Pesawat Airbus A380 Air France satu dari 4 mesin rusak tetap terbang


Kategori : Stuff | Date : 2 October 2017
Pesawat Airbus A380 salah satu mersin rusak tidak masalah
Video ini memperlihatkan satu dari 4 mesin pesawat Airbus milik Air France A380 hancur tidak berfungsi.

Kejadian pada hari Sabtu 30 September 2017, mesin nomor 4 yang berada di sayap kanan terlihat rusak dan tidak dapat bekerja lagi.

Seorang penumpang Miquel Amador mengatakan mungkin mesin ditabrak oleh seekor burung.

Bagian depan mesin serta bagian cakram kipas dari mesin pesawat tersebut sampai terlihat dari sisi jendela kaca.

Kejadian tersebut ketika pesawat sedang berada di Greenland, akhirnya pesawat dialihkan mendarat darurat di Goose Bay Kanada.

Beruntung pesawat dapat terbang dengan baik, dan mendarat darurat.


Pesawat Airbus A380 Air France satu mesin hancur

Air France belum memberikan pernyataan penyebab salah satu mesin Airbus A380 mereka rusak.

Tetapi para pilot dan awak kabin yang sudah terlatih mampu menangani insiden, dan pesawat mendarat tanpa masalah. Sampai semua penumpang bertepuk tangan dengan keahlian mengendalikan dan berhasil mendaratkan pesawat di landasan.

Enrique Guillen seorang eksekutif media NBC yang sedang dalam penerbangan mengatakan ke NBC. Pesawat terasa mulai bergetar, seperti ada mesin yang gagal bekerja.



Suara yang tidak biasa yang pernah saya dengar di pesawat. Penyebabnya jelas bukan turbulensi, berlangsung selama 30 detik atau 1 menit dan pesawat mulai diturunkan dengan cepat. Dan diketahui penyebabnya salah satu mesin turbo jet tersebut telah rusak.

Pesawat Airbus A380 tersebut membawa 497 penumpang. Sejak diperkenalkan tahun 2007, pesawat yang mengalami masalah tersebut memiliki catatan keamanan yang baik.

Dibawah ini video yang menunjukan kerusakan mesin dan tidak berfungsi lagi selama pesawat masih berada di udara.


Berita terkait
Nama pesawat jet bomber jarak jauh H-20 sangat dikenal. Tapi tidak pernah dilihat sebelumnya. Sampai terlihat dan ada kemajuan besar dalam pengembangan jet pembom strategis jarak jauh ini. Salah satu disain terlihat memiliki sayap seperti jet siluman. Memungkinan pesawat tidak dapat terditeksi oleh radar.

Maskapai Emirates Quantas Qatar Airways memiliki rute penerbangan nonstop 14000km. Rute dari Dubai dan Doha ke Auckland Selandia baru, Perth Australia ke London Inggris. Pesawat dengan nomor UAE448 mengunakan Airbus A380, Quantas Dreamliner 787 Maret 2018 dan Qatar Boeing 777 jarak 14.539km. Singapore Airlines 15.000km Singapura ke Amerika Nonstop 19 jam perdana 11 Oktober 2018 hanya 17 jam 25 menit



Maskapai Nordic Finnair memiliki pesawat dengan nomor unik AY 666 kemarin terbang ke HEL. Bila tertulis akan terlihat nomor pesawat 666 to HEL. Bahkan terbang pada tanggal 13 hari Jumat jam 13.

Jet tempur Mig-35 menjadi sukses seri Fulcrum. Siap tampil tahun 2019, dengan kemampuan terbang 2,2 mach atau setara 2.400km perjam. Harga Mig-25 relatif lebih murah dibanding jet tempur lain. Salah satu kecanggihan jet tempur Mig 35 dapat dipasang bom pemandu yang akurat.

Pesawat terbesar di dunia saat ini hanya satu, An-255 atau dikenal dengan Mriya. Tahun 2020 satu lagi pesawat tipe yang sama, dibangun ulang oleh China, Ukraina bersama Antonov. Menjadi pesawat angkut terbesar kedua, dimiliki China tapi untuk apa.

Pesawat AG600 adalah pesawat ampibi yang dapat mendarat di air dan darat. Ukuran sebesar pesawat Boeing kecil, dan dapat digunakan untuk pemadaman api di hutan atau membantu masyarakat yang membutuhkan. pertolongan. Pesawat AG600 memiliki panjang 37m dan lebar sayap 38,8m.

Singapore Airlines akan kembali memegang rute pesawat terjauh. Terbang nonstop selama 19 jam dengan pesawat Airbus A350 900ULR. Sebelumnya Singapore Airlines memegang rute terjauh, tapi ditutup karena kurang menguntungkan. Digantikan rute kedua terjadu dari Quantas dengan rute Australia ke Amerika.



Ketika pesawat mendarat dan mendapat arus angin dari samping atau Crosswind. Menjadi salah satu pengalaman kurang baik batgi pilot dan penumpang. Yang ini pesawat Airbus A380 sebagai pesawat jet komersil terbesar di dunia tidak luput dari tekanan angin kuat ketika mendarat di bandara Dusseldorf

Pilotnya memang jago, menghitung kemungkinan kurang baik dalam pendaratan pesawat. Dan memutuskan kembali terbang. Direkam tahun lalu di bandara Manchester, ketika terjadi angin kencang.




No popular articles found.