Senior eksekutif Microsoft mengatakan notebook Windows 10 mendatang akan mengunakan proceor Qualcomm Snapdragon.

Dengan jaringan LTE, notebook dapat menayangkan video Netflox selama 28 jam.

Artinya notebook dapat dimanfaatkan sebagai perangkat hiburan seharian. Atau pemakaian pekerjaan dari 16 sampai 18 jam.

Tahun lalu, Qualcomm telah menyiapkan chipset agar bekerja di notebook.

Akhirnya procesor Qualcomm hadir, memberikan kemampuan daya tahan baterai notebook lebih hemat.

Laptop atau notebook Windows 10 kedepan akan mengunakan Snapdragon 835. Sama kuat dengan proeesor yang dipakai di Galaxy S8, Oneplus 5 dan LG V30 pada smartphone.

Notebook baterai hemat memang menarik penguna, terlebih daya tahan seharian sebelum baterai di charger ulang. Sayangnya nama Microsoft dengan produk jadi, biasanya sih mental ditengah jalan. Entah seperti apa nantinya Notebook berbasis Snapdragon ini, ditunggu saja.