Bintang meledak di tahun 1437 akhirnya terjawab


Science | 1 September 2017

Sumber bintang ditemukan melihat data astronomi lama berada di konstelasi Scorpius

Ilmuwan akhirnya memecahkan pertanyaan penyebab cahaya muncul selama 14 hari di langit.

Pada tahun 1437 seorang astronom Korea pertama kali melihat sebuah bintang baru di sebuah rasi bintang. Tapi dia merasa bingung mengapa cahaya bintang tersebut menghilang setelah 2 minggu menyala terang.

Bintang selalu tampak di langit, karena bintang akan terus menyala sepanjang hidupnya.

Tetapi astronom tersebut melihat sebuah cahaya muncul dan bintang tersebut mendadak lenyap begitu saja.

Sampai sekian abad misteri tersebut dapat dipecahkan. Jural penelitian Dr Michael Shara dari museum sejarah alam Amerika memberi penjelasan yang baik mengapa cahaya bintang tersebut tampak aneh di abad ke 14.

Peneliti mengatakan mengapa cahaya tersebut muncul.

Disana terdapat 2 bintang yang saling berdekatan, satu bintang biasa dan satu lagi disebut bintang katai putih atau bintang kerdil yang padat.

Dalam gambar artis, kejadian disana seperti gambar dibawah ini. Sisi kiri adalah bintang normal katai merah.
Tetapi di sisi kanan terdapat bintang kerdil atau katai putih (White Dwarf) yang menarik materi gas hidrogen dari bintang lebih besar.
Memicu cahaya sangat terang dan terjadi selama 2 minggu.

Jejak ledakan bintang di tahun 1437



Ketika bintang kerdil mendekat ke bintang yang masih hidup, materi bintang tertarik ke arah bintang kerdil.

Dampaknya, bintang yang lebih besar menjadi membesar / membengkak akibat gravitasi bintang disamping yang lebih kecil.

Bintang kerdil menyedot hidrogen dari bintang lain, dan memebangun lapisan gas sampai akhirnya menghembuskan keluar seperti bom raksasa.

Peneliti juga menyebutkan misteri bintang dapat dibantu dengan ilmu astrofisika.

Michael Shara seorang astrofisikawan menyelusuri dimana keberadaan kedua bintang yang dilihat astronom Korea 600 tahun lalu. Yang disebutkan berada di konstelasi Scorpius.

rasi bintang scorpius

Mengunakan database astronomi dan katalog bintang yang sangat besar, tapi tidak ditemukan.

Satu setengah tahun lalu Shara mencari kembali dengan bidang lebih luas. Sampai ditemukan data ada sebuah bintang berukuran lebih kecil disebut dengan tipe bintang Red Dwarf dan sebuah bintang putih kerdil sesuai dengan data yang dicari.

Keduanya berada di posisi yang dilihat astronom 600 tahun lalu, tapi bagaimana membuktikan bila kedua bintang tersebut yang sempat menyala terang.

Dibawah ini jejak dari kedua bintang yang masih terlihat di abad ke 20.

rsumber rasi bintang yang menunjukan jejak bintang dengan supernova

Shara mengambil data lama dari foto tua milik Harvard yang diambil tahun 1923. Dan ditelusuri dengan beberapa foto lain, lalu menghitung posisi mereka hari ini.

Hasilnya gambar memang tepat, terlihat ada sebuah benda seperti jejak supernova berada disana dan diperkirakan menjadi sumber ledakan tersebut.

Dunia astronom memang berkaitan dengan sejarah data. Karena bermanfaat untuk memperkirakan perubahan bintang dan benda lain di galaksi kita.

Misteri cahaya bintang di abad ke 14 akhirnya pada akhirnya dapat terjawab di abad ke 20..

Berita terkait
Bila teori 2 peneliti senior ini benar. Sebenarnya tidak ada astronot yang benar benar meninggalkan atmofer bumi. Karena atmofer bumi masih mencapai bagian bulan, bahkan lebih jauh lagi. Pengertian ruang angkasa yang dimaksud, dimana manusia pergi dan benar benar tidak tersentuh lagi oleh bagian geocorona yang masih menjadi bagian dari atmofer Bumi.

Pemandangan planet Mars 360 derajat seperti panorama melihat gurun yang tidak berpenghuni. Nasa JPL baru merilis foto terakhir ketika robot berada di punggung Vera Rubin Ridge selama 1 tahun. Robot akan turun meneruskan perjalanan dan menjelajah ke daerah gunung Sharp di planet Mars



Pada 18 Oktober 2018, untuk kedua kalinya ke 5 planet di tata surya dapat dilihat bersamaan pada malam hari. Posisi dari arah barat atau setelah matahari terbenam. 5 planet akan bergeraka satu persatu naik ke atas cakrawala. Merkurius dan Venus berada di posisi bawah barat, dengan planet Jupiter terlihat lebih terang di atasnya. Posisi yang sama baru terjadi Juli 2020

Di sekitar galaksi Bima Sakti terdapat Local Group galaksi atau Bima Sakti menjadi bagian grup tersebut. Tetapi kelompok galaksi di Local Group ternyata bergerak dan mendekati grup lain yang lebih besar. Disebut Great Attractor. Apakah keduanya akan bertabrakan.

Di abad ke 17 Charles Messier astronom menemukan banyak benda di ruang angkasa. 93 nama masuk daftar di katalog Messier. Hubble membuat daftar benda ruang angkasa. Dari kelompok bintang, galaksi dan tentu saja yang baru ditemukan. Tentu dengan detil gambar dari teknologi di abad ke 20.

Perjalanan antariksa memang berbahaya. Dari awal berangkat dan pulang, semuanya memiliki resiko tinggi. Tapi satu penelitian baru ini cukup menarik kita menelaah resiko berada di ruang angkasa. Hasilnya DNA manusia memang berubah, walau sebagian masih kembali seperti semula.

Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal. Artinya bintang ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah. Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.



Bintang V1247 Orionis adalah bintang muda yang panas, tapi sudah dikelilingi cincin gas dan debu yang dinamis. Disebut disc circumstellar, ada yang menarik pada bagian tersebut. Peneliti dapat belajar dari mana asal planet ketika pertama lahir.

Cluster Gaia 1 adalah kumpulan bintang yang berkelompok di dalam satu area. Dan pertama kali ditemukan atau teridentifikasi Mei 2017. Kelompok bintang tersebut tidak berada di dalam galaksi, tapi di atas piring galaksi Bima Sakti

Apakah semua bintang memiliki ukuran bulat sempurna. Tidak semua bintang, ketika bintang memiliki putaran sangat cepat. Bentuknya menjadi oval bahkan seperti telur. Khususnya bintang dengan rotasi dalam hitungan jam. Seperti apa bintang dengan bentuk telur

Supernova disebabkan dari ledakan bintang, antara ledakan dari bintang mati. Kedua dari gaya tarik bintang mati ke bintang yang masih menyala. Terjadinya supernova SN2017cbv disebabkan dengan teori kedua, tapi ledakan bintang lebih kecil yang menganggu bintang ukuran lebih besar

Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.

Supernova RCW 86 langka. Sisa bintang menjadi sebuah bintang neutron yang lahir di dalam supernova, tapi ada bintang tipe G seperti matahari berada di samping sebagai bintang biner. Bintang kedua tercemar bahan kalsium.

Sebuah bintang IPTF16gau meledakdan menjadi sebuah supernova. Tetapi bintang tersebut terlihat sangat jauh, tapi muncul dengan intensitas 50x lebih terang.



Cluster 47 Tucanae adalah tempat di galaksi kita dengan kelompok bintang sangat padat. Tidak itu saja, disana terdapat sebuah lubang hitam berukuran 2.000x massa matahari. Mengapa lubang hitam tersebut baru diketahui dan diteliti saat ini.

Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.

Bentuk lubang hitam tidak pernah bisa dilihat, karena dikelilingi oleh cahaya bintang. Tapi peneliti dapat mengetahui bila ada tanda aneh, dan memperkirakan adanya sebuah lubang hitam. Seperti apa bentuknya memang tidak bisa dipastikan. Banyak yang mengatakan sangat besar, mungkin tidak sebesar perkiraan kita.

KIC 11145123 atau bintang Kepler 11145123 letaknya 5000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh tim astronom Max Planck Laurent Gizon untuk penelitian universitas Gottigen Jerman.  Mereka mengukur seberapa bulat bintang tersebut.




No popular articles found.