Bintang tidak bulat bila putaran bintang terlalu cepat


Science | 19 September 2017

Apakah bintang memiliki bentuk bulat atau seperti telur

50 tahun lalu astronom menemukan sebuah bintang yang berputar sangat cepat.

Bahkan cahayanya terpolarisasi, walau ketika itu belum banyak diketahui karena terbatasnya teknologi instrumen.

Bintang Regulus salah satu bintang paling terang, dan masuk daftar 22 dari  bintang yang terlihat paling terang di Bumi.

Sedikit kebelakang, memahami cahaya yang terpolarisasi. Biasanya gelombang cahaya bintang akan bergerak ke arah manapun. Itu sebabnya kita dapat melihat bintang dilangit karena cahayanya memancar ke segala arah.

Tetapi gelombang cahaya dapat terpolarisasi, misalnya diputar ke satu arah tertentu.

Tahun 1968, astronom J Patrick Harrington dan George W Collins memperkirakan bintang yang berputar cepat akan memancarkan cahaya seperti terpolarisasi. Ketika bintang berputar sangat cepat sehingga membuat cahaya terdistorsi. Membuat cahaya bintang yang tampak tidak bulat tapi terlihat seperti gepeng.

50 tahun berlalu, sekarang astronom mengunakan instrumen baru. Untuk menditeksi cahaya bintang yang memiliki polarisasi.

Peneliti dari Australia, Amerika dan Inggris mengunakan perangkat polarimeter yang sangat sensitif. Dikembangkan tim universitas Australia New South Wales.
Disebut High Precision Polarimetric Instrument, HIPPI, menjadi perangkat polarimeter astronomi paling sensitif di dunia.

Instrumen HIPPI diarahkan ke bintang Regulus, yang jaraknya 79 tahun cahaya dari Bumi. Terletak di rasi bintang Leo.

Ukuran bintang Regulus lebih besar dari matahari. Matahari memiliki diameter 1,39 juta km, sedangkan bintang Regulus memiliki diameter 3.14x.



Regulus juga masuk sebagai bintang yang panas, karena memiliki warna cahaya biru.

Apakah bintang memiliki ukuran bulat seperti bola. Tidak juga.

Rotasi bintang dapat lambat dan pelan. Matahari memiliki putaran cukup lambat, maka terlihat bulat.

Beberapa bintang memiliki putaran jauh lebih cepat bahkan mencapai 100x lebih cepat dari bintang normal. Apa yang terjadi bila sebuah bola gas berputar terlalu cepat.

Bentuk bintang tidak lagi bulat, tapi berbentuk oval atau telur. Bahkan sebuah bintang dengan rotasi terlalu cepat akan terlihat lebih gepeng dan jauh melebar di bagian tengah, dibanding bagian atas dan bawah.

Bintang matahari memiliki rotasi 24 hari sekali, sedangkan Regulus memiliki rotasi dalam 16 jam sekali rotasi. Bayangkan sebuah bintang yang ukurannya sangat besar malah memiliki rotasi jauh lebih cepat dibanding bintang sekelas matahari.

putaran bintang regulus membuat bentuknya seperti telur

Bintang Regulus ini memiliki putaran 320km perdetik. Putaran bintang yang sangat cepat, dan menerbangkan bagian dirinya sendiri, serta membentuk kemiringan sudut 96,5 derajat.
Pemahanan bintang Regulus baru awal penemuan di bidang astronomi.

Mungkin peneliti dapat mengungkap lebih banyak rincian dari bintang terbesar dan terpanas di luar sana. Dan dapat mengetahui siklus hidup mereka lebih jauh.

Tidak hanya bintang Regulus. Beberapa bintang lain berputar sangat cepat, dan membuat bentuk bintang tidak bulat, tapi seperti telur (Oval).

Bintang Alderamin yang jaraknya 49 tahun cahaya dari Bumi, terletak di rasi bintang Cepheus adalah salah satu bintang dengan rotasi lebih cepat. Bentuknya tidak bulat dan mendekati bentuk telur.

Dan bintang Altair 17 tahun cahaya, memiliki putaran setiap 9 jam sekali.

putaran bintang alderamin dan altair membuat bentuknya seperti telur

Bila ditanyakan apakah bintang memang bulat sepenuhnya. Tidak juga, karena bintang adalah gas raksasa diruang hampa, bila putaran terlalu cepat maka bagian gas akan melebar ke arah luar. Karena kekuatan gravitasi bintang tidak mampu menahan gas di bagian luar. Bahkan sebuah bintang dengan rotasi sangat cepat, dapat melemparkan gas yang ada ke ruang angkasa.

Berita terkait
Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal. Artinya bintang ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah. Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.

Pada tahun 1437 seorang astronom melihat cahaya seperti bintang meledak, tapi menghilang setelah 2 minggu kemudian. Misteri hilangnya cahaya bintang tersebut menarik dipelajari kembali, sampai peneliti dapat menjawab apa yang terjadi pada tahun tersebut.



Bintang GJ 625 adalah bintang tipe M atau kategori matahari kerdil. Hanya 21 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat adanya planet berukuran 2,82x lebih besar dari Bumi. Atau disebut juga super earth. Tapi orbit planet tersebut berada di posisi tepat, atau zona habitat.

Di tahun 2012 teleskop VLT akhirnya terdokumentasi dengan baik. Dan bintang terbesar di galaksi kita yang pernah ditemukan dan diukur adalah bintang UY Scuti.  Mengalahkan rekor ukuran bintang Betelgeuse, VY Canis Majoris dan NML Cygni, yang ukurannya juga sangat besar.

Astronom menemukan bintang mengorbit ke sebuah bintang putih, tapi kecepatannya luar biasa. Ada yang aneh dengan bintang ini. Lubang hitam yang disebut X9 menarik materi gas dari bintang pendamping dan lubang hitam terkunci sampai 0,1% kecepatan cahaya

Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.

Bentuk lubang hitam tidak pernah bisa dilihat, karena dikelilingi oleh cahaya bintang. Tapi peneliti dapat mengetahui bila ada tanda aneh, dan memperkirakan adanya sebuah lubang hitam. Seperti apa bentuknya memang tidak bisa dipastikan. Banyak yang mengatakan sangat besar, mungkin tidak sebesar perkiraan kita.



Bintang HIP68468 memiliki usia 6 miliar tahun, dan jaraknya 300 tahun cahaya dari Bumi. Praktis bintang ini seperti kembaran matahari. Tapi bintang ini telah memakan planet yang ada di dekatnya, setidaknya 1 atau bahkan 2 planet yang mengorbit sangat dekat ke bintang.

KIC 11145123 atau bintang Kepler 11145123 letaknya 5000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh tim astronom Max Planck Laurent Gizon untuk penelitian universitas Gottigen Jerman.  Mereka mengukur seberapa bulat bintang tersebut.

Kelas bintang KSw adalah salah satu bintang langka yang ditemukan di galaksi kita. Bintang ini memiliki putarn sangat cepat, memancarkan radiasi X-Ray, dan ukurannya bongsor. Mengapa bintang kelas KSw membentuk seperti ini. Salah satu penyebab dari gaya tarik gravitasi 2 bintang yang bergabung.




No popular articles found.
< /body>