Foto ini adalah foto galaksi kuno yang terlihat sekarang.

Ketika awal alam semesta, dimulai galaksi terbentuk. Tetapi semua galaksi masih berukuran kecil.

Perlahan galaksi terus bergabung dan bergabung sampai menjadi ukuran besar.

ESA melaporkan dari pusat laboratorium ruang angkasa Herschel, mereka menemukan ketika galaksi 2 pada proses sangat awal bergabung.

Galaksi Primordial adalah nama dari awal galaksi, ketika galaksi masih sangat kecil setelah terjadi Big Bang.

Proses pengabungan galaksi di awal terbentuknya galaksi galaksi kecil menjadi lebih besar sangat sulit dilihat. Karena tempatnya begitu jauh dengan perjalanan miliaran tahun cahaya untuk sampai terlihat di Bumi.
Dan galaksi ukuran kecil terus tumbuh dengan proses pengabungan dengan galaksi lain. Dan proses tersebut berlangsung selama miliaran tahun.

Pada gambar terlihat dibawah ini, sebenarnya 2 galaksi ADFS-27 tersebut sebagai contoh dari nenek moyang galaksi yang ada. Seperti galaksi Bima Sakti dahulunya juga berukuran kecil, tetapi terus bergabung dengan galaksi lain dan terus berkembang mencapai lebar 100 ribu tahun cahaya.

Ketika beroperasi di tahun 2009 sampai tugasnya berakhir di tahun 2013. Teleskop Herschel memindai gambar dengan teleskop infra merah untuk menangkap gelombang inframerah dan submillimeter. Menjadi teleskop inframerah terbesar yang berada di ruang angkasa, dengan ukuran cermin 3,5meter.

Gambar yang diperlihatkan adalah bentuk dari sinar bintang yang diterangi dengan inframerah. Hal ini disebabkan oleh debu kosmik yang hadir di awan pada dari bintang yang baru lahir. Dan menyerap sebagian cahaya dan memancarkan kembali menjadi gelombang lebih panjang.

Pada tahun 2012, Dominik dan rekan melakukan pengamatan dengan perlatan APEX di Eropa dan Cile. Mereka meneliti objek tersebut mengunakan panjang gelombang lebih lebar sampai 870 mikron.

Dan dilanjutkan dengan teleskop ALMA, ilmuwan akhirnya dapat melihat emisi gas karbon monoksida sampai akhirnya dapat disimpulkan berapa jarak benda tersebut.

Kedua galaksi yang terlihat sudah memiliki ukuran seperti Bima Sakti dan dinamakan dengan Kuda dan Naga.
Berada pada jarak 13 miliar tahun cahaya jauhnya dari Bumi.

Keduanya sudah tumbuh lebih besar antara 10-100 kali lebih besar dibanding galaksi lain di jamannya. Bahkan bintang disana lahir 1000x lebih cepat dari bintang yang lahir di galaksi Bima Sakti saat ini.
Sementara pada gambar terlihat kedua galaksi tersebut baru berdekatan, peneliti mengatakan keduanya sudah bergabung setelah beberapa ratus ribu tahun kemudian.

Foto galaksi kuno yang bergabung ini cukup langka. Kebanyakan foto galaksi kuno hanya terlihat satu galaksi saja, dan ukurannya relatif lebih kecil.

Keduanya hanya terpisah dengan jarak 30.000 tahun cahaya.

Galaksi ADFS-27 merger Horse Dragon setelah awal galaksi terbentuk

Penelitian kedua galaksi ini akan berlanjut, setidaknya melihat lebih jauh dengan teleskop terbaru James Webb yang disiapkan pada tahun 2019. Sehingga ilmuwan dapat mengali lebih dalam tentang rahasia alam semsta.



+ ESA