Asteroid Oumuamua pengunjung dari antar bintang


Kategori : Science | Date : 25 September 2018
2017 November. Asteroid Oumuamua bukan asteroid biasa dan datang dari antar bintang. Kata sederhana, benda ini bukan berasal dari tata surya kita. Melainkan dari tata surya lain yang terlepas dan lewat di dekat Bumi.

Pertama terditeksi 19 Oktober 2017 melalui teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai.

Ketika sebuah benda di ruang angkasa ini menjadi pungunjung yang tidak biasa.

Sampai diketahui Ini adalah objek diluar tata surya kita.

Awalnya astronom mengira cahaya yang samar dan bergerak cepat ini adalah sebuah komet atau asteroid dari dalam tata surya kita sendiri.

Setelah dihitung, orbitnya berbeda dan benda asteroid Oumuamua memiliki lintasan dari ruang antar bintang.

Astronom langsung bertindak cepat. Memusatkan penelitian selama 3 malam dan melihat benda ini bergerak dengan kecepatan 137 ribu km perjam.

Seperti pesan dari luar.
Apa yang kami temukan, benda ini berputar cepat. Memiliki ukuran sebesar lapangan bola, dan perubahan kecerahannya cukup dramatis kata peneliti Karen Meech dari universitas Hawai.

Bentuknya juga aneh, seperti cerutu panjang dan berbatu dengan warna merah tua yang terbakar. Mungkin telah terpapar radiasi selama jutaan tahun dari sinar kosmik.

Bercak tersebut seperti benda yang ditemukan di sabuk asteroid Kuiper yang berada di bagian paling luar tata surya kita.



Namun tidak hanya orbit asteroid Oumuamua yang menarik, diperkirakan asteroit tersebut memiliki logam tinggi dan perputar pada porosnya setiap 7,3 jam sekali.

Bentuk asteroid yang memanjang inilah yang tidak pernah dilihat oleh para astronom.

Asteroid atau komet umumnya memiliki panjang 3x dibanding lebar. Dan cenderung berbentuk batuan tidak beraturan.

Lalu benda apa ini. Secara resmi diberikan nama UI A / 2017 oleh asosiasi astronomi IAU. Dan nama yang memudahkan disebut Oumuamua sesuai daerah Hawai yang melihat pertama.

Astronom percaya banyak benda berasal di luar tata surya. Tapi ini yang pertama kali ditemukan langsung.

Ketika sebuah tata surya terbentuk, bagian batuan kecil akan terlempar dan membentuk komet atau asteroid oleh planet yang mengorbit ke bintang.
Benda ini memiliki bentuk seperti cerutu dengan panjang 400 meter, dan bentuknya tidak tidak biasa dengan lebar lebih kecil sekitar 40 meter.

Gambar ilustrasi artis

Asteroid Oumuamua pengunjung dari antar bintang

Asteroid Oumuamua diperkirakan berasal dari arah bintang Vega yang berada di rasi bintang Lyra. Walau benda ini meluncur begitu cepat dengan 1,3 juta km perjam, membutuhkan waktu lama sampai terlihat hari in.
Karena posisi bintang Vega di 300 ribu tahun lalu tidak pada tempat yang ada sekarang ini.

Peneliti juga yakin, bila benda Oumuamuatelah melewati galaksi rumah kita dan sudah berkeliling selama ratusan juta tahun tanpa terkait oleh bintang manapun sampai terlihat dekat ke Bumi di bulan November 2017.

Beruntung benda bersejarah ini dapat terlihat oleh peralatan di Bumi ketika berada di tempat yang tepat.

2 teleskop ruang angkasa Hubble dan Spitzer terus melacak Oumuamua yang sekarang berada pada jarak 200 juta km dari Bumi. Atau diantara jarak Mars dan Jupiter.

Benda tersebut melintas di orbit Mars dan melewati Jupiter di bulan Mei 2017. Dan akan melewati Saturunus Januari 2919 sampai akhirnya meninggalkan tata surya kita lalu meneruskan perjalanan ke arah konstelasi Pegasus.
Peneliti masih mencoba mencari asal benda ini lebih akurat. Bila diketahui, peneliti dapat menanti benda lain yang mungkin memiliki orbit yang sama.

Dibawah ini lintasan dari JPL




2018 September. Peneliti mengambil data milik ESO atau badan antariksa Eropa. Dan mempersempit asal lintasan Oumuamua.

Dari bantuan data teleskop Gaia DR2 dengan kumpulan data 7 juta bintang di sekitar galaksi, ditemukan perkiraan 4 bintang (4 tata surya) yang didata oleh teleskop Gaia.

Dari 4 bintang yang diperkirakan menjadi asal Oumuamua, seluruhnya merupakan bintang kerdil yang sebelumnya tidak tercatat.


Bintang M2.5 kurcaci HIP 3757 dengan kecepatan relatif 24.7km / s, 1Myr lalu
Bintang G5 dwarf HD 292249, 3.8Myr, kecepatan lebih rendah 10.7km / s
2 bintang lain baru perkiraan, berada di rentang yang sama.
Penyebab asteroid tersebut meluncur sangat cepat, akibat adanya planet di sekitar 4 bintang tersebut dan ukuran planet besar yang menarik dan melemparkan kembali ke ruang antar bintang.
Dari 4 tata surya (bintang) adalah bintang tunggal, dan bukan bintang biner. Tapi data tersebut berdasarkan data kecil.

Teori pertama, asteroid Oumuamua terlempar dengan gaya Slingshot atau terlempar oleh gaya gravitasi planet lebih besar. Tetapi tidak dapat diamati, karena sumber planet yang melempar belum diketahui. Hanya arahnya saja diperkirakan berasal dari 4 tata surya.

Teori kedua. Masih menjadi teka-teki besar bagi astronom. Bentuknya tidak biasa seperti komet atau asteroid pada umumnya. Memanjang seperti cerutu dan bergerak dengan kecepatan luar baisa. Sampai beberapa ilmuwan mempertanyakan, apakah ini benar benar probe / pesawat ruang angkasa alien yang dikirim ke beberapa bintang. Tentu saja yang satu ini hanya pembicaraan tambahan.

Astronom menyimpulkan, Oumuamua tidak seperti asteroid dan cenderung memiliki ciri seperti komet. Karena dalam pengamatan terlihat menentang tarikan gravitasi yang membuat benda ini memperlambat. Akibat adanya gas yang keluar.
Apapun jenis benda ini. Astronom memiliki banyak data yang harus disaring untuk menentukan asal mula Oumuamua. Kita hanya dapat mengumpulkan sejarahnya berdasarkan apa yang telah kami lihat, tetapi kami yakin penelitian benda yang tidak biasa ini belum berakhir.

Melakukan perjalanan selama 3,5 tahun, pertama kali dalam sain mengirim probe langsung ke asteroid.  Pesawat berangkat pada Desember 2014. Untuk mengejar asteroid Ryugu yang masuk kelas asteroid tipe C.5 Oktober 2018, sebuah lander yang dilepas dari pesawat Hayabusa2, telah mendarat dan mengabadikan permukaan asteroid.
Mascot yang disebut sebagai lander tersebut mengabadikan permukaan asteroid Ryuku.

Ukuran bintang kerdil umumnya hanya ditemukan planet berbatu seperti planet seukuran Bumi atau lebi kecil. Karena sebuah bintang kerdil yang memiliki ukuran mungil tidak akan memiliki kelebihan bahan untuk membentuk planet yang besar. Planet NGTS-1b seharusnya tidak ada disana

Galaksi NGC 4874 adalah sebuah galaksi spiral. Walau disebut dengan galaksi spiral, penampakan galaksi ini tidak menampilkan debu dan gas seperti lengan. Ukuran galaksi ini mencapai 10x lebih besar dari galaksi Bima Sakti.



Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.

Elephone S8 sebagai smartphone Android dengan layar 6 inci. Memiliki resolusi 2K. Tapi disain layar dibuat sampai ke bagian atas smartphone.Elephone S8 memilih mengunakan procesor Mediatek Helio X27.

Penelitian mengunakan teleskop Wise, ditemukan sekitar 7 komet berukuran besar. Peneliti dapat mengungkap seberapa besar komet tersebut mengunakan pencitraan inframerah. Bila Bumi suatu hari ditabrak komet atau asteroid. Itu bukan kejadian luar biasa lagi

Origami adalah seni seni melipat kuno dan Nasa tertarik memanfaatkan rancangan origami untuk planet ini. Bukan untuk membuat benda 3 dimensi dari kertas. Tapi rancangan pelindung radiasi sinar kosmik di ruang angkasa. Karena satu masalah terbesar dalam penjelajahan di ruang angkasa adalah radiasi yang satu ini.



Satelit BepiColombo akan meneliti ulang planet Merkurius. Mencari jawaban mengapa planet ini menyusut. Salah satu planet yang jarang dipelajari. Bukan tidak menarik, karena butuh teknik untuk mengirim pesawat kesana.

Siapa yang bertugas menghitung perjalan pesawat ruang angkasa. Namanya Finley salah satu manusia computer di JPL Nasa. Dia masih bekerja , dan beberapa proyek besar dihitung oleh Finley.

Bintang GJ 625 adalah bintang tipe M atau kategori matahari kerdil. Hanya 21 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat adanya planet berukuran 2,82x lebih besar dari Bumi. Atau disebut juga super earth. Tapi orbit planet tersebut berada di posisi tepat, atau zona habitat.

Gugus galaksi Abell 370 letaknya 6 miliar tahun cahaya. Tapi terlihat dari bumi memberikan foto berbeda dari bentuk galaksi disana  Tetapi ada gambar galaksi yang terlihat pada busur biru adalah galaksi yang lebih jauh lagi. Dan berada di belakang kelompok galaksi Abell 370

Sebuah bintang terlihat sedang membentuk akresi disk, dimana bentuk seperti ini nantinya menjadi sebuah tata surya lengkap dengan planet dan mataharinya yang baru.


No popular articles found.