7 November 2017
Perkiraan India akan menghadapi Tsunami dan gempa bumi besar dengan perkiraan terjadi pada akhir tahun 2017.

Gempa besar akan terjadi di Samudra Hindia, membuat badan intelijen Pakistan khawatir dengan bencana tersebut.

Dalam sebuah surat kepada perdana menteri India Narendra Modi September 2017. Seorang pria mengaku memiliki persepsi ekstrasensori seperti indera ke 6 (cenayang / peramal) bahwa akan terjadi gempa bumi besar dan tsunami di bulan Desember 2017. Dan berdampak ke 7 negara disekitarnya.

Buba Kalyil mengaku sebagai ketua BK Reseach Association for ESP. Berdasarkan pengamatan di bulan Agustus lalu.
Warga India tersebut menulis surat ke perdana menteri tentang kabar penemuan mereka pada bulan September 2017

Dia memperkirakan adanya sebuah gempa besar dapat memicu tsunami di 7 negara termasuk India, China , Jepang, Pakistan, Nepal, Bangladesh, Thailand, Indonesia, Afghanistan, Sri Lanka dan beberapa negara Teluk lain. Berita ini dilansir media The Indian Express, dan kejadiannya akan terjadi sebelum pergantian tahun 2018.

Kabar tersbut membawa badan intelijen Pakistan untuk memperi peringatan kepada otoritas rehabilitasi dan rekonstruks gempa Pakistan.
Wakil Ketua ERRA yang bertugas untuk penanganan standar operasi meminta dipersiapkan menghadapi bencana tersebut.

Berita yang disebutkan dari surat ERRA
 "An Information Report has been received from DG, Inter-Services Intelligence [ISI] that there is, reportedly, a likelihood of a large-scale earthquake, as being expected, in the Indian Ocean in near future which may vigorously shake the Asian continental areas, including Pakistan. There is, therefore, a need to sensitise concerned departments to be on the vigil and take care of any natural disaster."

Dan McKenzie ahli geofisika, India bisa menghadapi tsunami berikutnya dari arah barat dan bukan dari timur. Karena adanya garis patahan sepanjang 500km dari Baluchistan.
Kawasan yang terangkat tersebut terletak dari Timur sampai Barat dekat Iran Selatan. Jauh lebih sempit dibanding zona lemah sepanjang 1200km di Indonesia ketika terjadi Tsunami 9.1 SR pada bulan Desember 2004.
Patahan di India ini tetap tenang, tapi dapat berbahaya dan langsung menerjang pantai barat India. Kapan pergeseran tersebut, tidak ada yang tahu.
Pergeseran besar dan kecil tetap dapat memicu tsunami.

Prof McKenzie mengatakan sabuk India Utara adalah sabuk paling berbahaya. Mengancam gempa di kota bagian India dengan populasi padat.

Berita adanya gempa besar di laut Hindia sudah diberitakan sejak Agustus 2017. Bahkan diperkirakan mencapai 8.5sr+. Dan terjadi pada 29-30 agustus. Nyatanya berita tersebut tidak terbukti.

6 November 2017, diawali sebuah surat dari cenayang yang mengabarkan akan terjadi gempa besar pada akhir tahun 2017.
Babu Kalayil telah mengirim surat ke perdana menteri India dengan adanya tsunami. Dan media setempat menertawakan peringatannya, tetapi di media sosial ikut mengedarkan surat peringatan dari Babu Kalayil tertanggal 20 September 2017. Apakah surat tersebut asli atau palsu, tidak jelas.

Sejauh ini teknologi belum mampu memprediksi kapan tepatnya akan terjadi sebuah gempa besar bahkan dapat menyebabkan tsunami. Sekali lagi ini baru kilasan berita yang belum tentu terbukti kebenarannya sampai kejadian tersebut memang nantinya terjadi.

Gempa besar Desember 2017 cenayang India dan media membahas kabar ini

19 November 2017
Informasi ini dari bidang sain. Satu tim ilmuwan mempresentasikan makalah penelitian mereka di Geological Society of America.
Mengungkap tentang gempa, mungkin akan terjadi sejumlah gempa dashyat mulai tahun depan.
Penyebabnya perlambatan rotasi bumi.

Roger Bilham dari universitas Colorado dan Rebecca Bendick universitas Montana mengungkap dalam pertemuan tahunan tersebut.
Mereka mengatakan variasi rotasi bumi memicu aktivas seismik yang intens terutama di wilayah khatulistiwa.

Korelasi antara aktivitas rotasi bumi dan gempa sangat kuat, menunjukan peningkatan jumlah gempa lebih besar mulai tahun depan.
Perputaran bumi sedikit berubah tapi sangat kecil dalam hitungan milidetik sehari dan hanya dapat diukur dengan jam atom yang akurat.

Kedua ilmuwan mempelajar semua gempa dengan tingkat 7sr, berdasarkan data dari tahun 1900. Dan mengidentifikasi pola yang sangat terlihat seperti lonjakan aktivitas seismik ditandai dengan jumlah gempa besar.

5 peningkatan diidentifikasi selama periode 25-40 gempa besar dalam setahun.
Sedangkan periode lain rata rata hanya terjadi 15 gempa pertahun.

Periodik gempa terjadi seperti kurva naik turun, ketika bumi mulai melepas energi dari waktu ke waktu. Lokasi gempa terjadi secara acak.
Aktivitas gempa memuncak setiap 32 tahun termasuk siklus pendek 5 tahun.

Inti bumi mungkin tidak stabil, dan terjadi penuruan secara bergiliran. Perubahan kecil mempengaruhi lempeng teknonik Bumi sehingga saling bertabrakan. Pergeseran lempeng bumi mempengaruhi laju rotasi.

Peningkatan gempa terjadi ketika rotasi bumi sedikit menurun kecepatannya. Dan rentang melambatnya rotasi bumi terjadi selama 5 tahun.
Tim Roger menemukan data dari rotasi bumi yang melambat selama abad terakhir ini, diikuti periode gempa besar.
Yang menyeramkan bahwa kita berada di akhir dari 5 tahun setelah bumi mulai melambat.
Mungkin selama 5 tahun kedepan akan terjadi gempa besar lebih tinggi. Sejauh ini baru terjadi 5 gempa besar, artinya masih memungkinkan terjadi 20 gempa besar mulai tahun 2018.

Mengingat dimulainya perlambatan rotasi bumi baru terjadi 4 tahun lalu, artinya tahun 2018 yang dikhawatirkan terjadi lebih banyak gempa.
Daerah khatulistiwa harus waspada terhadap lonjakan aktivitas seismik, khususnya daerah yang padat penduduk.

Roger Bilham mengakui gagasan yang ditemukan ini sedikit gila. Tetapi periset lain sepakat konsepnya sangat menarik.
Banyak peneliti mencari penyebab gempa, sampai korelasi dengan musim dan mencairnya salju. Tapi konsep ini lebih baik kata Michael Manga universias California.

Bila penelitian tersebut dapat terbukti, artinya dalam 5 tahun kedepan menjadi peringatan bagi kita.
Memperkirakan terjadinya waktu dan dimana gempa akan terjadi belum dapat dilakukan atau diluar kemampuan kita. Tapi inilah yang dikatakan bumi.

daftar Gempa besar selama tahun 2017
20 November 2017. Gempa kekuatan 7,3 SR pada jam 9:43. Menimbulkan Tsunami kecil setinggi 1 meter di New Caledonia.
 21.30 S  168.74 E  127.0 LOYALTY ISLANDS


Data Confex - A FIVE YEAR FORECAST FOR INCREASED GLOBAL SEISMIC HAZARD Smithsonian Mag - data dari Wikipedia gempa tahun 2017