Pesawat jet tempur Tu-160 mirip seperti pembom Amerika B-1 Lancer. Kabarnya banyak pengusaha kaya raya tertarik menjadi jet ini untuk pesawat penumpang.

Seperti orang kaya di Yunani, syekh Timur Tengah, milyader dari China dan Australia terus meminta pesawat tersebut dibuat menjadi jet penumpang.

Mengapa mereka tertarik, pesawat tersebut mampu terbang 2 mach. Jadi sangat cepat.

Kembali dengan cerita pesawat tempur ini.

Tupolev-160 atau Tu-160 adalah pesawat pembom strategis. Dinamai dengan Blackjack oleh Nato. Memiliki jarak jelajah 12,2 ribu km.

Mampu membawa rudal jelajah, dan Rusia hanya memiliki 35 pesawat saja. Yang bertugas hanya 16 pesawat.

Pesawat lain TU-22M3 tersisa 50 pesawat yang masih bertugas.

Bila dibandingkan dengan pesawat Boeing 747-8 atau Airbus A380, memiliki jarak tempuh hampir sama 12,8 ribu km. Atau Boeing 787 dengan jarak tempuh 12,2 ribu km.

Tentu saja dengan jet tempur, siapa saja bisa berangkat dan sampai lebih cepat.

Untuk dijadikan pesawat penumpang Tu-160 tidak perlu dipasangkan peralatan canggih. Seperti sayap variabel dapat saja dibuat permanen agar tidak ngebut.

Masalahnya merubah pesawat jet tempur menjadi jet pesawat penumpang tidak murah. Tapi masih lebih murah dibanding membeli pesawat baru dengan tipe yang sama.

Tupolev Tu 160 menjadi pesawat jet bomber terbesar tipe supersonik yang pernah dibuat. Kecepatan terbang mencapai 2.200km lebih perjam.
Teknolgoi pesawat ini masih menjadi rahasia, jadi bila ditawarkan sebagai jet penumpang maka Tupolev melakukan kesalahan terbesar.

Pesawat Tu-160 adalah pesawat jet pembom strategis yang sangat rahasia di perang dingin. Bila dijual bekas saja, urusannya menjadi rumit.
Seorang eksekutif Tupolev mengklaim, mereka menolak memberikan Tu-160 menjadi pesawat penumpang biasa.

Pesawat jet bomber TUpolev Tu-160 tertarik dibuat jet penumpang

Membawa pesawat jet pembom menjadi bisnis akan berbeda dengan kesenangan.
Tu-160 adalah pesawat dibangun dengan pertimbangan faktor kedua untuk harga. Karena kemampuan mengoptimalkan membawa persenjataan nuklir untuk dari langit. Bila dijadikan pesawat pribadi, bagaimana biaya bahan bakar dan perawatannya.

Tapi siapa tahu ada yang tertarik, toh berita tersebut sudah sampai ke perusahaan Tupolev. Mengingat banyak orang kaya baru yang sudah menanyakan pesawat ini, dijual dong. Mungkin mereka dapat membawa penumpang ke beberapa negara dengan cepat seperti untuk pesta atau pesawat taksi super cepat.

Dalam sejarah penerbangan, belum pernah terjadi pesawat pembom strategis mendapatkan kehidupan kedua sebagai angkutan sipil.
Untuk aktivitas sipil memang pernah dilakukan. Pesawat pembom VIkers Vimy Inggris menjadi angkutan pos. Focke Wulf 200 milik Jerman memulai kehidupan barunya menjadi pesawat jarak jauh.
Pembom berat Avro Lancaster pernah digunakan untuk membawa makanan ke Berlin bagi penduduk yang kelaparan.
Pesawat transpo C-47, masih terbang sampai hari ini.

Kalau mau cepat mungkin pengusaha kaya raya dapat membeli Mig-25 Foxbat. Sebagai jet tempur tercepat yang pernah dibuat, mencapai 3 Mach sebagai pesawat pencegat.