Bintang HD 240430 adalah sebuah tata surya dimana disana terdapat 2 bintang biner. Peneliti mempercayai bahwa ada planet yang ditelan oleh salah satu bintang.

Penelitian ini mirip cerita sejarah Yunani, dimana Dewa Yunani Kornos mengatakan telah memakan anak anaknya.

Bintang biner HD 240430 memiliki usia sekitar 4 juta tahun. Dan terletak 320 tahun cahaya dari Bumi.

Peneliti melihat kedua bintang memiliki komposisi berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Diberikan nama bintang Krios dan Kronos, satu bintang terlihat memiliki kandungan materi rendah  dari lithium, besi dan magensium. Ini tidak masuk akal jika bintang bintang itu terbentuk sepasang atau ada kembaran yang berbeda begitu jauh.

Penulis studi Semyeong Oh kepada CBC News mengatakan awalnya saya mengira melakukan kesalahan. Setelah diteliti, saya tahu kedua bintang memiliki kandungan berbeda. Dan mencari tahu mengapa kedua bintang kembar tersebut dan salah satunya memiliki perbedaan materi padat lebih besar. Sedangkan satu bintang lebih di dominasi dengan gas atau gas hidrogen lebih banyak.

Satu penjelasan dimana unsur materi padat lebih banyak ada di Kronos, tetapi tidak ada di bintang Krios. Artinya bintang Kronos bisa saja telah menelan planet berbatu yang sedang berada di dekatnya.

Semyeong mengatakan, ini pertama kali kita melihat sebuah bintang kembar dengan materi berbeda satu sama lain.

Keduanya memiliki perbedaan 60% diantara kedua bintang biner tersebut. Sedangkan penelitian lain yang menemukan bintang biner, kedua bintang hanya memiliki berbedaan 10%.

Ketika bintang lahir, ada disk dari sisa bahan yang mengorbit. Materi tersebut menjadi cikal bakal lahirnya planet berbatu dan planet gas.

Dibawah ini ilustrasi dari tata surya HD 240430. Kedua bintang memiliki cahaya berbeda yang menunjukan unsur materis berbeda.



Bagaimana salah satu dari bintang biner akhirnya menelan planetnya sendiri belum dapat dipahami. Seharusnya kedua bintang biner memiliki orbit yang stabil dan planet yang lahir akan mengorbit di kedua bintang.

Peneliti memperkirakan ada yang menganggu di tata surya HD 240430. Bisa saja gravitasi planet terganggu akibat bintang lain (bintang ke tiga) yang liar leat dan menganggu orbit tata surya bintang HD 240430. Dan planet paling dekat ke bintang bergeser dan masuk ke orbit bintang kembar.

Ray Jayawardhana profesor Fisika dan Astronomi universitas York Toronto mengatakan penemuan ini menarik. dalam arti mereka amelihat sejarah sistem planet.  Penemuan ini penting bagi para ilmuwan dan amempelajari bintang. Untuk membantu pemahanan lebih baik dengan perbedaan bintang dan planet di sebuah tata surya.