Galaksi NGC 7674 memiliki 2 lubang hitam dasyat dan terpisah 1 tahun cahaya saja

Gambar diatas menunjukan ilustrasi dari LIGO dari dampak kedua lubang hitam yang saling mengorbit dan garis putih sebagai gelombang gravitasi dari 2 kekuatan raksasa.

Gambar kedua menunjukan  posisi 2 lubanng hitam yang terditeksi oleh teleskop radio.

Dimana keberadaan 2 lubang hitam tersebut.

Peneliti mengatakan ada galaksi NGC 7674 , dan disana bukan memiliki 1 lubang hitam, tapi 2 lubang hitam atau black hole.

Dan bukan lubang hitam kecil, tapi lubang hitam ukuran supermasif seperti yang ada di tengah setiap galaksi.

Galaksi NGC 7674 berada 400 juta tahun cahaya dari Bumi.

Berdasarkan penelitian terbaru, disana terdapat 2 lubang hitam raksasa.

Penemuan pertama diumumkan tahun 2006, ketika 2 lubang hitam dengan nama 0402+379 saling mengorbit dan terpisah pada jarak 24 tahun cahaya.

2 peneliti Kharb dan Dharam Vir Lai dari pusat penelitian NCRA-TIFR, Pune serta David Merritt dari institusi Rochester teknologi menemukan 2 lubang hitam biner ini ternyata sangat berdekatan.

Walau disebut jaraknya sejauh 1 tahun cahaya. keduanya memiliki potensi dengan dampak gelombang gravitasi.

Peneliti tidak dapat melihat seperti apa kedua lubang hitam tersebut. Tapi mengunakan teleskop radio untuk menganalisa adanya keberadaan 2 benda tersebut.

Teknik yang dipakai dengan interferometri atau VLBi, dimana beberapa teleskop terpisah di seluruh dunia bekerja sama menjadi teleskop besar. Untuk mencapai kelipatan yang setara sepuluh juta resolusi manusia. Dan peneliti menangkap emisi radiaktof yang kompak di pusat galaksi NGC 7674.

Kedua lubang hitam di NGC 7674 saling mengorbit sekitar 100 ribu tahun sekali. Data dari teleskop radio menunjukan tanda sudut Z, dan bersumbar dari galaksi NGC 7674.