai 40GB/s telah dibuka.

Kecepatan terbaru dapat ditarik sepanjang 6000km, dengan tranfer 100Gbps. Dalamnya kecil seperti batang lidi, tetapi bungkusnya sangat besar



No popular articles found.